Inilah Susunan Pemain Barito Putera vs Tira Persikabo, Kim Jin-sung Starter Lagi Brakkk! Detik-Detik Rumah Ambruk di Manarap Banjar Kontroversi Upin Ipin Sudah Meninggal, Les’ Copaque Beri Penjelasan Penggerebekan Maut Kakek Teluk Tiram: Sarijan Rupanya Target Tersohor Kepolisian Maraton, Proses RUU jadi UU IKN Digelar Hari Ini

Indonesia dan Australia Perpanjang Kerjasama Penanggulangan Terorisme

- Apahabar.com     Sabtu, 8 Desember 2018 - 09:00 WITA

Indonesia dan Australia Perpanjang Kerjasama Penanggulangan Terorisme

Indonesia dan Australia Teken MoU Kerjasama Dalam Penanggulangan Terorisme. Foto - Tribun

apahabar.com, JAKARTA – Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Australia memperpanjang kerja sama dalam bidang penanggulangan terorisme.

Perpanjangan kerja sama dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius dan Duta Besar untuk Penanggulangan Terorisme Australia Paul Folley dalam pertemuan bertajuk “Consultation and Signing Ceremony of the MoU on Countering Terrorism and Violent Extremism” di Yogyakarta, Jumat.

Turut menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman itu perwakilan dari lembaga-lembaga terkait penanggulangan terorisme di Indonesia, antara lain BIN, Kemenko Polhukam, PPATK, Kementerian Luar Negeri, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum dan HAM, Bais TNI, dan Densus 88.

“Hari ini kita perpanjang kerja sama bilateral Indonesia dan Australia sekaligus saling bertukar informasi dan pandangan terkait dengan penanggulangan terorisme di masing masing negara,” kata Kepala BNPT, Suhardi, dikutip dari siaran pers.

Kerja sama bilateral penanggulangan terorisme BNPT dengan Australia dilakukan sejak tahun 2015. Perpanjangan kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi hubungan kedua negara dalam menanggulangi terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan.

Menurut Suhardi, faktor pencegahan lebih diutamakan daripada faktor penegakan hukum sehingga dibutuhkan pertukaran informasi di antara kedua negara yang melibatkan berbagai macam kementerian dan lembaga. Hal ini akan sangat membantu kedua negara dalam hal pencegahan dan identifikasi jaringan terorisme.

Sementara itu, Paul Folley mengungkapkan bahwa hubungan Indonesia dan Australia sudah berjalan dengan baik sampai pada tahap kerja sama strategi komprehensif.

“Lewat diskusi tadi kita saling bertukar pengalaman dan kami sama-sama setuju bahwa kita butuh pendekatan yang komprehensif dalam penanggulangan terorisme yang melibatkan masyarakat dan pemerintah,” ujar Folley.

Pertemuan delegasi Indonesia dan Australia dalam pertemuan itu antara lain membahas strategi nasional penanggulangan terorisme, UU Terorisme Indonesia terbaru, penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan, dan pendanaan terorisme.

sumber: Antara

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Vaksin

Global

WHO Setujui Penggunaan Vaksin Sinopharm untuk Darurat
apahabar.com

Global

Putin: Pemimpin Ukraina Dalangi Bentrok Angkatan Laut
Video Syur

Global

4,5 Jam Diperiksa Terkait Video Syur, Gisel Minta Maaf
apahabar.com

Global

Ribuan Warga Serbia Turun ke Jalan, Protes Serangan Terhadap Politisi Oposisi

Global

AS Diterjang 50 Tornado, 100 Orang Lebih Tewas
apahabar.com

Global

Erdogan Sampaikan Belasungkawa Korban Tsunami Banten-Lampung
Gunung berapi Tonga meletus. Foto-AFP.

Global

Imbas Tsunami-Letusan Gunung Tonga, Puluhan Kapal jepang Tenggelam
lustrasi. Foto-Net.

Global

Tsunami Hantam Tonga, Raja Tupoi VI Dievakuasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com