VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Korban Tsunami Selat Sunda Butuh Biskuit

- Apahabar.com Sabtu, 29 Desember 2018 - 06:15 WIB

Korban Tsunami Selat Sunda Butuh Biskuit

Foto-dokumennnupeduli

apahabar.com, BANJARMASIN – Makanan siap saji masih menjadi bantuan yang dibutuhkan korban Tsunami Selat Sunda. Namun, menurut Direktur Disaster Management Institute of Indonesia-Aksi Cepat Tanggap (DMII-ACT) Wahyu Novyan, makanan siap saji yang dimaksud bukan mie instan.

“Sesuai namanya, kami merujuk pada makanan yang bisa langsung dimakan, misal biskuit. Makanan seperti mie instan perlu dimasak terlebih dulu dengan air bersih. Padahal air bersih tersedia dalam jumlah yang tidak banyak,” kata Wahyu pada Jumat (28/12).

Wahyu mengatakan, pihaknya tidak bisa mengambil risiko jika air yang digunakan untuk memasak tidak bersih. Air kotor yang tertelan berisiko mengganggu sistem pencernaan dan buang air besar, misal diare. Penyakit diare mudah menginfeksi pengungsi lain, yang sebelumnya tidak sakit namun memiliki sistem imun lemah.

Selain kebersihan air, Wahyu juga merujuk pada minimnya kandungan gizi makanan serupa mie instan. Akibatnya, korban dan relawan berisiko mengalami penurunan daya tahan tubuh dan terserang penyakit bila terlalu sering mengomsumsinya.

Menurut Wahyu, saat ini pihaknya sedang mengusahakan berdirinya dapur umum di lokasi pengungsian. Kehadiran dapur umum diharapkan bisa mencukupi kebutuhan pangan korban dan relawan selain dari bantuan. Pangan yang diolah tentunya memenuhi kualitas dan selera korban serta relawan.

Sumber: Detik
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi: Tidak Korupsi karena Takut Tuhan, Takut Neraka!
apahabar.com

Nasional

Mulai Juni 2020 Jakarta Bukan Lagi Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Polisi: SPDP Prabowo Ditarik Karena Belum Saatnya
apahabar.com

Nasional

Nah, Cara Aman Cegah Demam Berdarah
apahabar.com

Nasional

Subsidi ‘Si Melon’ Segera Disetop, Gas Industri Jadi Murah
apahabar.com

Nasional

Ini Harapan Pelajar untuk Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin
apahabar.com

Nasional

Prabowo Subianto Soal Ibu Kota Pindah ke Kalimantan
apahabar.com

Nasional

Pembunuh Bocah yang Melindungi Kehormatan Ibunya Tewas di Sel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com