Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Kasus Suap Korupsi Terbesar Di Indonesia

- Apahabar.com Minggu, 9 Desember 2018 - 01:15 WIB

Kasus Suap Korupsi Terbesar Di Indonesia

Agus Rahardjo (Detiknews)

apahabar.com, Jakarta – KPK memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2018. Ketua KPK Agus Rahardjo berbicara soal jenis kasus korupsi paling besar.

“Kasus paling besar menimpa negeri ini pertama adalah kasus suap dan kedua pengadaan barang dan jasa pemerintah,” ujar Agus Rahardjo di area car free day Bekasi, Jl Ahmad Yani, Bekasi, Minggu.

Selain itu Agus mengatakan, kasus korupsi juga terjadi terkait kenaikan jabatan atau mutasi. Menurutnya hal ini sering terjadi pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Agus hanya berbicara soal jenis kasus.

“Yang sering terjadi di samping pengadaan barang jasa, di samping perizinan yang kadang-kadang (untuk) mendapatkan sesuatu. Sering terjadi temen-temen di SKPD yang mau naik jabatan, promosi, mutasi, bayar, itu juga nggak boleh. Dilaporkan saja kalau ada yang seperti itu,” kata Agus.

Agus mengatakan korupsi akan lebih cepat ditindak bila orang di sekitar yang melaporkan, baik sekretaris daerah atau pun kepala daerahnya. Oleh karena itu, masyarakat dan jajaran pemerintah diminta untuk ikut mengontrol dan melaporkan.

“Saya mendorong melaporkan kalau sudah diingatkan tapi tidak berubah, saya beri contoh yang paling manjur, paling akurat, dari orang sekitarnya. Jadi kenapa kami bisa menangkap, karena yang melaporkan bisa sekdanya, bisa kepala dinasnya,” kata Agus.

“Mari partisipasi untuk mengontrol itu, dan bisa saja bapak ibu melaporkan itu agar KPK bisa bertindak,” sambungnya.

Dia menyebut kerja dan jabatan merupakan amanah yang dipertanggungjawabkan. Sehingga diharapkan dapat dijalankan dengan jujur.

“Kerja amanah dan akan dipertanggungjawabkan pada saat nanti kita kembali, kita menghadap itu kita pertanggung jawabkan oleh karena itu harus betul-betul lurus dipercaya rakyat, jujur,” kata Agus.

Baca Juga: Sekali Tarikan Napas, Daus Mini Sah Jadi Suami Orang Lagi

Sumber : Detiknews
Editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jelang Haul Guru Sekumpul, Jalur Alternatif Sungai Bamban Mulai Padat
apahabar.com

Nasional

Pasutri Penyerang Wiranto Diamankan, Diduga Terpapar ISIS
apahabar.com

Nasional

Kapolri: Ani Yudhoyono Sosok Keibuan dan Beribawa
apahabar.com

Nasional

BPS: 54,1 Juta Penduduk Sudah Ikut Partisipasi Sensus Penduduk Online
apahabar.com

Nasional

Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Anakan Komodo Rp 500 Juta Per Ekor
apahabar.com

Nasional

Catatan Akhir Tahun 2019 PWI: Tegakkan Independensi dan Profesionalisme Pers
Merapi

Nasional

Kembali, Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 3 Ribu Meter
apahabar.com

Nasional

Prajurit TNI Jadi Guru di Perbatasan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com