Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Laporan Akhir Kasus Novel Baswedan Telah Serahkan ke Kapolri

- Apahabar.com     Sabtu, 22 Desember 2018 - 10:18 WITA

Laporan Akhir Kasus Novel Baswedan Telah Serahkan ke Kapolri

Novel Baswedan. Foto-kompas.com

apahabar.com, JAKARTA – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menyerahkan laporan akhir Tim Pemantauan Proses Hukum kasus Novel Baswedan kepada kepolisian. Salah satu kesimpulannya, tim Polda bekerja terlalu lama.

“Komnas HAM telah menyerahkan laporan akhir kepada Kapolri melalui Wakil Kapolri pada hari Jumat, 21 Desember 2018 dan berencana untuk menyerahkan Laporan yang sama kepada Pimpinan KPK pada hari yang sama,” ujar Sandrayati Moniaga selaku ketua tim tersebut seperti dilansir republika.co.id, Jumat (21/12).

Ia menjelaskan, sampai saat ini, kejahatan yang dialami oleh Novel belum terungkap. Belum ada satupun pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka. Karena itu, Komnas HAM menyimpulkan bahwa Tim Polda bekerja terlalu lama.

“Lamanya proses pengungkapan diduga akibat dari kompleksitas permasalahan. Namun timbul pertanyaan apakah telah terjadi abuse of process,” katanya.

Baca Juga: Penyerangan Kadivpas Kemenkumham Kalsel Diduga Orang ‘Dalam’, Kakanwil Ogah Bela

Sebelumnya, Novel Baswedan mengalami penyerangan berupa penyiraman air keras berjenis asam sulfat atau H2SO4 pada Selasa 11 April 2017. Ia diserang seusai menunaikan shalat Subuh di masjid dekat kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Novel pun menjalani perawatan intensif di Singapura untuk menyembuhkan luka di matanya imbas penyerangan itu. Hingga akhirnya, Novel kembali pulang.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan, hingga kini penyidik masih terus berupaya untuk mencari pelaku teror penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Argo menyebut, penyidik terus mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi untuk mengungkap kasus tersebut. Namun, sampai saat ini tidak ada bukti kuat maupun keterangan saksi yang mengarah kepada pelaku tersebut.

“Tentunya, kita masih tetap mencari, kita tetap mencari informasi, periksa saksi-saksi seperti apa disitu. Nanti kita lihat seperti apa,” kata Argo beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Setahun, BNNK Banjarbaru Rehabilitasi Ratusan Pecandu Narkoba

Sumber : republika.co.id
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Episode Baru Ibu Depresi Diduga Bunuh 2 Anak di Batu Benawa HST
Abu Janda

Hukum

Diperiksa Senin, KNPI Banjarmasin Dukung Bareskrim Proses Abu Janda
apahabar.com

Hukum

Pengakuan Tersangka Pencabulan 15 Siswa SMA Di Tamban
apahabar.com

Hukum

Mucikari Online: Artis yang Menawarkan Diri
apahabar.com

Hukum

Polisi Kotabaru Nyamar Jadi Pembeli, 2 Budak Sabu Asal Batulicin Terjaring
apahabar.com

Hukum

Wah! Uang Rp 40 Juta Tertinggal di Gerbong KRL Tanah Abang-Serpong
apahabar.com

Hukum

Nyaris Diamuk Massa di Parkiran RSUD H Damanhuri Barabai, Warga Batu Benawa HST Ditetapkan Tersangka Maling Motor
Pemkot Banjarmasin

Hukum

Ketika Pejabat Pemkot Banjarmasin Rame-Rame Balikan Duit Korupsi KONI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com