Wah, AS Mulai Tak Wajibkan Warganya Pakai Masker & Jaga Jarak Update Saham Spanyol, Indeks IBEX 35 Tergelincir 0,46 Persen Update Saham Inggris, Indeks FTSE 100 Tergerus 0,59 Persen Update Saham Jerman, Indeks DAX 30 Naik 49,46 poin Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam

Lamandau-Jateng Teken Kesepakatan Percepatan Transmigrasi

- Apahabar.com Jumat, 7 Desember 2018 - 20:45 WIB

Lamandau-Jateng Teken Kesepakatan Percepatan Transmigrasi

Ilustrasi transmigrasi.Foto-Antara

apahabar.com, NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menandatangani nota kesepakatan dan perjanjian kerja sama pola sharing APBD, terkait dengan pembangunan kawasan transmigrasi di Satuan Permukiman (SP) Kahingai Kecamatan Belantikan Raya, Lamandau.

“Penandatanganan ini dilakukan Kepala Dinas Transmigrasi Jateng, Wika Bintang dan saya sendiri atas nama Pemerintah Lamandau,” kata Bupati Lamandau, Hendra Lesmana di Jakarta dihubungi dari Nanga Bulik, Jumat (7/12).

Ia menjelaskan penandatanganan itu menjadi dasar bagi Provinsi Jateng untuk melakukan pembangunan permukiman transmigrasi di Kahingai, Lamandau, dengan alokasi dana dari APBD Jateng.

Sementara itu pada 2019, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), juga akan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan permukiman transmigrasi di Kahingai untuk transmigran lokal sebanyak 50 kepala keluarga (KK).

“Dengan adanya MoU (memorandum of understanding) tersebut, praktis program nasional transmigrasi sudah bisa dimulai, dan tahun 2019 di Lamandau Kementerian PDTT akan menempatkan transmigran sebanyak 150 KK dan transmigran lokal 50 KK,” jelasnya.

Hendra menegaskan pembangunan transmigrasi pola sharing APBD daerah asal, merupakan sejarah bagi Kalimantan Tengah dan Lamandau.

Pada 2019 hanya ada dua kabupaten tujuan program ini yakni Lamandau dan Bulungan, Kalimantan Utara.

Setelah penandatanganan nota kesepakatan itu, Hendra yakin bahwa transmigrasi dengan pola SP Pugar atau konsep Satuan Permukiman Pemugaran (Pugar), yakni permukiman penduduk setempat yang dipugar menjadi satu kesatuan permukiman baru, masyarakat lokalnya dapat maju atau bahkan lebih seperti warga transmigrasi pada umumnya.

“Saya berharap program transmigrasi dengan pola Pugar yang berbeda dengan transmigrasi konvensional pada umumnya, bisa berkontribusi memajukan daerah, dan masyarakat lokal pun bisa maju seperti transmigrasi atau bahkan bisa lebih maju,” demikian Hendra.

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng Minta Wali Kota Segera Bahas Perwali PSBB

Kalteng

Diduga Edarkan Sabu, Warga Teluk Tiram Banjarmasin Ditangkap di Kapuas
BLT

Kalteng

Sukses Salurkan BLT DD, 6 Kades di Kapuas Diganjar Penghargaan Kemendes
Covid-19

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas Hari Ini, 77 Orang Sembuh
apahabar.com

Kalteng

Pemprov Kalteng Siap Benahi Aturan Penghambat Investasi
Covid-19

Kalteng

Kabar Duka, 1 Lagi Pasien Covid-19 di Kapuas Meninggal Dunia

Kalteng

Rumah Makan Ombilin Kapuas Terbakar, Penyebab Masih Misteri
mudik

Kalteng

Simpang Siur Mudik Lokal di Kalteng, Bukti Pemerintah Lamban Tangani Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com