Begal Sadis Mengintai Sopir Travel, Simak Imbauan Tim Macan Kalsel  Vonis Mati Pembawa Sabu Ratusan Kilo di Tabalong, Terdakwa Langsung Banding Dihantam Covid-19, Pajak Hiburan Kota Banjarmasin 0 Persen! Pembantaian Sekeluarga di Sigi Sulteng, TNI Terjunkan Pasukan Khusus Berjuang untuk Keluarga, Legimin Tetap Semangat Jualan Kerupuk di Tengah Pandemi

Kapolda Maluku Bantu Korban Busung Lapar

- Apahabar.com Jumat, 7 Desember 2018 - 22:42 WIB

Kapolda Maluku Bantu Korban Busung Lapar

Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa berjabat tangan dengan Barce Rehena, ayah korban busung lapar. Foto/terasmaluku.com

apahabar.com, AMBON – Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa memberikan bantuan kepada keluarga korban penderita busung lapar.

“Hari ini Kapolda memberikan bantuan kepada korban penderita busung lapar, Fredo Rehena, bocah berusia tujuh bulan, asal Negeri Marahena, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat di Ambon, Jumat (7/12).

Bantuan kemanusiaan diterima secara langsung oleh ayah korban, Barce Rehena, di ruang kerja Kapolda Maluku.

Dalam kesempatan itu, ayah korban menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kapolda yang bersedia membantu kesusahan mereka.

Pria 32 tahun ini mengisahkan, penyakit busung lapar yang menimpa putra ke empat bersama istrinya Lince Lelaputoa/Rehena ini baru diketahui setelah bidan desa Heni Lilihata berkunjung di Negeri Marahena.

“Sebagai orang tua juga tidak tahu kalau anak kami terkena busung lapar, dan semuanya jadi jelas setelah bidan Heni datang ke kampung,” kata Barce.

Melihat anak bungsunya, kata Barce, Bidan desa Heni Lilihata kemudian memintanya untuk segera membawa anak tersebut menuju Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat yang berada di Wahai, Ibukota Kecamatan Seram Utara.

“Bidan mengatakan pertumbuhan anak kami kurang bagus, makanya harus dibawa turun ke puskesmas,” ujarnya.

Demi menyelamatkan putra kesayangannya, Barce mengikuti permintaan bidan lalu mereka kemudian berjalan kaki selama tiga hari dari Negeri Marahena yang terletak di Pegunungan Manusela, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah.

“Kami jalan selama tiga hari. Itupun waktu musim panas tetapi kalau hujan bisa bertambah waktu perjalananya akibat arus sungai yang kencang,” jelasnya.

Setibanya di Puskesmas Wahai, Fredo, korban busung lapar ini kemudian dirawat inap selama dua minggu dan selanjutnya dirawat jalan selama seminggu sehingga korban menjalani perawatan selama tiga minggu.

Selama tiga pekan dirawat, pasien gizi buruk ini dirujuk ke Rumah Sakit Masohi, Ibukota Kabupaten Maluku Tengah.

Sumber: Antara

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gerindra: Presiden Jokowi Telah Terima Konsep Pertahanan Prabowo
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Harus Tiru Vietnam Manfaatkan Perang Dagang Amerika-China

Nasional

Ulama Syekh Ali Jaber Ditusuk di Lampung, Ustadz Abdul Somad Doakan Ini, HNW Minta Polisi Usut Tuntas
apahabar.com

Nasional

Menteri Susi “Belajar” ke Pusat Ilmiah Monaco
apahabar.com

Nasional

Gatot Nurmantyo: TNI-Polri Jangan Mau Dibenturkan
apahabar.com

Nasional

Garut Digoncang Gempa 4,1 Magnitudo Siang Ini
apahabar.com

Nasional

Jokowi Kedatangan Tamu Rapper Indonesia yang Berprestasi di Amerika
apahabar.com

Nasional

Jelang Pengumuman Kabinet, Mahfud MD Dipanggil ke Istana Presiden
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com