Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh Tampil di Moto2 2020, Mandalika Racing Team (MRT) Pilih Dimas Ekky Jadi Tembalap Tim, Diluncurkan Rabu LIBUR PANJANG, Bandara Syamsudin Noor Mulai Bersiap BNNP Kalsel Sukses Gagalkan Transaksi 1 Kilogram Sabu di Komplek Citra Garden Kabupaten Banjar Pejabat Terpapar Covid-19, Pjs Wali Kota Banjarbaru Minta ASN Pedomani Prokes

Malam Tahun Baru, Warga Tabalong Antre LPG 3 Kg

- Apahabar.com Senin, 31 Desember 2018 - 23:46 WIB

Malam Tahun Baru, Warga Tabalong Antre LPG 3 Kg

Antrian warga Pasar Lama, Murung Pudak, Kabupaten Tabalong mendapatkan gas LGP 3 Kg. apahabar.com/Rizal

apahabar.com, TABALONG – Disaat warga lain sibuk menyambut malam pergantian tahun baru, ratusan warga Pasar Lama, Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, terpaksa harus mengantre LPG 3 kg.

Warga yang kebanyakan ibu rumah tangga ini terpaksa menunggu malam pergantian tahun dengan mengantre LPG 3kg.

“Kalau antre seperti ini, sudah lebih dari dua bulan terakhir,” kata Jatmiko salah seorang penjual pentol yang juga ikut dalam antrean, Senin (31/12) malam.

Baca Juga: HUT Satpam ke-38, Korps Kerah Putih Diminta Turut Kawal Situasi Aman di Tahun Politik

Sambil memboyong putrinya, Jatmiko sudah datang di pangkalan gas milik H M Fahrudinoor sejak pukul 08.06 malam Wita.

Jatmiko mengaku, tidak mampu beli LPG 3 kg dieceran karena harganya terlalu mahal, yakni Rp 30-40 ribu pertabung.

Dia dan warga lainya terpaksa menunggu hingga larut malam untuk mendapatkan satu tabung gas ‘melon’ 3kg.

Dengan membawa KTP serta uang 17.500 rupiah, Jatmiko harus menunggu lebih dari satu jam untuk dapat satu tabung.

“Biasanya sampai jam 11 malam lewat baru dapat satu tabung. Ini juga biasanya sampai tiga baris, jadi lebih lama nunggunya,” sambungnya.

Untuk antrean seperti ini kata Jatmiko hanya ada di Tabalong, di daerah lain seperti Barabai, Balangan tidak pernah terjadi.

“Kalau kata keluarga saya di Barabai itu harga diluar dari pangkalan tidak tinggi seperti ini jadi tidak antrean,”  jelasnya.

Sementara itu, salah seorang petugas pangkalan mengaku untuk pasokan LPG 3  kg terbilang lancar.

Menurutnya kedatangan truk pembawa LPG sesuai dengan yang dijawalkan.

Setiap kali datang satu buah truk biasanya membawa untuk dua buah pangkalan. Nah, khusus di Pangkalan H M Fahrudinoor seperti biasa dapat 580 tabung setiap kedatangan.

“Biasanya kita dapat full 580 tabung tapi kadang hanya separonya,” ucap petugas pangkalan, Nanang.

Nanang juga mengatakan untuk kedatangan truk biasanya pagi dan sore. Jika pagi LPG 3 kg akan habis siang hari. Tapi jika sore warga akan antre hingga malam hari.

Salah satu penyebab antrian adalah meningkatnya jumlah warga di daerah tersebut yang mengunakan LPG 3 kg.

Reporter : Rizal Khalqi
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Breaking News: Polsek Tapin Utara Temukan Puluhan Miras di Bunker Rahasia
apahabar.com

Kalsel

Pesan Ma’ruf Amin untuk Generasi Milenial, Ini Harapannya
apahabar.com

Kalsel

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Negara, Pemprov Kalsel Sudah Siapkan Lahan 300.000 Hektar
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lebat Berpotensi Guyur Tanbu dan Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Keluarga Pasrah, Farid Nekat Gelapkan Motor Diduga Gara-Gara Ini
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjar Banjarbaru, Petugas Temukan Pengendara dengan Suhu Badan Tinggi
apahabar.com

Kalsel

Dua Bahasyim Raih Perolehan Suara Terbanyak di HST, Berikut Hasil Pileg di Sana
apahabar.com

Kalsel

Gantikan Aris Purnomo, Jackson Lapalonga Nahkodai BNNP Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com