BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Kementan Optimalisasi Lahan Jejangkit Tiga Kali Panen

- Apahabar.com Rabu, 12 Desember 2018 - 22:45 WIB

Kementan Optimalisasi Lahan Jejangkit Tiga Kali Panen

Ilustrasi sawah.foto-merdeka.com

apahabar.com, MARABAHAN – Kementerian Pertanian kembali melakukan uji coba optimalisasi pemanfaatan lahan di Desa Jejangkit yang dibuka pascaHari Pangan Sedunia (HPS) untuk tiga kali panen.

Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Kementerian Pertanian Endah Megawati ditemui saat meninjau lahan di Desa Jejangkit Kabupaten Barito Kuala, Rabu (12/12), mengatakan, mulai Kamis (13/12) tim dari TNI-AD 101 Antasari, akan kembali mengelola lahan tersebut.

Menurutnya kini petani belum percaya diri, untuk mengelola lahan seluas 240 hektare, yang sebelumnya telah dipanen saat HPS.

Petani masih ragu dan khawatir akan gagal panen, mengingat kondisi lahan yang masih terendam akibat hujan.

Ia menambahkan saat HPS kondisi lahan sedang kering, karena berada pada musim kemarau dan kini karena hujan lahan menjadi terendam.

“Bapak menteri berharap, lahan di Jejangkit ini bisa panen tiga kali, baik saat musim kemarau maupun musim hujan, tetap bisa ditanami,” lanjutnya.

Sehingga, tambah dia kini pihaknya sedang berupaya memenuhi teknologi pertanian yang diperlukan untuk optimalisasi lahan tersebut, antara lain dengan mesin pompa.

Pada musim tanam kali ini, sebutnya pemerintah akan menanam padi jenis unggul, yang diperkirakan akan panen pada Maret 2019.

Endah mengungkapkan pemerintah pusat akan mengawal optimalisasi lahan Jejangkit hingga tiga tahun anggaran, dengan harapan petani telah mampu mengelola lahan secara mandiri.

“Setelah HPS, kondisi lahan cukup terawat, saya optimistis optimalisasi lahan ini akan berhasil dengan baik,” katanya.

Rencananya, pada 18 Desember 2018, Menteri Pertanian akan kembali meninjau lokasi pelaksanaan HPS tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kalsel, Fathurrahman mengemukakan optimalisasi lahan tersebut, akan dilaksanakan dengan dibantu TNI-AD.

Diharapkan, para petani bisa mencontoh pengelolaan pertanian yang kini sedang dikerjakan para anggota TNI.

Mengatur pengairan di lokasi pertanian tersebut, pemerintah telah menyiapkan tujuh pompa air. Empat pompa air di sektor 510 dan tiga pompa air di sektor 240.

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Diduga Berlatar Dendam, Pemuda Asal Tabalong Ngamuk di Pasar Barabai
apahabar.com

Kalsel

Gubernur Kalsel Minta Bupati dan Wali Kota Turun Langsung Atasi Karhutla
apahabar.com

Kalsel

UMP Naik 8,51 persen, Kalsel Siap?
apahabar.com

Kalsel

Dua Pekan, 5 Budak Narkoba Disikat di Martapura Kota
apahabar.com

Kalsel

Hadiri HUT Pepabri Kalsel, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Puji Kekompakan Purnawirawan ABRI
apahabar.com

Kalsel

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Polsek Banjarmasin Timur Sambangi Petani
apahabar.com

Kalsel

Hadiri Rakor, Paman Birin Soroti Penanganan Banjir dan Masalah Anak
apahabar.com

Kalsel

Aparat Gabungan Semprot Disinfektan di Terminal Pal 6 Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com