Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Kala Puluhan Sinterklas ‘Turun’ dari Langit Jayapura

- Apahabar.com Sabtu, 22 Desember 2018 - 19:16 WIB

Kala Puluhan Sinterklas ‘Turun’ dari Langit Jayapura

Sambut Natal bersama warga, ratusan sinterklas terjun payung di Jayapura. Foto-Dok. Polri

apahabar.com, JAYAPURA – Ada yang berbeda dari momen perayaan Natal di Jayapura, Papua, tahun ini. Hujan sinterklas membuat masyarakat berkerumun di Jalan Soa Siu, Dok 2, tepatnya di depan kantor Gubernur.

Masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, menyaksikan puluhan sinterklas yang ‘terjun’ dari langit dengan menggunakan parasut.

“Bahwa mayoritas masyarakat Papua menganut agama Kristiani. Simbol santa claus sebagai pemberi hadiah Natal sangat familiar untuk umat Nasrani,” kata Kasatgas Binmas Noken Polri, Kombes Eko Sudarto, melalui pesan singkat kepada detikcom, Sabtu (22/12).

Ternyata puluhan sinterklas itu adalah penerjun dari Polri dan TNI yang sengaja ingin memberi hiburan untuk masyarakat. Ada juga di antaranya yang merupakan penerjun sipil.

“(Sinterklas) Ini terdiri dari 50 penerjun. Mayoritas anggota TNI-Polri dan 9 orang penerjun sipil. Mereka terjun dari ketinggian 8.000 feet atau sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut,” jelas Eko. “Penerjun putrinya 8 orang, 6 dari polwan, 2 dari Kowad,” imbuhnya.

Eko menerangkan atraksi sinterklas terjun payung merupakan sesi utama dari rangkaian acara ‘Santa Claus is Coming to Papua’ yang digagas Binmas Noken. Tak hanya masyarakat Jayapura, Binmas Noken mendatangkan 100 anak dari pedalaman Papua untuk mengikuti acara ini.

“Anak-anak itu kami datangkan dari Pegunungan Tengah Papua, dari 10 kabupaten yaitu Lanny Jaya, Wamena, Ilaga, Mulia, Timika, Oxibil, Yahukimo, Nabire, Paniai dan Sentani). Mereka itu sama sekali tidak tahu Jayapura lho meski sama-sama tinggal di Papua,” terang Eko.

Baca Juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, MUI Pusat Keluarkan Imbauan

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Penggerebekan Terduga Teroris Bikin Geger Warga Palangkaraya
apahabar.com

Nasional

Ketum PSI Ajak Warga Makan Babi Usai Pemilu Hoaks
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Diminta Larang Total Sedotan Plastik
apahabar.com

Nasional

Banyak Hoaks yang Membuat Papua Memanas
apahabar.com

Nasional

Polisi Tembak Mati Seorang Pengedar Narkoba
apahabar.com

Nasional

Golongan Darah O ‘Kebal’ Corona, Cek Faktanya
apahabar.com

Nasional

Makna Pertemuan Jokowi dan Prabowo
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Dorong Terwujudnya Perlindungan Pekerja Perempuan dari Pelecehan Seksual
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com