Dana BOS Gencar Disosialisasikan, Berikut Pesan Kadisdik Kapuas Pernah Cekcok, Warga LAS HST Nekat Bacok Rekan Sekampungnya Kakek di Banjarmasin Meninggal Misterius di Hotel, Polisi Lakukan Pemeriksaan Polisi Tewas di Sungai Martapura, Sudah 2×24 Jam Faisal Diperiksa Intens Akhirnya, Tunggakan Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Dibayar!

Jaksa Kumpulkan Alat Bukti untuk Jerat Pembunuhan Levie

- Apahabar.com Selasa, 4 Desember 2018 - 21:30 WIB

Jaksa Kumpulkan Alat Bukti untuk Jerat Pembunuhan Levie

Herman tersangka pembunuhan Levie Prisilia saat rekonstruksi berlangsung. apahabar.com/baha

apahabar.com, GAMBUT – Kejaksaan Negeri (Kejari) Martapura mengikuti langsung rekonstruksi kasus pembunuhan yang menimpa Levie Prisilia yang digelar Polres Banjar dan Polsek Gambut, di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Selasa (4/12/2018).

Lantas, apakah tuntutan jaksa bakal mengarah ke hukuman mati kepada tersangka?

Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Martapura, Apriady bersama jajaran, saat melihat langsung rentetan 87 adegan kronologi kasus pembunuhan, di empat lokasi selama rekonstruksi tersebut, menyebut perlu kehati-hatian terkait tuntutan hukuman mati.

Sebab kata dia, kasus pembunuhan Levie Prisilia yang terbilang sadis, harus melihat alat bukti, keterangan saksi dan tersangka untuk menentukan hukuman setimpal bagi tersangka.

“Kita lihat dulu motifnya, kita lihat pembuktian perbuatan tersangka tersebut. Apakah memang ada niat dari awal, atau memang spontan, atau meresa tersinggung,” kata Apriady.

Pihaknya pun akan mempertimbangkan keterangan saksi-saksi, barang bukit dan tersangka pada persidangan nanti.

Setelah menyaksikan langsung reka ulang perkara tersebut, pihaknya siap menerima berkas dari kepolisian.

“Nanti ada empat jaksa peneliti yang ditunjuk itu bertugas meneliti berkas oleh penyidik,” terangnya.

Apabila perlu ada penambahan lagi, katanya berita acara pemeriksaan saksi atau tersangka, bisa ditambahkan atau pihaknya anggap cukup.

Sebelumnya sudah terungkap, motif pembunuhan yang diduga berawal dari kekesalan tersangka Herman, kepada korban ibu rumah tangga.

Hingga penyidik unit reskrim Polsek Gambut mengenakan tersangka pasal 365 Jo 338 KHUP, tentang pencurian dengan kekerasan dan atau pembunuhan.

Reporter : Bahaudin Qusairi

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Diduga Sedang Berjudi, Dua Beranak di Amuntai Diciduk Polisi
apahabar.com

Hukum

Usai Membunuh, Pelaku: “Sudah Puas Saya Mencincangnya”
apahabar.com

Hukum

Makian ‘Babungulan’ Wakil Komisi II DPRD Banjarbaru Berujung Laporan Polisi
apahabar.com

Hukum

Polisi: Ratusan Anak di Kalsel Tersangkut Kasus Hukum Sepanjang 2018
Abu Janda

Hukum

Diperiksa Senin, KNPI Banjarmasin Dukung Bareskrim Proses Abu Janda
apahabar.com

Hukum

Operasi Pekat Polsek Banjarbaru, Sarang Miras di Pembatuan Kembali Terbongkar

Hukum

Warga Amuntai Selatan Curi HP di Dashboard Motor, Berawal dari Kelengahan Korban
apahabar.com

Hukum

Para Pembunuh Waria Salon di Banjarmasin Segera Diadili
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com