3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Kabar Adanya Tsunami Susulan Hoaks

- Apahabar.com Minggu, 23 Desember 2018 - 15:22 WIB

Kabar Adanya Tsunami Susulan Hoaks

Ilustrasi tsunami. Foto - Unsplash.com

apahabar.com, JAKARTA – Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir membantah kabar tentang bakal adanya tsunami susulan di kawasan Pandeglang, Banten. Dia mengatakan, sama sekali tak ada tsunami susulan karena dia sendiri sedang berada di lokasi terdampak tsunami.

“Tak ada tsunami susulan, masyarakat diminta tetap tenang,” tegas Tomsi di Pandeglang, Minggu (23/12/2018).

Sebelumnya, beredar kabar bahwa ada kabar tentang tsunami susulan. Polisi tiba-tiba mengeluarkan sirine dan menyuruh warga di Carita, Pandeglang, Banten lari ke dataran tinggi.

Masyarakat, petugas kepolisian, TNI, relawan, termasuk awak media, ikut berlari mencari tempat yang lebih tinggi, setelah mendapatkan peringatan dini kenaikan gelombang air laut di Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

“Ini saya lari, memang tadi pas saya bantu evakuasi, air laut sudah mulai tinggi,” kata salah satu relawan yang ditemui Liputan6.com di Kecamatan Carita, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (23/12/2018).

Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho memberikan informasi perkembangan jumlah korban tsunami Selat Sunda. Ada penambahan jumlah korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi Sabtu (22/12/2018) malam itu.”Data sementara, jumlah korban meninggal 62 orang,” kata Sutopo.

Angka tersebut merupakan data per pukul 10.00 WIB. Sementara jumlah korban luka-luka 584 orang. Adapun korban tsunami yang masih hilang 20 orang. Menurut Sutopo, data korban bisa terus bertambah.

Baca Juga: Postingan Terakhir Bani Seventeen, “Hore bapakku pulang..,” Viral di Medsos

“Belum semua wilayah belum dapat didata. Petugas masih terus melakukan pendataan,” ungkapnya. Kabupaten Pandeglang sejauh ini disebut sebagai daerah paling parah terdampak tsunami.

 

Sumber : Liputan6.com
Editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Biang Kerok Banyaknya Tenaga Honorer di Indonesia
apahabar.com

Nasional

3 Kartu ‘Sakti’ Jokowi Masuk APBN 2020
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tepis Isu Miring UU Cipta Kerja
apahabar.com

Nasional

Ledakan di Sibolga Sumut Berasal dari Bom di Rumah Teroris
apahabar.com

Nasional

Setahun Jokowi-Ma’ruf, Sigap Antisipasi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jenazah Jakob Oetama Tiba di Gedung Kompas Gramedia untuk Penghormatan Terakhir

Nasional

Nyalon Jadi Ketum HIPMI, Mardani Maming: Pemda Harus Beri Kesempatan Pengusaha Muda
apahabar.com

Nasional

Aceh Serahkan Bantuan Logistik Korban Banjir di Subulussalam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com