Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam? Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura

Kasus Dugaan Suap SPAM PUPR, 1 Mobil SUV Disita KPK

- Apahabar.com Minggu, 30 Desember 2018 - 17:40 WIB

Kasus Dugaan Suap SPAM PUPR, 1 Mobil SUV Disita KPK

Gedung KPK di Jakarta. Foto - dok Detiknews

apahabar.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit mobil SUV terkait kasus suap proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR. Mobil tersebut disita dari salah seorang tersangka.

“Selain uang dalam rupiah dan valas, KPK juga telah menyita 1 unit mobil CR-V tahun 2018 berwarna hitam dari rumah salah satu tersangka. Diduga mobil tersebut diberikan terkait salah satu proyek SPAM terhadap tersangka ARE (Anggiat Partunggul Nahot Simaremare-red),” ujar Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (30/12/2018).

Sebelum mobil CR-V disita, KPK sudah mengamankan uang sebesar Rp 3.369.531.000, SGD 23.100, dan USD 3.200. Total suap Rp 5,3 miliar, USD 5 ribu, dan SGD 22 ribu diduga diterima para tersangka.

Baca Juga: KPK Pelajari Penerapan Hukuman Mati di Kasus Proyek SPAM

“Melihat sebaran dugaan suap terkait proyek air minum ini, dan proyek-proyek lain yang juga dipegang oleh WKE dan TSP, kami menduga kasus SPAM di PUPR ini terjadi sistematis dan dapat sangat mengganggu kepentingan masyarakat karena ketersediaan air minum adalah kebutuhan dasar yang semestinya diperhatikan dan diawasi secara maksimal,” kata Febri.

Kasus dugaan suap proyek SPAM yang diduga dilakukan pejabat PUPR salah satunya terkait pengadaan pipa HDPE di daerah bencana Donggala, Palu, Sulawesi Tengah. Wilayah tersebut merupakan lokasi bencana gempa dan tsunami beberapa waktu lalu.

“Niat baik pemerintah untuk mengalokasikan anggaran terhadap proyek-proyek infrastruktur dan prioritas nasional jangan sampai disalahgunakan oleh pejabat-pejabat di Kementerian PUPR tersebut,” ujar Febri.

Baca Juga: Begini Cara Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Agnez

Sejauh ini, sudah ada 8 orang yang ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan, yaitu:

– Diduga sebagai pemberi:

1. BSU (Budi Suharto), Dirut PT WKE, ditahan di rutan KPK C1
2. LSU (Lily Sundarsih), Direktur PT WKE, ditahan di rutan KPK K4
3. IIR (Irene Irma), Direktur PT TSP, ditahan di rutan Polda Metro
4. YUL (Yuliana Enganita Dibyo), Direktur PT TSP, ditahan di rutan Polres Jaksel

– Diduga sebagai penerima:

1. ARE (Anggiat Partunggul Nahot Simaremare), Kepala Satker SPAM Strategis/PPK SPAM Lampung, ditahan di rutan Guntur
2. MWR (Meina Woro Kustinah), PPK SPAM Katulampa, ditahan di rutan Polres Jaksel
3. TMN (Teuku Moch Nazar), Kepala Satker SPAM Darurat, ditahan di rutan Polres Jakpus
4. DSA (Donny Sofyan Arifin), PPK SPAM Toba 1, ditahan di rutan Guntur.

Baca Juga: Agnez Dihabisi Teman Kencannya! Pelaku sampai Penadah Curanmor Berhasil Diamankan

Sumber: Detiknews
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

BREAKING NEWS!!!  Pertikaian Berdarah di Sutoyo, Satu Tewas
apahabar.com

Hukum

Polisi Tangkap Pedangdut Jebolan D’Academy
apahabar.com

Hukum

Salah Paham, Dua Pria di Kotabaru Rusak dan Serang Warga
apahabar.com

Hukum

Temuan Tambang Ilegal, Polres Tala Belum Terima Laporan Perusahaan
apahabar.com

Hukum

Tak Patuh, Puluhan Pengendara Terjaring di Jalan Jenderal Sudirman Banjarmasin
apahabar.com

Hukum

Sisir Jalan Lintas Warukin, Polsek Tanta Tangkap Pembawa Narkoba
apahabar.com

Hukum

Lagi, Polda Kaltim Gagalkan Penyelundupan 12 Sabu asal Tawau ke Sulsel
apahabar.com

Hukum

Polres Kapuas Kembali Ciduk Pelaku Judi Togel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com