Lampu Hijau Buka Masker, Pakar Covid-19 ULM: Hati-Hati Blunder Tabrakan Maut BPK Terulang Lagi, Apa Kabar Perda Damkar Banjarmasin? Perkuat Keandalan Listrik Kalseltengtim dengan Sistem Looping Jaringan Tersangka! Sopir BPK Penabrak 2 Pemotor di Banjarmasin Selatan Tuntut Pemerataan, Besok Buruh SIS ADMO Tabalong Juga Minta Pembagian Windfall

Iran Tahan 10 Tersangka Terindikasi Serangan Bom Bunuh Diri

- Apahabar.com     Senin, 10 Desember 2018 - 02:20 WITA

Iran Tahan 10 Tersangka Terindikasi Serangan Bom Bunuh Diri

Kota Iran. Foto-net

apahabar.com, DUBAI – Pasukan keamanan Iran menahan 10 orang yang diduga memiliki kaitan dengan serangan bom mobil tengah pekan tadi, yang menewaskan sedikitnya dua personel polisi.

“Petunjuk bagus sudah diperoleh dan berkat kerja sama dengan masyarakat … kami akan sampai kepada petunjuk utama,” kata Kepala Kepolisian Hossein Ashtari yang dikutip kantor berita IRNA.

Beberapa tersangka lagi sudah diidentifikasi dan sedang diburu, tambah Ashtari.

Sejumlah media menyebutkan sedikitnya 48 orang juga luka-luka dalam serangan bunuh diri dengan menggunakan bom mobil oleh kelompok militan atas markas kepolisian di kota pelabuhan Chabahar di bagian tenggara Iran.

Sementara pengeboman bunuh diri jarang terjadi di Iran, kelompok-kelompok militan Sunni melancarkan beberapa serangan atas pasukan keamanan selama beberapa tahun belakangan di Provinsi Sistan-Baluchestan, tempat Chahabar berlokasi.

Baca Juga : COP 24 di Polandia: WALHI Sumatera Soroti Pembangunan PLTU

Provinsi itu merupakan kediaman bagi minoritas Sunni di Iran yang mayoritas penduduknya berfaham Syiah, dan juga sudah lama dilanda kekerasan melibatkan para penyelundup obat bius dan kelompok-kelompok yang ingin memisahkan diri.

Kelompok Intelijen SITE yang berkedudukan di Amerika Serikat dan media negara Iran melaporkan bahwa kelompok militan Baluch yang Sunni, Ansar al-Furqan telah mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Teheran menuduh Arab Saudi, yang menjadi pesaing di kawasan dan AS yang merupakan musuh bebuyutan, mendanai para militan Sunni, tuduhan yang Riyadh dan Washington bantah.

Iran telah mengancam menyerang pangkalan-pangkalan militan di negara tetangganya Pakistan, jika Islamabad tidak mengambil tindakan untuk menjamin kawasan perbatasannya, yang Teheran katakan telah menjadi tempat berlindung bagi kelompok-kelompok anti-Iran untuk beroperasi.

Baca Juga : Di Polandia, WALHI Minta Para Kepala Negara Serius Tangani Perubahan Iklim

Sumber : Antara
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Cegah Kepunahan Bekantan, Bupati Tapin Tanam Pohon di Kawasan Ekowisata Lok Buntar
Penggerebekan Sarijan

Tak Berkategori

Penggerebekan Maut Kakek Sarijan, Terduga Pelaku Terancam Jerat Sanksi Berlapis
apahabar.com

Tak Berkategori

Lagi, Corona Picu Pelemahan Rupiah
apahabar.com

Tak Berkategori

113 Polisi Dipecat Sepanjang 2020, Ini Kasus Terbanyak
apahabar.com

Tak Berkategori

Jumlah Koperasi di Kaltim Naik Tipis
Vaksin Booster

Tak Berkategori

Beredar Isu Vaksin Booster Kedaluwarsa, Begini Penjelasan Dinkes Balikpapan
IESF Esports World Championship 2022

Tak Berkategori

MUI Kalsel Menanti Fatwa Haram PUBG Cs

Tak Berkategori

Mau Konsumsi Sabu, Dua Pria Cempaka Banjarbaru Ditangkap Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com