VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Kasus Korupsi Ulin Raya: Tiga Saksi Berhalangan Hadir

- Apahabar.com Senin, 3 Desember 2018 - 19:05 WIB

Kasus Korupsi Ulin Raya: Tiga Saksi Berhalangan Hadir

Salah satu saksi dugaan kasus korupsi parkir Pasar Ulin Raya mengungkapkan keteranganya. Foto - apahabar.com/baha

apahabar.com, BANJARMASIN – Tiga dari enam saksi kasus korupsi retribusi parkir di Pasar Ulin batal hadir dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banjarmasin, siang tadi. Dalam keterangannya Jaksa Penuntut Hukum (JPU) mengatakan, tiga saksi tersebut berhalangan hadir lantaran sakit.

“Harusnya 6 orang, tapi 3 orang saja yang hadir,” terang Kasi Tipidsus Mahardika PW Rosadi.

Ia mengatakan ketiga orang yang tidak hadir itu dua orang berasal dari Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru dan satu lagi berasal dari kalangan sipil.

“Satu orang cuti, satu orang sedang mengalami sakit paru paru dan satunya tidak dapat berhadir,” ucapnya.

Dari keterangan ketiga orang saksi itu, Mahardika masih belum bisa menentukan keterlibatan oknum lain dalam perkara ini. Pihaknya akan mengecek kembali fakta hukum yang bergulir selama persidangan.

Hanya saja, Jaksa akan menghadirkan kembali tersangka sebelumnya yakni Rina Lestari dan Sofyan Arifin dengan merugikan negara sebanyak Rp 1,6 Miliar. Kehadiran mereka sangat diperlukan dalam memenuhi fakta fakta persidangan dengan perkara yang melibatkan mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Antony Arfan dan Ahmad Jayadi. Keduanya berstatus terdakwa dalam kasus ini.

Kapan dipanggilnya kedua suami-istri tersebut, ia mengatakan sudah masuk dalam agenda. Dari fakta persidangan yang bergulir, Mahardika juga enggan berspekulasi adanya keterkaitan Wali Kota Banjarbaru, Rudy Resnawan pada saat kejadian korupsi berlangsung di eranya.

“Tapi apabila hakim memerlukan [Wali Kota] maka akan kita hadirkan,” jelasnya.

JPU telah menetapkan sidang lanjutan dugaan kerugian negara ini pada Selasa (11/12) besok. Sidang lanjutan itu nantinya akan menghadirkan 6 sampai 7 orang saksi yang berhalangan hadir hari ini.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz F

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Update Pasien Covid-19 di Banjarmasin, Sebaran Per Kelurahan

Kalsel

Update Pasien Covid-19 di Banjarmasin, Sebaran Per Kelurahan
apahabar.com

Kalsel

Pemanfaatan Kartu Tani Kementan di Barito Kuala Masih Tertahan
apahabar.com

Kalsel

Bintang Muda Indonesia Kalsel Dukung AHY
apahabar.com

Kalsel

Satu PDP Asal Banjarmasin Meninggal, Profesi Dokter Gigi
apahabar.com

Kalsel

5 Juni, Kotabaru Mulai Uji Coba New Normal
apahabar.com

Kalsel

Pasca-kebakaran di Kotabaru, Perusahaan Swasta Wajib Peduli
apahabar.com

Kalsel

Edar Sabu, Buruh Lepas di Banjarmasin Pasrah Divonis 7 Tahun Penjara
apahabar.com

Kalsel

Hina Polantas Banjarmasin, Video Syur AA Terbongkar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com