Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

KPK Panggil Tiga Saksi Kasus DPRD Kalteng

- Apahabar.com Selasa, 11 Desember 2018 - 16:35 WIB

KPK Panggil Tiga Saksi Kasus DPRD Kalteng

Ilustrasi kasus KPK. Foto-Kumparan.com

apahabar.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga saksi dalam penyidikan kasus suap anggota DPRD Kalimantan Tengah terkait tugas dan fungsi DPRD Kalimantan Tengah.

Tiga saksi itu dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Wakil Direktur Utama PT SMART. Tbk (PT. Sinar Mas Agro Resources and Technology) Edy Saputra Suradjat (ESS). “Hari ini, dijadwalkan pemeriksaan terhadap tiga saksi untuk tersangka ESS terkait kasus suap anggota DPRD Kalimantan Tengah terkait tugas dan fungsi DPRD Kalimantan Tengah,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (11/12).

Tiga saksi itu adalah Direktur Penegakan Hukum Pidana Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Yazid Nurhuda (KLHK), penyidik KLHK pada Direktorat Penegakan Hukum Pidana Aswin Bangun, dan Direktur Operasional PT Binasawit Abadi Pratama Feredy.

Dalam penyidikan kasus tersebut, KPK sedang mendalami proses perizinan PT Binasawit Abadi Pratama (BAP) di Kalimantan Tengah.

Pada 27 Oktober 2018, KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka atas dugaan kasus korupsi di lingkungan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah terkait dengan perizinan perkebunan kelapa sawit di sekitar wilayah Danau Sembuluh, Kalteng.

Baca Juga : KPK Panggil Tiga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terkait Suap Meikarta

Tersangka yang diduga sebagai pihak penerima berjumlah empat orang, yaitu Ketua Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Borak Milton (BM), Sekretaris Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Punding LH Bangkan (PUN), anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Arisavanah (A), dan anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Edy Rosada (ER).

Sedangkan pihak swasta yang diduga sebagai pemberi adalah Direktur PT BAP atau Wakil Direktur Utama PT SMART. Tbk (PT. Sinar Mas Agro Resources and Technology) Edy Saputra Suradjat (ESS), CEO PT BAP Wilayah Kalimantan Tengah bagian Utara Willy Agung Adipradhana (WAA), dan Manajer Legal PT BAP Teguh Dudy Syamsury Zaldy (TDS).

Diduga pemberian uang Rp240 juta oleh pengurus PT BAP kepada anggota DPRD Provinsi Kalteng terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan Komisi B DPRD Provinsi Kalteng dalam bidang perkebunan, kehutanan, dan pertambangan, dan lingkungan hidup di Pemprov Kalteng Tahun 2018.

Diduga, selain Rp240 juta itu, anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalteng juga menerima pemberian-pemberian lainnya dari PT BAP yang sedang dalam proses pendalaman.

Baca Juga : Banjir Bandang Probolinggo Menelan 2 Korban

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Di Balik Skandal Mesum Mahasiswi Banjarmasin: Koleksi Pribadi hingga Sudah Bertunangan
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Megawati Akan Resmikan 20 Kantor PDI Perjuangan Secara Daring
apahabar.com

Nasional

Kepala Bappenas: Pemindahan Ibu Kota Tambah Nilai Ekonomi di Sektor Nontradisional
apahabar.com

Nasional

Ma’ruf Amin: Bangun Bangsa-Negara, Ulama Siap Ditempatkan di Mana Saja
KPK Telisik Penemuan Ponsel di Sel Tahanan Eks Menpora

Nasional

KPK Telisik Penemuan Ponsel di Sel Tahanan Eks Menpora
apahabar.com

Nasional

Patroli Siber, Kominfo Temukan 185 Hoaks UU Cipta Kerja
apahabar.com

Nasional

Golongan Darah A Pengaruhi Keparahan Infeksi Covid-19, Cek Faktanya
apahabar.com

Nasional

MK Putuskan Suket jadi Syarat untuk Nyoblos
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com