KH Miftachul Achyar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI, Gantikan Ma’ruf Amin Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut

IRT Banjar Simpan Puluhan Miras di Bawah Kasur

- Apahabar.com Kamis, 27 Desember 2018 - 13:37 WIB

IRT Banjar Simpan Puluhan Miras di Bawah Kasur

Dari Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Sungai Tabuk Jalan Gubernur Syarkawi, puluhan miras berhasil diamankan tim gabungan, malam tadi. Foto-Dok. Satpol PP Banjar

apahabar.com, BANJARBARU – Ibu rumah tangga (IRT) asal Banjarbaru mesti digelandang ke Kantor Satpol PP Kabupaten Banjar, Kamis (27/12) dini hari.

Milah diamankan setelah kedapatan menyimpan 70 miras yang disembunyikan di bawah kasur tidur. Kuat dugaan miras hendak diedarkan ibu asal Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Sungai Tabuk Jalan Gubernur Syarkawi itu.

Sebanyak 70 botol minuman keras berbagai merek disita dalam razia gabungan Satpol PP dan TNI–Polri. Wahyudi Kepala Seksi Lidik Satpol PP Banjar mengatakan, Millah diduga kuat sudah 2 bulan menjual minuman haram tersebut.

“Siang hari sebelum operasi dilakukan, tim under cover memastikan bahwa si Milah memang menjual minuman haram di rumahnya,” ungkap Wahyudi kepada apahabar.com, siang tadi.

Baca Juga: Satgas Pangan Bidik Pangkalan Gas ‘Nakal’ di Kalimantan Selatan

Dia melanjutkan, awal pengecekan di rumah pelaku, mulanya hanya ditemui 17 botol. Petugas yang curiga lantas mendapat informasi ada miras lain disembunyikan di sebuah rumah yang berjarak selemparan batu dari rumah pelaku.

“Tempat penyimpanan hanya berselisih satu rumah dari rumah yang kami duga juga merupakan warung milik Milah. Terdapat 63 botol miras kami amankan di sana.”

Wahyudi mengatakan, melalui operasi yustisi pihaknya akan berkerja ektra keras memusnahkan peredaran miras di Kota Idaman.

Sementara, Milah berdalih miras diperoleh dari tawaran orang yang baru ia kenal. Sudah dilarang suami, ia nekat menjual miras karena tergiur keuntungan besar.

“Baru dua bulan berjualan, dengan keuntungan rata-rata Rp 200 ribu tiap dusnya (12 botol, Red),” terangnya kepada media ini.

Reporter: Reza Rifani
Editor: Fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Polres Barut Dalami Dugaan Korupsi Dana Desa Trinsing
apahabar.com

Hukum

2018, Ratusan Ribu Obat Keras dan 1,1 Kg Sabu Gagal Edar di Banjarbaru
apahabar.com

Hukum

Gagal Curi Motor, Ar Ditahan Bawa Sajam
apahabar.com

Hukum

Diamankan Satpol PP Banjarbaru, 4 PSK Divonis Hukuman Percobaan
apahabar.com

Hukum

Polda Bongkar 3 Sindikat Pemasok Sabu ke Kalsel, Salah Satunya dari Lapas dan Malaysia
apahabar.com

Hukum

Simpan Sabu dalam Bra; Ibu dan Anak Divonis 14 Tahun di Banjarmasin
apahabar.com

Hukum

Duh, Janda Cantik Dalangi Peredaran Sabu di Tabalong
apahabar.com

Hukum

5 Fakta Penusukan Akibat Tolak Pesta Miras di Kelayan Selatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com