Ganti Rugi Lahan HSS, Perusahaan Sawit PT SAM Mangkir Saat Mediasi Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Mulai Sekat Pemudik! Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas

Intip Strategi BI Bawa Rupiah Lebih Kuat dari Rp 14.500/US$

- Apahabar.com Jumat, 7 Desember 2018 - 14:30 WIB

Intip Strategi BI Bawa Rupiah Lebih Kuat dari Rp 14.500/US$

Foto-Tribunnews.com

apahabar.com, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mengaku melakukan intervensi menyeluruh baik di pasar surat berharga negara (SBN), pasar Spot maupun Domestik Non-Delivery Forward (DNDF) sekaligus. Keberhasilan membawa rupiah kembali ke level Rp 14.400/US$ hanya dengan menggunakan satu intervensi.

“BI hanya intervensi di pasar DNDF. Ini mempengaruhi pasar spot dan offshore NDF,” kata Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia Nanang Hendarsah kepada CNBC Indonesia, Jumat (7/12).

Baca Juga : Akhir Tahun BI Prediksi Inflasi 0,3%

Pada pukul 10.59 WIB, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di Rp 14.470 menguat 0,31% dari penutupan perdagangan kemarin.

“Jadi BI memang intervensi di pasar DNDF saja untuk pushing down NDF yang offshore (di luar neger) nah ini berpengaruh ke spot,” tambah Nanang.

Rupiah berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sejak pagi tadi dengan penguatan sebesar 10 poin. Nilai ini menghapus depresiasi pada besaran yang sama pada pembukaan pagi tadi.

Pada Jumat (7/12) pukul 10:00 tAadi, US$ 1 dibanderol Rp 14.505 di pasar spot atau menguat 0,07% dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Baca Juga : Polri: Habib Bahar Tersangka, Tidak Ditahan

Sumber: CNBC Indonesia
Reporter: Fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Hiswana Kalsel: Perusda Penyalur Elpiji Bukan Solusi
apahabar.com

Ekbis

Masih Melemah, Rupiah Diprediksi Bergerak Menguat Seiring Pengumuman Hasil Rapat BI
apahabar.com

Ekbis

Kotabaru (Masih) Menanti Dana Bagi Hasil Migas di Blok Sebuku
apahabar.com

Ekbis

Digiku Kredit untuk UMKM
apahabar.com

Ekbis

Saham China Melemah, Hong Kong Dibuka Lebih Tinggi
apahabar.com

Ekbis

Senin Pagi Rupiah Kembali Melemah
apahabar.com

Ekbis

Dipengaruhi Wabah Corona, Rupiah Masih Melemah
apahabar.com

Ekbis

Inflasi Kalsel 0,27 Persen, Peran Pemda dan BI Dinilai Urgen!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com