2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian WHO Tetapkan Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia, Simak Alasannya Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan

KPK Dalami Perijinan PT BAP di Kalteng

- Apahabar.com Jumat, 7 Desember 2018 - 21:15 WIB

KPK Dalami Perijinan PT BAP di Kalteng

OTT KPK. Foto-Pontianakpost.co.id

apahabar.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami proses perizinan PT Binasawit Abadi Pratama (BAP) di Kalimantan Tengah dalam penyidikan kasus korupsi perizinan perkebunan kelapa sawit di wilayah Danau Sembuluh, Kalteng.

Untuk mendalaminya, KPK pada Kamis (6/12) telah memeriksa Kepala Seksi Perencanaan dan Tata Hutan Provinsi Kalteng Agustan Saining dan Kepala Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan Provinsi Kalteng Agung Catur Prabowo.

“Kepada kedua saksi PNS penyidik mendalami terkait proses perizinan PT Binasawit Abadi Pratama di Kalteng,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (7/12).

Dua saksi itu diperiksa untuk tersangka Wakil Direktur Utama PT SMART. Tbk (PT. Sinar Mas Agro Resources and Technology) Edy Saputra Suradjat (ESS). Selain itu, KPK pada Kamis (6/12) juga memerika satu saksi lainnya untuk tersangka Edy Saputra Suradjat, yakni anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalteng Syahrudin Durasid.

“Kepada saksi anggota DPRD Kalteng, penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait pemberian kepada para anggota DPRD Kalteng,” ucap Febri.

Pada 27 Oktober 2018, KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka atas dugaan kasus korupsi di lingkungan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah terkait dengan perizinan perkebunan kelapa sawit di sekitar wilayah Danau Sembuluh, Kalteng.

Tersangka yang diduga sebagai pihak penerima berjumlah empat orang, yaitu Ketua Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Borak Milton (BM), Sekretaris Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Punding LH Bangkan (PUN), anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Arisavanah (A), dan anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Edy Rosada (ER).

Sedangkan pihak swasta yang diduga sebagai pemberi adalah Direktur PT BAP atau Wakil Direktur Utama PT SMART. Tbk (PT. Sinar Mas Agro Resources and Technology) Edy Saputra Suradjat (ESS), CEO PT BAP Wilayah Kalimantan Tengah bagian Utara Willy Agung Adipradhana (WAA), dan Manajer Legal PT BAP Teguh Dudy Syamsury Zaldy (TDS).

Diduga pemberian uang Rp240 juta oleh pengurus PT BAP kepada anggota DPRD Provinsi Kalteng terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan Komisi B DPRD Provinsi Kalteng dalam bidang perkebunan, kehutanan, dan pertambangan, dan lingkungan hidup di Pemprov Kalteng Tahun 2018.

Diduga, selain Rp240 juta itu, anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalteng juga menerima pemberian-pemberian lainnya dari PT BAP yang sedang dalam proses pendalaman.

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Usai Mahasiswi, 3 PDP Gowa Positif Corona di Pulang Pisau
apahabar.com

Kalteng

Kabut Asap Semakin Pekat, Korban ISPA di Kobar Capai Puluhan Ribu
apahabar.com

Kalteng

PDP Covid-19 Rujukan RS Bhayangkara Palangka Raya Meninggal
apahabar.com

Kalteng

Kejaksaan Negeri Barut Tangani Lima Kasus Korupsi
apahabar.com

Kalteng

Gegara Edarkan Sabu, Oknum ASN di Kapuas Kalteng Diciduk Polisi
apahabar.com

Kalteng

Ini Alasan PSK di Lokalisasi Merong Tolak Didata Dinas Sosial
apahabar.com

Kalteng

Fakta Bukan Mitos, Raksasa di TNTP Jadi Obyek Wisata Turis
apahabar.com

Kalteng

Barut Keluar dari Zona Merah, Keputusan Nadalsyah Mundur Cagub Berbuah Hasil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com