Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

KPK Dalami Perijinan PT BAP di Kalteng

- Apahabar.com Jumat, 7 Desember 2018 - 21:15 WIB

KPK Dalami Perijinan PT BAP di Kalteng

OTT KPK. Foto-Pontianakpost.co.id

apahabar.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami proses perizinan PT Binasawit Abadi Pratama (BAP) di Kalimantan Tengah dalam penyidikan kasus korupsi perizinan perkebunan kelapa sawit di wilayah Danau Sembuluh, Kalteng.

Untuk mendalaminya, KPK pada Kamis (6/12) telah memeriksa Kepala Seksi Perencanaan dan Tata Hutan Provinsi Kalteng Agustan Saining dan Kepala Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan Provinsi Kalteng Agung Catur Prabowo.

“Kepada kedua saksi PNS penyidik mendalami terkait proses perizinan PT Binasawit Abadi Pratama di Kalteng,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (7/12).

Dua saksi itu diperiksa untuk tersangka Wakil Direktur Utama PT SMART. Tbk (PT. Sinar Mas Agro Resources and Technology) Edy Saputra Suradjat (ESS). Selain itu, KPK pada Kamis (6/12) juga memerika satu saksi lainnya untuk tersangka Edy Saputra Suradjat, yakni anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalteng Syahrudin Durasid.

“Kepada saksi anggota DPRD Kalteng, penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait pemberian kepada para anggota DPRD Kalteng,” ucap Febri.

Pada 27 Oktober 2018, KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka atas dugaan kasus korupsi di lingkungan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah terkait dengan perizinan perkebunan kelapa sawit di sekitar wilayah Danau Sembuluh, Kalteng.

Tersangka yang diduga sebagai pihak penerima berjumlah empat orang, yaitu Ketua Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Borak Milton (BM), Sekretaris Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Punding LH Bangkan (PUN), anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Arisavanah (A), dan anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Edy Rosada (ER).

Sedangkan pihak swasta yang diduga sebagai pemberi adalah Direktur PT BAP atau Wakil Direktur Utama PT SMART. Tbk (PT. Sinar Mas Agro Resources and Technology) Edy Saputra Suradjat (ESS), CEO PT BAP Wilayah Kalimantan Tengah bagian Utara Willy Agung Adipradhana (WAA), dan Manajer Legal PT BAP Teguh Dudy Syamsury Zaldy (TDS).

Diduga pemberian uang Rp240 juta oleh pengurus PT BAP kepada anggota DPRD Provinsi Kalteng terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan Komisi B DPRD Provinsi Kalteng dalam bidang perkebunan, kehutanan, dan pertambangan, dan lingkungan hidup di Pemprov Kalteng Tahun 2018.

Diduga, selain Rp240 juta itu, anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalteng juga menerima pemberian-pemberian lainnya dari PT BAP yang sedang dalam proses pendalaman.

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Nah, Banyak Wanita Muda Di Muara Teweh Pilih Menjanda
apahabar.com

Hukum

Seorang Pria Sungai Hanyo Kapuas Tewas Dibunuh, Polisi Kejar Pelaku
apahabar.com

Kalteng

Bersatu Lawan Covid-19, PT Jakon, PWI dan Satlantas Barut Berbagi Masker
apahabar.com

Kalteng

Perangi Covid-19, Sekda Palangka Raya Positif Corona
apahabar.com

Kalteng

Heboh Kasus Bripka Rahmat, Puluhan Calon Pemegang Senpi di Kobar Tes Psikologi
apahabar.com

Kalteng

Hampir Seribu Rumah Terendam Banjir di Kolam Kobar
apahabar.com

Kalteng

Satgas Antimafia Bola Polda Kalteng Siap Awasi Liga 2 Indonesia
apahabar.com

Kalteng

Prediksi Covid-19 Berakhir di September, Kadinkes Kalteng: Meleset Jauh!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com