Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Kaum Difabel Berharap Bisa Jadi PNS

- Apahabar.com Sabtu, 22 Desember 2018 - 19:44 WIB

Kaum Difabel Berharap Bisa Jadi PNS

Hasil karya difabel yang dipamerkan di stand bazzar siring depan Balaikota Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Tania Anggrainy

apahabar.com, BANJARMASIN – Semarak Festival Banjarmasin yang berlangsung 21 – 23 Desember 2018 menarik perhatian, pasalnya kegiatan tersebut bertujuan sebagai acara sosial mendukung anak difabel dan berkebutuhan khusus, siring depan Balaikota Banjarmasin, Sabtu (22/12/2018).

Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) DPD Banjarmasin, Slamet Riyadi menjelaskan sejak 2015 Pemko Banjarmasin gencar memberi perhatian lebih untuk penyandang difabel.

“Mulai 2015 pemerintah sudah mulai lebih memperhatikan kami, dari pembuatan trotoar ramah disabilitas, hingga melakukan acara sosial seperti ini,” ucap Slamet pada Wartawan apahabar.com┬ádi depan Balaikota Banjarmasin.

Menurutnya, meskipun masih banyak kekurangan, namun mereka sudah merasa senang karena diperhatikan, Slamet juga mengatakan, bahwa membuat perubahan tidak lah mudah.

“Saya dan kawan-kawan sudah merasa senang, meskipun masih banyak kekurangan tapi kita sadar, tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk membuat perubahan,” katanya.

apahabar.com

Slamet Riyadi Ketua DPD PPDI Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Tania Anggrainy

Baca Juga: KPU: 7.106 Pemilih Difabel Di Kalimantan Selatan

Selain acara sosial, Slamet berharap, pemerintah akan lebih memperhatikan soal lowongan pekerjaan untuk penyandang difabel.

Menurutnya penyandang difabel tidak sebatas bisa menjahit, tukang pijat, hingga memperbaiki alat elektronik saja, seperti stigma masyarakat, penyandang difabel juga bisa menjadi pegawai.

“Kami berharap Pemerintah juga lebih memerhatikan soal lowongan pekerjaan, jangan terpaku dengan stigma penyandang difabel hanya bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan seperti tukang pijat, tukang elektronik dan penjahit, beberapa dari kita juga bisa menjadi PNS,” tandasnya.

apahabar.com

Hasil karya difabel yang dipamerkan di stand bazzar siring depan Balaikota Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Tania Anggrainy

Baca Juga: Bocah Difabel Sampaikan Keinginan Sekolah Kepada Presiden

Reporter: Tania Anggrainy
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

DPRD Sumenep Gali Penanggulangan Kemiskinan di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kecelakaan Maut di Kayutangi, Jaksa Cium Adanya Unsur Kelalaian
apahabar.com

Kalsel

Panel MCB Listrik RS Haji Boejasin Hilang Dicuri
apahabar.com

Kalsel

Imbas Covid-19, Persediaan Darah di PMI Banjarmasin Anjlok

Kalsel

VIDEO: Bea Cukai Bongkar Industri Rumahan Miras di Sungai Lulut !
apahabar.com

Kalsel

Marabahan 5K Dikuasai Pelari Luar Batola
apahabar.com

Kalsel

PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Usai Umumkan UMP, Disnakertrans Kalsel Sosialisasikan UMSK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com