ga('send', 'pageview');
Kalsel Siaga Karhutla, Ring Satu Jadi Atensi FOTO: Serba Putih, Massa Tolak RUU HIP di Banjarmasin Tolak RUU HIP, Ratusan Massa Geruduk Rumah Banjar! Diskotik Dilarang, Banjarmasin Bolehkan THM Lain Beroperasi Demo RUU HIP di Rumah Banjar, Ratusan Polisi Disiagakan




Home Nasional

Rabu, 19 Desember 2018 - 19:34 WIB

Kotak Suara Kardus Rawan Rayap dan Tikus

Redaksi - Apahabar.com

Kotak suara dan logistik pemilu lainnya rawan dimakan rayap dan tikus. Foto-detik.com

Kotak suara dan logistik pemilu lainnya rawan dimakan rayap dan tikus. Foto-detik.com

apahabar.com, GUNUNGKIDUL – Sebanyak 13.868 kotak suara berbahan karton dupleks telah diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul. KPU juga memberi perlakuan khusus terkait perawatan kotak tersebut. Sebab kotak suara dan logistik pemilu lainnya rawan dimakan rayap dan tikus.

Komisioner Bidang Teknis KPU Kabupaten Gunungkidul, Andang Nugroho mengatakan peralihan kotak suara dari bahan aluminium menjadi karton dupleks membuat KPU harus memberi perlakuan khusus. Mengingat, bahan karton lebih rentan rusak daripada bahan aluminium.

“Memang dari sisi perlindungan harus lebih safety, karena bagaimanapun juga bahan karton duplek rentan akan serangan rayap dan tikus,” katanya saat ditemui di Kantor KPU Kabupaten Gunungkidul, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Rabu (19/12/2018).

Karenanya, untuk penyimpanan kotak suara tersebut KPU Gunungkidul bekerjasama dengan pihak terkait guna melindungi kotak suara dari serangan tikus dan rayap.

Baca juga :  Hilang 3 Hari, Editor Metro TV Ditemukan Tak Bernyawa

“Ada perlakuan khusus, jadi untuk menyimpan kotak suara ditaruh di atas panggung dan dilapisi papan serta terpal. Selain itu kita kerjasama dengan Bulog untuk melakukan fumigasi di ruangan dan lantai gudang penyimpanan logistik Pemilu agar binatang tidak mendekat dan merusak kotak suara,” ujarnya.

Perlu diketahui, fumigasi adalah metode pengendalian hama menggunakan pestisida. Metode itu dapat membunuh hama yang hidup di dalam struktur bangunan, misalnya rayap dan tikus. Untuk prosesnya sendiri, sebuah area akan secara menyeluruh dipenuhi oleh gas atau asap guna membunuh semua hama di dalam ruangan tersebut.

Disinggung mengenai sosialisasi kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) terkait cara perawatan kotak suara pasca distribusi, Andang menyebut telah melakukannya.

Baca juga :  Motif Eks Murid Perkosa dan Bunuh Guru di Sumsel

“Kita sudah koordinasi dengan kecamatan untuk perawatan khusus kotak suara saat didistribusikan. Kita juga sudah minta Kecamatan untuk menyediakan ruangan khusus lengkap dengan panggung dan terpal,” ucapnya.

Sementara itu, Komisioner Bidang Pengawasan, Humas dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Gunungkidul, Rosita mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan di gudang penyimpanan logistik KPU Gunungkidul.

Menurutnya, dari hasil pengecekan pihaknya menyatakan gudang aman dipergunakan untuk penyimpanan.

“Logistik pemilu sudah kita cek dan sudah sudah masuk semua ke sini (KPU Gunungkidul). Untuk gudang penyimpanan juga sudah dicek dan kami rasa relatif aman, pojokan-pojokan yang rawan kelembaban juga sudah dicek, inshaallah aman (Untuk menyimpak kotak suara karton dupleks) hingga saat ini,” tukasnya.

Baca Juga: KPU Jamin Kualitas dan Keamanan Kotak Suara ‘Kardus’

Sumber : Detiknews
Editor : Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kunjungi Tol Balikpapan-Samarinda, Menteri Sabah: Tahniah buat Kaltim
apahabar.com

Nasional

Warga Perbatasan Kalimantan Bisa Nikmati Siaran Televisi Digital
apahabar.com

Nasional

Cegah Penyebaran Virus Corona, Bank Mantap Ubah Jam Layanan
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Indonesia Siapkan Strategi Baru Bela Siti Aisyah
apahabar.com

Nasional

Korban Tsunami Bertambah 20 Meninggal dan 165 Luka-Luka
apahabar.com

Nasional

BBM Satu Harga: Pertamina Operasikan 27 SPBU di Kalimantan
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Pemerintah Mati-matian Turunkan Defisit Neraca Perdagangan
apahabar.com

Nasional

Ini Kronologi Pembantaian Pekerja Trans Papua oleh Kelompok Bersenjata
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com