Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Komnas HAM Minta Penanganan Pembunuhan Pekerja di Papua Transparan

- Apahabar.com Rabu, 5 Desember 2018 - 15:15 WIB

Komnas HAM Minta Penanganan Pembunuhan Pekerja di Papua Transparan

SIARAN PERS - Komnas HAM menggelar siaran pers terkait kasus pembunuhan di Papua. Foto-Okezone

apahabar.com,JAKARTA – Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) memberikan tanggapan terhadap kasus pembunuhan yang menewaskan puluhan pekerja jembatan di Kali Yigi dan Aurak di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua oleh sekelompok orang yang diduga dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Melalui kejadian tersebut, Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Amiruddin berharap, agar pemerintah agar memberikan perhatian yang khusus dan mencegah agar peristiwa itu tidak terulang kembali.

“Kami dari Komnas HAM ingin meminta pemerintah memberikan perhatian yang lebih hingga bisa mencegah persoalan-persoalan seperti ini, dan tidak berulang yang sama,” ujar Amiruddin saat ditemui di Gedung Komnas HAM, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2018).

Selain itu, Amiruddin juga menegaskan bahwa pemerintah bisa melakukan seluruh proses penyelesaian masalah yang menimpa Papua dengan terbuka atau transparan. Hal ini agar tidak terulang kembali kejadian-kejadian terdahulu.

“Oleh karena itu kami menegaskan bahwa seluruh proses penegakan hukumnya mesti terbuka, semua aparat mengumumkan langkah-langkahnya, sehingga Komnas HAM bisa memantau dengan baik,” tegasnya.

“Sehingga kita tidak lagi dihadapkan dengan opini isu seperti tahun-tahun sebelumnya di mana persoalan seperti ini tidak terselesaikan secara terbuka,” lanjut Amiruddin.

Prihatin dengan banyaknya korban yang tewas, Amiruddin juga berharap bisa menjalin komunikasi yang baik dengan berbagai macam lembaga atau pihak yang turut terlibat dalam kasus ini.

“Karena ini korbannya banyak, kami prihatin. Dan terdapat lembaga yang menangani korban dan saksi, saya harap nanti lembaga tersebut bisa dilibatkan. Tentu kita akan berkomunikasi dengan pihak-pihak yang akan menangani masalah ini,” tutupnya.

Sumber : Okezone
Editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Kasus Mafiabola, Jokdri Kembali Diperiksa sebagai Tersangka
apahabar.com

Hukum

Niat Bekerja di Banjarmasin, Pria Asal Batulicin Malah Mencuri
apahabar.com

Hukum

Nekat Lawan dengan Pisau dan Tongkat Besi, Pria Pecandu Lem Fox di Martapura Didoor Polisi
apahabar.com

Hukum

Hakim Cecar Awal Asmara Sisca Dewi dengan BS
apahabar.com

Hukum

Diduga Cabuli 9 Santriwati, Pengasuh Ponpes Limpasu HST Segera Diadili
apahabar.com

Hukum

Saldo Nasabah Raib, Mandiri Bisa Kena Pidana!
apahabar.com

Hukum

TO Pengedar Narkotika di Banjarmasin Dibekuk, 45 Butir Ekstasi Diamankan
apahabar.com

Hukum

Nunggu Pembeli, Pria di Amuntai Selatan Ditangkap Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com