Tenang.. Kombes Subchan Jamin Stok Oksigen Kalsel Aman! Resmi, Jokowi Perpanjang PPKM Level IV hingga 2 Agustus Pakar ULM: Pelacakan Covid-19 di Banjarmasin Mendekati Nol! STOK Oksigen di RS Ulin Banjarmasin Tinggal Hitungan Jam, Cek Faktanya Kucurkan Miliaran Rupiah, PPKM Level IV Banjarmasin Tanpa Jam Malam

Kalsel Bertekad Menjadi Sentra Peternakan Nasional

- Apahabar.com     Kamis, 13 Desember 2018 - 20:40 WITA

Kalsel Bertekad Menjadi Sentra Peternakan Nasional

Ilustrasi peternakan/Antara

apahabar.com, PELAIHARI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bertekad mewujudkan Kalimantan Selatan sebagai sentra peternakan nasional.

Staf Ahli Gubernur Kalsel Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Gusti Burhanuddin di Pelaihari Kamis (13/12) mengatakan, potensi Kalimantan Selatan sebagai sentra peternakan terbuka lebar.

Menurut Gusti, Kalsel memiliki jumlah lahan yang cukup potensial untuk pengembangan ternak, khususnya sapi dan kerbau. Untuk mewujudkan tekad tersebut, pemerintah melaksanakan program Gebyar UPSUS SIWAB atau Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting di Desa Sumber Mulya Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut, sambung Gusti, merupakan sentra peternakan sapi dan kerbau di Kalsel. Daerah ini, berpotensi untuk lebih dikembangkan lagi di masa mendatang karena mendominasi 64 persen lahan potensial untuk pengembangan ternak di Kalsel.

Pengembangan kawasan peternakan akan diupayakan bersinergi dengan upaya mengembangkan lahan perkebunan.

“Melalui Gebyar UPSUS SIWAB ini, kita akan mengembangkan peternakan bersinergi dengan perkebunan, sehingga bisa menggerakkan perekonomian masyarakat,” katanya.

Program tersebut, lanjut Gusti, khususnya dilaksanakan di daerah yang berada di wilayah pedesaan Kalsel, seperti di Desa Sumber Mulya Tanah Laut.

Gusti mengungkapkan, pihaknya akan membuat sektor peternakan sebagai sentra pertumbuhan ekonomi baru yang lebih menjanjikan, sehingga generasi muda tertarik untuk menekuni sektor tersebut.

“Saya khawatir, saat ini, mulai ada gejala, generasi muda, enggan berkecimpung di sektor peternakan ini,” ucapnya.

Generasi muda, tambah dia, sudah mulai tidak tertarik dengan dunia wirausaha bidang perkebunan dan peternakan. Bila itu terjadi, tambah dia, maka sulit mewujudkan Kalsel sebagai lumbung ternak nasional sekaligus mendukung kebijakan pusat menuju swasembada daging.

Baca Juga: Sering Bercanda, Mengeluh Sakit Perut di Kampus; Elsya di Mata Sahabat

“Saya mengajak, semua pihak terkait bersinergi agar program Gebyar UPSUS SIWAB ini terus berkelanjutan,” tandasnya.

Sumber: Antara

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pahandut

Kalsel

POPULER SEPEKAN: Mutilasi Teman Kencan di Banjarmasin, Ibu Hamil Tewas di Bati-Bati hingga Ditusuk di Pahandut
apahabar.com

Kalsel

Dinas PUPR Terjunkan Pasukan Turbo, Jalur Klotok Sudah Terbuka
Banjir kalsel

Kalsel

Dahsyatnya Banjir di Satui, Haruyan, hingga Kotabaru: Kerugian Petani Tembus Miliaran Rupiah!
apahabar.com

Kalsel

Dana Hibah Pilbup HST 2020 Capai Miliaran Rupiah
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Terus Maksimalkan Alat Deteksi Covid-19
apahabar.com

Kalsel

PLN Jamin Haul Guru Sekumpul Ke-14 Bebas Biarpet!
apahabar.com

Kalsel

Kapolres HSU Resmikan 7 Kampung Tangguh Banua
apahabar.com

Kalsel

Penderita HIV/AIDS hingga 2018 di HST 67 Kasus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com