Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Keruk Sampah Sebabkan Drainase Buntu

and - Apahabar.com Sabtu, 1 Desember 2018 - 16:15 WIB
and - Apahabar.com Sabtu, 1 Desember 2018 - 16:15 WIB

Keruk Sampah Sebabkan Drainase Buntu

ANGKAT LUMPUR - Pegawai kebersihan Drainase lakukan mengangkat lumpur agar air bisa lancar mengalir.(DinasPUPR). Foto-apahabar.com/Baha

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin segera mengatasi permasalahan genangan air yang selalu terjadi saat musim hujan tiba. Proses perbaikan itu dengan mengeruk sampah yang menjadi penyebab buntunya drainase.

Kemudian, melakukan pelebaran drainase supaya lebih banyak lagi air yang ditampung. Sudetan dan box cavert juga dibangun, bertujuan untuk mengurangi beban air yang melintas saat musim hujan terjadi.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Joko Pitoyo mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi beberapa titik rawan genangan air di kota berjulung seribu sungai ini. Diantaranya kawasan jalan Antasari,Jalan Kuripan serta sekitar Pasar Ujung Murung dan Sudimampir. “Sungai lainnya juga dilakukan pembersihan sebagai sistem drainase primer,” katanya saat dihubungi, Sabtu (1/12/2018).

Sungai yang dimanfaatkan, ujar Joko, seperti Sungai A Yani, Sungai Kuripan, Sungai Veteran, Sungai Belasung. Pemanfaatan beberapa sungai kecil ini bertujuan untuk memperlancarkan aliran drainase pada saat curah hujan sudah mulai tinggi.

Sedangkan untuk group pembersihan drainase, Joko mengatakan, pihaknya telah memiliki 4 armada yang siap bertugas. Tapi, ia menilai pasukan pembersihan drainase itu tidak sebanding dengan jumlah kecamatan yang ada di Banjarmasin.

“Idealnya 5 group, untuk 1 group menangani satu kecamatan. Jadi kita hanya kekurangan 1 group saja,” ucapnya.

Ia pula mengatakan group pembersihan drainase ini merupakan anggaran untuk pembayaran upah harian pegawai kebersihan saja.

Baca Juga : Kasus HIV/Aids di Kalsel Meningkat

Reporter : Bahaudin Qusairi
Editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

LK3 : Penyebaran Hoaks Berbau SARA Ancam Pemilu 2019
apahabar.com

Kalsel

Pelamar CPNS Kemenkumham Kalsel Dihimbau Lengkapi Berkas
apahabar.com

Kalsel

Mulawarman Peduli, Uriansyah Dapat Kursi Roda
apahabar.com

Kalsel

64 Peserta SGI HST Diwisuda, Ini Harapan Sekda
apahabar.com

Kalsel

Batola Didukung Menpora Bangun Stadion
apahabar.com

Kalsel

Arus Balik, Polisi Paringin Pantau Distribusi BBM
apahabar.com

Kalsel

Enam Tewas di Tambang Emas, Bupati Kotabaru Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Pemerintah Kalsel Ingin Stok Barang Kebutuhan Pokok Terjamin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com