Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Maloy Batuta Trans Kalimantan Ditarget Akhir Januari

- Apahabar.com Sabtu, 29 Desember 2018 - 21:32 WIB

Maloy Batuta Trans Kalimantan Ditarget Akhir Januari

Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) di Kutai Timur hingga akhir Januari 2019, sebelum dioperasikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Foto-Sumatra.bisnis.com

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah pusat memperpanjang batas waktu penyiapan Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) di Kutai Timur hingga akhir Januari 2019, sebelum dioperasikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Dari 16 cek poin yang harus dipenuhi, saat ini tertinggal hanya tiga cek poin. Yakni, terkait proses enam blok lahan dari 519 hektar lahan MBTK yang belum selesai, gapura MBTK di simpang ruas jalan menuju Sangkulirang dan ketersediaan fasilitas pemadam kebakaran.

“Tinggal tiga cek poin yang harus kita penuhi. Saya mohon dukungan semua pihak agar masalah-masalah ini bisa segera ditangani dan MBTK bisa segera diresmikan Presiden,” kata Gubernur Isran Noor usai rapat bersama Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Kamis (27/12) dalam siaran persnya hari ini.

Tiga cek poin yang harus dipenuhi itu menurut Gubernur Isran optimis bisa dipenuhi sebelum akhir Januari tahun depan.

Soal lahan misalnya, pada rapat itu Bupati Kutai Timur Ismunandar sudah menjelaskan saat ini proses sudah dilakukan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi dan tinggal dilanjutkan ke BPN Pusat.

“Sedangkan gapura MBTK dan fasilitas pemadam kebakaran akan dikoordinasikan oleh Perusda MBS (Melati Bhakti Satya). Insya Allah selesai,” tambah Isran, mantan Bupati Kutim itu.

Baca Juga: Balikpapan Segera Bayarkan Tunggakan Rp2 Miliar ke BPJS Kesehatan

Saat ini, fasilitas jalan lingkungan, listrik, air bersih, bahkan pelabuhan berskala internasional sudah tersedia di kawasan tersebut. Khusus listrik dan air, kelak juga bisa dinikmati masyarakat sekitar kawasan industri.

Jika bisa segera diresmikan, maka investor akan mendapat banyak kemudahan dari kawasan ekonomi khusus ini, khususnya terkait pengolahan industri oleochemical, hingga industri pengolahan batu bara, termasuk karet, kakao, sawit dan lainnya. Diyakini Kutim akan berkembang pesat dengan kehadiran kawasan ekonomi khusus ini.

Mendampingi Gubernur Isran Noor dalam rapat tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan H Ichwansyah dan sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait dan Direktur Perusda MBS Agus Dwitarto. Sementara Menko Darmin Nasution didampingi beberapa Deputi dan Dirjen terkait.

Sumber: Humas Pemprov Kaltim
Editor: Fariz F

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

ODP Covid-19 Sudah Tersebar di Kelurahan Se-Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Pembukaan Porprov Kaltim VI di Sangatta, Isran: Ini yang Terbesar
apahabar.com

Kaltim

Jemput Bola, DPMPD Kaltim Teken Kontrak Kinerja Ratusan TPP
apahabar.com

Kaltim

Tuan Rumah Rakernas Forsesdasi: Momen Kenalkan Pariwisata Kaltim
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Lirik Potensi Limbah Sawit
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Siapkan Ribuan Armada, Antisipasi Lonjakan Arus Mudik
apahabar.com

Kaltim

Pekan Depan, Rusia Dijadwalkan Tinjau Proyek KA Kaltim
apahabar.com

Kaltim

Pengaliran Gas ke 4.270 Rumah di Penajam Tunggu Penyambungan Pipa Pertamina
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com