VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Jaga Lahan Gambut, Pemprov Kalteng Segera Terbitkan Pergub

- Apahabar.com Sabtu, 8 Desember 2018 - 17:34 WIB

Jaga Lahan Gambut, Pemprov Kalteng Segera Terbitkan Pergub

Ilustrasi Lahan Gambut di Kalteng

apahabar.com, PALANGKARAYA – Biar tak terkesan asal-asalan, pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah segera menerbitkan peraturan gubernur, yang bertujuan mengatur tata cara pemanfaatan dan pengelolaan kawasan gambut.

Sekretaris Daerah Pemprov Kalteng Fahrizal Fitri di Palangka Raya, Sabtu (8/12), mengungkapkan keberadaan pergub tersebut agar membuat semua pihak tidak lagi sembarangan membuka dan melebarkan kanal di kawasan gambut, serta pengelolaannya harus arif dan bijaksana.

“Kalau mengenai sudah adanya kanal-kanal yang dibuka oleh perusahaan, nanti kami akan melakukan pembinaan. Perusahaan juga harus memperhatikan aturan, khususnya terkait tinggi permukaan air,” ujar Fahrizal.

Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalteng itu memastikan, penyusunan pergub terkait pemanfaatan kawasan gambut akan melibatkan pemerintah, akademisi dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.

Dia mengatakan pergub itu nantinya terfokus pada kawasan-kawasan budidaya yang tidak dibebani hak. Nantinya akan diupayakan agar tinggi air di kawasan budidaya minus 40 Cm agar lahan gambut tetap lembab.

“Pergub itu akan diupayakan terbit tahun ini. Tapi kalau memang tidak sempat, tahun 2019 pergub itu diterbitkan,” kata Fahrizal.

Sekda Kalteng itu mengapresiasi upaya merestorasi kawasan gambut yang telah dilakukan Pemerintah Pusat melalu Badan Restorasi Gambut, dan berbagai pihak. Sebab, restorasi kawasan gambut tersebut memberikan banyak dampak positif terhadap Provinsi Kalteng.

Dia mengakui upaya restorasi gambut sejak 2017 hingga 2018 memang terfokus di Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas dan Barito Selatan. Pemilihan wilayah tersebut karena memang paling besar kawasan gambut.

“Tapi kami sudah meminta agar pada 2019, restorasi gambut bisa bergeser ke Kabupaten Katingan, Kotawaringin Timur, Seruyan dan Kotawaringin Barat. Kawasan gambut di empat wilayah ini juga memerlukan penanganan,” pungkas Fahrizal.

 

Sumber : Antara

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Dinyatakan Positif Covid-19, Wali Kota Palangka Raya: Cukup Saya!
apahabar.com

Kalteng

Gubernur dan Wagub Kalteng Mendaftar ke Golkar dan Demokrat
apahabar.com

Kalteng

Pemancing Ikan di Kapuas Ditemukan Tewas Tenggelam
apahabar.com

Kalteng

Jalan Antar Desa Rusak Parah, Perekonomian Warga Teweh Tengah Terganggu
apahabar.com

Kalteng

Danrem 102/PJG Luncurkan Program Si Komos di Palangka Raya
apahabar.com

Kalteng

40 Rumah Warga di Kelurahan Selat Utara Kapuas Dapat Bantuan Perbaikan
apahabar.com

Kalteng

Jembatan Penghubung Dusun Pararawen dengan Desa Lemo II Memprihatinkan
apahabar.com

Kalteng

Tugboat Penarik Tongkang Terbalik di Sungai Barito, 1 ABK Hilang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com