Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Alasan Mencengangkan Disdik Mengapa Anak SMP di Banjarmasin Harus Sekolah Tatap Muka

Mandiri Pangan, Kalsel Diminta Contoh Sumbar

- Apahabar.com Selasa, 11 Desember 2018 - 21:15 WIB

Mandiri Pangan, Kalsel Diminta Contoh Sumbar

Foto - Liputan6.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalimantan Selatan Danu Ismadi Saderi berpendapat, provinsinya bisa mencontoh Sumatera Barat (Sumber) dalam hal penanganan pangan.

Pendapat itu dia kemukakan menjawab Antara Kalsel di Banjarmasin, siang tadi, sebagai oleh-oleh dirinya mengikuti studi komparasi Komisi II DPRD provinsi tersebut yang juga membidangi pertanian (termasuk penanganan pangan) ke “Ranah Minang” Sumbar akhir pekan lalu.

Menurut mantan Kepala Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Banjarbaru, Kalsel itu, pemerintah provinsi (Pemprov) Sumbar bersama masyarakatnya cukup berhasil dalam penanganan pangan.

“Keberhasilan itu antara lain terlihat data mereka, yaitu sebagian besar Nagari di Ranah Minang sudah berstatus mandiri pangan,” ujar anggota DPRD Kalsel pangganti antarwaktu dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut mengutip keterangan Dinas Pangan Sumbar.

Selain itu, Sumbar juga terbanyak mendapatkan penghargaan bidang pertanian bila dibandingkan dengan provinsi di Indonesia, tutur wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel II/Kabupaten Banjar.

Begitu pula Pemprov Sumbar melalui Dinas Pangan setempat berhasil mendistribusikan pangan ke seluruh anak negeri mereka, demikian Danu Ismadi Saderi yang bergelar insinyur serta MS itu.

Baca Juga: Eksaminasi Putusan Tambang di Meratus, Walhi Libatkan Tiga Guru Besar

Dalam kunjungan kerja ke luar daerah, 6 – 8 Desember lalu, Komisi II DPRD Kalsel terbagi dua kelompok yaitu I ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipimpin ketuanya, Suwardi Sarlan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan sasaran studi komparasi mengenai kepariwisataan.

Sedangkan kelompok II studi komparasi ke Sumbar dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Rudiansyah dari Partai Golkar dengan sasaran mengenai pangan.

Sementara Kalsel sendiri dalam produksi padi tidak cuma sudah berswasembada, tetapi surplus, sehingga sejak belasan tahun terakhir masuk sepuluh besar penyangga ketahanan pangan nasional.

Kemudian dengan Gubernur Kalsel sekarang (H Sahbirin Noor) berkeinginan provisinya menjadi lumbung pangan Kalimantan sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016 – 2021.

Editor: Fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Lansia 2019, Pemko Banjarmasin Gelar Pasar Murah
apahabar.com

Kalsel

Hendak Selfie, Remaja Tewas di Air Terjun Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

UU No 13 Tahun 2018, Selamatkan Gagasan Pikiran Penulis
apahabar.com

Kalsel

Berharap Berkah Haul Guru Sekumpul, Wong Solo Bagikan 4.600 Nasi Kotak Gratis
apahabar.com

Kalsel

Ragam Alasan Warga Ketika Mencoba Lalui Check Point PSBB Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 20 September: 83,6 Persen Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Sedang Tutupi Padi, Ilewa Tewas Tersambar Petir
apahabar.com

Kalsel

Update Corona di Kalsel Pagi Ini: ODP Bertambah, Satu Positif Wafat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com