Sejumlah Guru di Banjarbaru Positif Covid-19, Aktivitas 2 Sekolah Dihentikan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Suami Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Dikenal Penanambaan Tak Seberuntung THM, Pembukaan Siring Pierre Tendean Ditunda Lagi Benarkah Depresi? Ibu Terduga Pembunuh Anak Kandung di Batu Benawa HST di Mata Warga

Jokowi Buka Suara Soal Perusakan Bendera Demokrat

and - Apahabar.com Minggu, 16 Desember 2018 - 14:49 WIB
and - Apahabar.com Minggu, 16 Desember 2018 - 14:49 WIB

Jokowi Buka Suara Soal Perusakan Bendera Demokrat

Presiden Jokowi meminta seluruh lapisan masyarakat untuk turut menjaga kedamaian di tahun politik ini. Foto-cnnindonesia.com

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo angkat bicara mengenai perusakan spanduk serta bendera Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau, hari ini. Menurutnya, seluruh lapisan masyarakat harus menjaga suasana saat tahun politik.

“Caleg, parpol dalam kontestasi Pilpres mari jaga ketenangan, kesejukan dalam memasuki tahun politik. Jangan sampai memanasi dengan cara yang tidak beradab,” kata Jokowi di Grand Suka, Pekanbaru seperti dilansir cnnindonesia.com, Sabtu (15/12).

Jokowi menegaskan seluruh masyarakat baik pendukung, calon legislatif, dan partai politik harus berpolitik dengan etika.

Baca Juga : Jokowi Diberi Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah Negara

“Semuanya ini kita bicara semua tim, partai, caleg harus saling menghargai hormati baik bertutur kata, pemasangan spanduk, dan baliho, semuanya,” ucap mantan Wali Kota Solo ini.

Sebelumnya, Partai Demokrat menemukan sejumlah bendera dan spanduk bergambar wajah Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono pagi ini rusak dan jatuh ke jalan.

Hal itu tak urung membuat SBY turun langsung ke jalan. Ia bahkan menemukan bendera yang diikat di bambu terjatuh di trotoar. SBY mengambil bendera itu sambil mengelus dada.

Dirinya pun menginstruksikan pimpinan Demokrat Riau menurunkan seluruh spanduk serta bendera selamat datang. Sementara itu, Ketua Divisi Komunikasi Demokrat Imelda Sari menyatakan telah melaporkan perkara ini ke Kepolisian.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan mengatakan perusakan baliho peserta pemilu bisa masuk ke dalam kategori pelanggaran pemilu.

“Kalau itu masuk pidana pemilu,” ujar Abhan di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (15/12).

Menurut Abhan, saat ini pihaknya sedang mengkaji masalah tersebut. Sebab, perusakan alat peraga kampanye bisa juga masuk kasus pidana umum, selain pelanggaran pemilu.

Bila terhitung masuk pelanggaran pemilu, Bawaslu RI akan berkoordinasi dengan Bawaslu Riau untuk menindaklanjuti, yang kemudian bertindak bersama kepolisian dan jaksa yang tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu). Namun jika merupakan pidana umum, kata Abhan, maka pihak kepolisian yang berwenang menindaklanjuti.

Baca Juga : TKD Jokowi-Ma’ruf Kalsel Nilai Keputusan Muhidin Tepat

Sumber : cnnindonesia.com
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sempat Tertidur Saat Gempa Lombok, Gunung Agung Erupsi Lagi
apahabar.com

Nasional

Edhy Prabowo Mundur, Antam Novambar Jamin KKP Tak Kendor
Imbau Warga Tak Mudik, MUI Menunggu Ketegasan Pemerintah

Nasional

Imbau Warga Tak Mudik, MUI Menunggu Ketegasan Pemerintah
apahabar.com

Nasional

Protes di Jalur Gaza, Tentara Israel Lukai 75 Warga Palestina
apahabar.com

Nasional

Penajam Paser Utara, Calon Ibu Kota Menyimpan Potensi Bajakah
apahabar.com

Nasional

Kadin Sampaikan Jaminan untuk Buruh di UU Cipta Kerja Bertambah
apahabar.com

Nasional

Mengira Pesawat Musuh, Operator Rudal Iran Tembak Pesawat Ukraina
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Tunaikan Ibadah Umroh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com