Beredar Transkrip PPK Banjar Terima Rp10 Juta, Kordiv Bawaslu Terkejut Tak Cuma Wali Rakyat, Wali Kota Banjarmasin Juga Minta Mobdin Baru! Fakta Baru Pengeroyokan Wildan: Pelaku Habis Minum Gaduk, Tapi Tak Berani Lawan Korban Sendirian Tak Sempat Telan Sabu, Warga Amuntai Keburu Diringkus Satresnarkoba HSU Pemerintah Tetapkan 1,3 Juta Formasi CPNS 2021

Kaltim Gandeng Daerah Lain Pacu Hilirisasi Produk

- Apahabar.com Kamis, 6 Desember 2018 - 22:57 WIB

Kaltim Gandeng Daerah Lain Pacu Hilirisasi Produk

Tangki timbun. Foto-agrofarm.co.id

apahabar.com, JAKARTA – Kaltim dengan potensi sumber daya alam melimpah terus berupaya meningkatkan nilai tambah ekonomi produk melalui kegiatan industri pengolahan atau hilirisasi.

Demikian ditegaskan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Ballroom Flores Hotel Borobudur Indonesia Jakarta, Kamis (6/12) siang.

Baca Juga: Gubernur Ajak Gali Potensi Wisata Lokal Di Kaltim

Menurut dia, rapat kerja forum pemerintahan provinsi ini sangat strategis selain meningkatkan kerjasama antar daerah juga merumuskan kerjasama perdagangan komoditi unggulan mereka.

“Saya rasa masing-masing daerah memiliki sumber daya lokal yang berbeda. Kaltim sudah melakukan kerja sama dengan beberapa provinsi dan saling menunjang. Kita terus berupaya meningkatkan nilai ekonomi produk agar lebih menguntungkan,” katanya.

Dalam kontek APPSI lanjutnya, kerja sama Kaltim dengan Kalimantan Selatan dan DI Yogyakarta telah terbangun di subsektor perkebunan.

Baik terkait peningkatan SDM petani maupun perdagangan komoditi unggul daerah. Selain itu, Kaltim juga telah bekerjasama dengan Nusa Tenggara Timur pada lingkup peternakan, perdagangan, perindustrian, koperasi dan UMKM.

Termasuk bidang kelautan dan perikanan, perkebunan, transmigrasi dan pariwisata bahkan investasi.

Sementara itu kesepakatan yang masih dalam proses dengan Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Bali, Maluku dan Kalimantan Tengah.

Hadi mengakui masih ada beberapa kendala dan permasalahan yang dihadapi masing-masing daerah dalam mengimplementasikan kerjasama mereka.

“Pertemuan inilah yang kita harapkan mampu membuka permasalahan sekaligus mencari solusinya. Kaltim sangat berkepentingan terus mengembangkan industri pengolahan produk,” ungkapnya.

Raker dilaksanakan selama tiga hari (5-7 Desember) dibuka Ketua Umum APPSI Soekarwo dan dihadiri kepala daerah tingkat provinsi baik gubernur maupun wakil gubernur.

Dalam pertemuan itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memaparkan berbagai program daerah yang harus disikapi APPSI.

Tampak Ketua Dewan Pakar Profesor Ryaas Rasyid serta Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Mayjen TNI (Purn) Joko Setiadi. Hadir mendampingi Wagub Hadi Mulyadi, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan H Ichwansyah dan Plh Asisten Pemerintahan dan Kesra HM Sa’bani.

Kepala Dinas Perkebunan Ujang Rachmad, Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura H Ibrahim dan Kepala Disperindagkop UMKM H Fuad Assadin serta beberapa pimpinan OPD dan kepala biro di lingkungan Pemprov Kaltim.

Editor: Fariz F   

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

“Liburan Lebaran Hanya 3 Hari, Jangan Ditambah”
apahabar.com

Kaltim

Bertambah 106, Positif Covid-19 di Kaltim Jadi 13.225 Kasus
apahabar.com

Kaltim

Belum Ada Ganti Rugi, Korban Eks Kebakaran di Penajam Tolak Relokasi
apahabar.com

Kaltim

Jokowi Datang, Bupati Penajam Siap Sopiri Presiden
RSP Balikpapan

Kaltim

Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan
Balikpapan

Kaltim

Pecahkan Rekor, Balikpapan Tambah 202 Positif Covid-19
apahabar.com

Kaltim

Bongkahan Hitam di Pantai Balikpapan Dipastikan Batu Bara
apahabar.com

Kaltim

Perempuan-Anak Rentan Alami Kekerasan di Penajam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com