Wah, AS Mulai Tak Wajibkan Warganya Pakai Masker & Jaga Jarak Update Saham Spanyol, Indeks IBEX 35 Tergelincir 0,46 Persen Update Saham Inggris, Indeks FTSE 100 Tergerus 0,59 Persen Update Saham Jerman, Indeks DAX 30 Naik 49,46 poin Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam

Maloy Batuta Trans Kalimantan Ditarget Akhir Januari

- Apahabar.com Sabtu, 29 Desember 2018 - 21:32 WIB

Maloy Batuta Trans Kalimantan Ditarget Akhir Januari

Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) di Kutai Timur hingga akhir Januari 2019, sebelum dioperasikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Foto-Sumatra.bisnis.com

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah pusat memperpanjang batas waktu penyiapan Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) di Kutai Timur hingga akhir Januari 2019, sebelum dioperasikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Dari 16 cek poin yang harus dipenuhi, saat ini tertinggal hanya tiga cek poin. Yakni, terkait proses enam blok lahan dari 519 hektar lahan MBTK yang belum selesai, gapura MBTK di simpang ruas jalan menuju Sangkulirang dan ketersediaan fasilitas pemadam kebakaran.

“Tinggal tiga cek poin yang harus kita penuhi. Saya mohon dukungan semua pihak agar masalah-masalah ini bisa segera ditangani dan MBTK bisa segera diresmikan Presiden,” kata Gubernur Isran Noor usai rapat bersama Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Kamis (27/12) dalam siaran persnya hari ini.

Tiga cek poin yang harus dipenuhi itu menurut Gubernur Isran optimis bisa dipenuhi sebelum akhir Januari tahun depan.

Soal lahan misalnya, pada rapat itu Bupati Kutai Timur Ismunandar sudah menjelaskan saat ini proses sudah dilakukan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi dan tinggal dilanjutkan ke BPN Pusat.

“Sedangkan gapura MBTK dan fasilitas pemadam kebakaran akan dikoordinasikan oleh Perusda MBS (Melati Bhakti Satya). Insya Allah selesai,” tambah Isran, mantan Bupati Kutim itu.

Baca Juga: Balikpapan Segera Bayarkan Tunggakan Rp2 Miliar ke BPJS Kesehatan

Saat ini, fasilitas jalan lingkungan, listrik, air bersih, bahkan pelabuhan berskala internasional sudah tersedia di kawasan tersebut. Khusus listrik dan air, kelak juga bisa dinikmati masyarakat sekitar kawasan industri.

Jika bisa segera diresmikan, maka investor akan mendapat banyak kemudahan dari kawasan ekonomi khusus ini, khususnya terkait pengolahan industri oleochemical, hingga industri pengolahan batu bara, termasuk karet, kakao, sawit dan lainnya. Diyakini Kutim akan berkembang pesat dengan kehadiran kawasan ekonomi khusus ini.

Mendampingi Gubernur Isran Noor dalam rapat tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan H Ichwansyah dan sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait dan Direktur Perusda MBS Agus Dwitarto. Sementara Menko Darmin Nasution didampingi beberapa Deputi dan Dirjen terkait.

Sumber: Humas Pemprov Kaltim
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Rahmad Masud

Kaltim

Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi
apahabar.com

Kaltim

Gubernur Kaltim soal MBTK: “Investor Tak Perlu Pusing Urus Sewa Lahan”
apahabar.com

Kaltim

Darurat Covid-19, Perbatasan Kaltim-Kalsel Diperketat
sabu

Kaltim

Perbaiki Mesin Diupah Sabu, Mekanik di Balikpapan Timur Diringkus BNNK
PMI Balikpapan

Kaltim

PMI Balikpapan Tak Terima Bantuan Pakaian Bekas untuk Korban Banjir Kalsel

Kaltim

Diutus Presiden, Wamentan Tinjau Ketersediaan Pupuk di Bontang Kaltim
apahabar.com

Kaltim

Jumlah Koperasi di Kaltim Naik Tipis
apahabar.com

Kaltim

Esok Lusa, Gubernur Umumkan UMP Kaltim 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com