Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru

Keruk Sampah Sebabkan Drainase Buntu

and - Apahabar.com Sabtu, 1 Desember 2018 - 16:15 WIB
and - Apahabar.com Sabtu, 1 Desember 2018 - 16:15 WIB

Keruk Sampah Sebabkan Drainase Buntu

ANGKAT LUMPUR - Pegawai kebersihan Drainase lakukan mengangkat lumpur agar air bisa lancar mengalir.(DinasPUPR). Foto-apahabar.com/Baha

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin segera mengatasi permasalahan genangan air yang selalu terjadi saat musim hujan tiba. Proses perbaikan itu dengan mengeruk sampah yang menjadi penyebab buntunya drainase.

Kemudian, melakukan pelebaran drainase supaya lebih banyak lagi air yang ditampung. Sudetan dan box cavert juga dibangun, bertujuan untuk mengurangi beban air yang melintas saat musim hujan terjadi.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Joko Pitoyo mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi beberapa titik rawan genangan air di kota berjulung seribu sungai ini. Diantaranya kawasan jalan Antasari,Jalan Kuripan serta sekitar Pasar Ujung Murung dan Sudimampir. “Sungai lainnya juga dilakukan pembersihan sebagai sistem drainase primer,” katanya saat dihubungi, Sabtu (1/12/2018).

Sungai yang dimanfaatkan, ujar Joko, seperti Sungai A Yani, Sungai Kuripan, Sungai Veteran, Sungai Belasung. Pemanfaatan beberapa sungai kecil ini bertujuan untuk memperlancarkan aliran drainase pada saat curah hujan sudah mulai tinggi.

Sedangkan untuk group pembersihan drainase, Joko mengatakan, pihaknya telah memiliki 4 armada yang siap bertugas. Tapi, ia menilai pasukan pembersihan drainase itu tidak sebanding dengan jumlah kecamatan yang ada di Banjarmasin.

“Idealnya 5 group, untuk 1 group menangani satu kecamatan. Jadi kita hanya kekurangan 1 group saja,” ucapnya.

Ia pula mengatakan group pembersihan drainase ini merupakan anggaran untuk pembayaran upah harian pegawai kebersihan saja.

Baca Juga : Kasus HIV/Aids di Kalsel Meningkat

Reporter : Bahaudin Qusairi
Editor : Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

DPRD Balangan Setujui Raperda APBD 2021
apahabar.com

Kalsel

Polemik Usulan Wabup HST, Berry : Saya Masih Berpeluang  
apahabar.com

Kalsel

21 Rumah Ludes, Kebakaran Hebat di Alalak Diduga Dipicu Korsleting
apahabar.com

Kalsel

Senin, Pasar Ramadhan Taman Kamboja Banjarmasin Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Pelayanan, Berry Kunjungi RSUD H Damanhuri dan Dinas Pendidikan HST
apahabar.com

Kalsel

Titik Api Paling Banyak di Kabupaten Banjar
apahabar.com

Borneo

150 M untuk Menampung 275 Ton Sampah Per Hari
apahabar.com

Kalsel

Pilu di Balik Puing Bangunan PAUD Terpadu Aisyiyah 2 Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com