3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Lamandau-Jateng Teken Kesepakatan Percepatan Transmigrasi

- Apahabar.com Jumat, 7 Desember 2018 - 20:45 WIB

Lamandau-Jateng Teken Kesepakatan Percepatan Transmigrasi

Ilustrasi transmigrasi.Foto-Antara

apahabar.com, NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menandatangani nota kesepakatan dan perjanjian kerja sama pola sharing APBD, terkait dengan pembangunan kawasan transmigrasi di Satuan Permukiman (SP) Kahingai Kecamatan Belantikan Raya, Lamandau.

“Penandatanganan ini dilakukan Kepala Dinas Transmigrasi Jateng, Wika Bintang dan saya sendiri atas nama Pemerintah Lamandau,” kata Bupati Lamandau, Hendra Lesmana di Jakarta dihubungi dari Nanga Bulik, Jumat (7/12).

Ia menjelaskan penandatanganan itu menjadi dasar bagi Provinsi Jateng untuk melakukan pembangunan permukiman transmigrasi di Kahingai, Lamandau, dengan alokasi dana dari APBD Jateng.

Sementara itu pada 2019, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), juga akan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan permukiman transmigrasi di Kahingai untuk transmigran lokal sebanyak 50 kepala keluarga (KK).

“Dengan adanya MoU (memorandum of understanding) tersebut, praktis program nasional transmigrasi sudah bisa dimulai, dan tahun 2019 di Lamandau Kementerian PDTT akan menempatkan transmigran sebanyak 150 KK dan transmigran lokal 50 KK,” jelasnya.

Hendra menegaskan pembangunan transmigrasi pola sharing APBD daerah asal, merupakan sejarah bagi Kalimantan Tengah dan Lamandau.

Pada 2019 hanya ada dua kabupaten tujuan program ini yakni Lamandau dan Bulungan, Kalimantan Utara.

Setelah penandatanganan nota kesepakatan itu, Hendra yakin bahwa transmigrasi dengan pola SP Pugar atau konsep Satuan Permukiman Pemugaran (Pugar), yakni permukiman penduduk setempat yang dipugar menjadi satu kesatuan permukiman baru, masyarakat lokalnya dapat maju atau bahkan lebih seperti warga transmigrasi pada umumnya.

“Saya berharap program transmigrasi dengan pola Pugar yang berbeda dengan transmigrasi konvensional pada umumnya, bisa berkontribusi memajukan daerah, dan masyarakat lokal pun bisa maju seperti transmigrasi atau bahkan bisa lebih maju,” demikian Hendra.

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

ABK Tugboat Brahma I Tenggelam di Sungai Barito Wilayah Marawan Lama
apahabar.com

Kalteng

PBS di Kapuas Diminta Berpartisipasi Aktif Tangani Karhutla
apahabar.com

Kalteng

Dini Hari, Api Lumat Satu Rumah di Lungkuh Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Tetap Operasional, Feri di Kapuas Diminta Berlakukan SOP Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng Minta Bansos Tunai Sama dengan Kalbar
apahabar.com

Kalteng

Selama PSBB, Pemkot Palangka Raya Siapkan Dana Rp68 Miliar
apahabar.com

Kalteng

760 Hektar ‘Lahannya’ Terbakar, Pengelola TNTP Selalu Dirundung Cemas
apahabar.com

Kalteng

Fenomena Awan Vega di Muara Teweh, Simak Keterangan BMKG
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com