Lebaran, Si Jago Merah Hanguskan Sejumlah Rumah di Lambung Mangkurat Samarinda Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam Idulfitri 1442 Hijriah, Ratusan Napi di Barabai Diganjar Remisi Salat Id, Jemaah Masjid Agung Al-Falah Tanbu Doakan Covid-19 Cepat Lenyap Khotbah Salat Id di Masjid Al-Jihad Banjarmasin: Ancaman Budaya Jahiliah & Doa untuk Palestina

Jaga Lahan Gambut, Pemprov Kalteng Segera Terbitkan Pergub

- Apahabar.com Sabtu, 8 Desember 2018 - 17:34 WIB

Jaga Lahan Gambut, Pemprov Kalteng Segera Terbitkan Pergub

Ilustrasi Lahan Gambut di Kalteng

apahabar.com, PALANGKARAYA – Biar tak terkesan asal-asalan, pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah segera menerbitkan peraturan gubernur, yang bertujuan mengatur tata cara pemanfaatan dan pengelolaan kawasan gambut.

Sekretaris Daerah Pemprov Kalteng Fahrizal Fitri di Palangka Raya, Sabtu (8/12), mengungkapkan keberadaan pergub tersebut agar membuat semua pihak tidak lagi sembarangan membuka dan melebarkan kanal di kawasan gambut, serta pengelolaannya harus arif dan bijaksana.

“Kalau mengenai sudah adanya kanal-kanal yang dibuka oleh perusahaan, nanti kami akan melakukan pembinaan. Perusahaan juga harus memperhatikan aturan, khususnya terkait tinggi permukaan air,” ujar Fahrizal.

Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalteng itu memastikan, penyusunan pergub terkait pemanfaatan kawasan gambut akan melibatkan pemerintah, akademisi dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.

Dia mengatakan pergub itu nantinya terfokus pada kawasan-kawasan budidaya yang tidak dibebani hak. Nantinya akan diupayakan agar tinggi air di kawasan budidaya minus 40 Cm agar lahan gambut tetap lembab.

“Pergub itu akan diupayakan terbit tahun ini. Tapi kalau memang tidak sempat, tahun 2019 pergub itu diterbitkan,” kata Fahrizal.

Sekda Kalteng itu mengapresiasi upaya merestorasi kawasan gambut yang telah dilakukan Pemerintah Pusat melalu Badan Restorasi Gambut, dan berbagai pihak. Sebab, restorasi kawasan gambut tersebut memberikan banyak dampak positif terhadap Provinsi Kalteng.

Dia mengakui upaya restorasi gambut sejak 2017 hingga 2018 memang terfokus di Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas dan Barito Selatan. Pemilihan wilayah tersebut karena memang paling besar kawasan gambut.

“Tapi kami sudah meminta agar pada 2019, restorasi gambut bisa bergeser ke Kabupaten Katingan, Kotawaringin Timur, Seruyan dan Kotawaringin Barat. Kawasan gambut di empat wilayah ini juga memerlukan penanganan,” pungkas Fahrizal.

 

Sumber : Antara

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pidana

Kalteng

Selama 2020, Tindak Pidana di Kapuas Turun 4 Persen
apahabar.com

Kalteng

Antisipasi Pelanggaran Pilkada, Anggota Panwascam se-Barut Diberi Bimbingan Teknis
apahabar.com

Kalteng

Penerjun Asal Kalteng Diusulkan Dapat Gelar Pahlawan Nasional
apahabar.com

Kalteng

Empat Rumah di Desa Bintang Ninggi Barut Terbakar, Seorang Kakek Nyaris Terpanggang
Menara Telekomunikasi

Kalteng

Pendapatan Retribusi Menara Telekomunikasi di Kapuas Kembali Lampaui Target
apahabar.com

Kalteng

Tracking Covid-19 Barito Utara Kalteng, 21 Orang Reaktif di 3 Instansi
apahabar.com

Kalteng

Proyek Jalan Timpah-Mantangai Kapuas Segera Dilelang
Kapuas

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas Hari Ini: 4 Orang Positif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com