Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Kanada Kurang Tenaga Kerja, Ada 430 Ribu Lowongan Belum Terisi

and - Apahabar.com Rabu, 5 Desember 2018 - 11:31 WIB
and - Apahabar.com Rabu, 5 Desember 2018 - 11:31 WIB

Kanada Kurang Tenaga Kerja, Ada 430 Ribu Lowongan Belum Terisi

Foto-www.easyuni.co.id

apahabar.com – Kekurangan tenaga kerja menjadi persoalan besar yang terjadi di Kanada.

Sebuah kelompok bisnis lokal menyebut ada 430 ribu lowongan kerja di perusahaan kecil dan menengah selama empat bulan terakhir belum terisi.

Data Federasi Bisnis Independen Kanada (CIFB) menyebut jumlah lowongan kerja di Kanada pada satu tahun terakhir naik dari 2,9 persen menjadi 3,3 persen.

CIFB memaparkan kekurangan terjadi di beberapa bidang seperti tenaga kerja konstruksi, agrikultur, dan sektor migas.

“Data ini sudah melampaui rekor ketika krisis finansial terjadi di Kanada pada 2008 lalu, dan para pebisnis kini merasakan tekanan,” sebut Kepala Urusan Ekonomi CFIB, Ted Mallet, seperti dikutip dari AFP.

Badan Pusat Statistik Kanada menyebut jumlah pengangguran di negara itu menurun 0,1 persen menjadi 5,8 persen pada Oktober ini.

Selain kekurangan tenaga kerja, pengusaha di Kanada menghadapi permasalahan lainnya yaitu permintaan kenaikan gaji dari para pekerjanya.

Baca Juga : Wow! Raup Penghasilan Rp 314 M, Bocah 7 Tahun Jadi YouTuber Terkaya

Kekurangan tenaga kerja diperkirakan akan semakin parah jika pemerintah Federal Provinsi Quebec mewujudkan rencananya membatasi masuknya imigran asing.

Perdana Menteri Quebec Francois Legault menyatakan pembatasan dibutuhkan karena imigran di Quebec mayoritas tidak memiliki kemampuan bekerja. Rencana ini ditentang PM Kanada Justin Trudeau yang mengatakan pembatasan imigran hanya memperburuk keadaan.

“Yang saya dengar dari pengusaha di seantero Quebec, pelaku bisnis mengkhawatirkan kekurangan tenaga kerja,” ucap Trudeau.

“Jadi saya tak yakin ini adalah waktu tepat untuk membatasi imigran,” sebut dia lagi.

Baca Juga : Sang Anjing Setia Berjaga Dekat Peti Mati Bush Senior

Sumber: Kumparan
Editor: Fariz Fadhillah

 

Global/Featured

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

PP 49/2018 Memungkinkan Angkat Honorer Melampaui Batas Usia
apahabar.com

Global

Indonesia dan Australia Perpanjang Kerjasama Penanggulangan Terorisme
apahabar.com

Global

Pemeran Hope di Ant-Man and The Wasp, Tampil Berhijab
apahabar.com

Global

China Mulai Menggarap Proyek Menciptakan Hujan
apahabar.com

Global

Politisi Australia Minta Maaf Pernah Ancam Umat Islam di FB
apahabar.com

Global

Trump Tinjau Kebakaran California: Manajemen Hutan yang Buruk
apahabar.com

Global

Gempa Dahsyat Guncang Alaska, Jalan Raya Rusak Parah
apahabar.com

Global

COP 24 di Polandia: WALHI Sumatera Soroti Pembangunan PLTU
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com