Wah, AS Mulai Tak Wajibkan Warganya Pakai Masker & Jaga Jarak Update Saham Spanyol, Indeks IBEX 35 Tergelincir 0,46 Persen Update Saham Inggris, Indeks FTSE 100 Tergerus 0,59 Persen Update Saham Jerman, Indeks DAX 30 Naik 49,46 poin Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam

Mangkrak Sejak Dibangun, RPH Banjarbaru Diduga Jadi Sarang Maksiat

and - Apahabar.com Minggu, 2 Desember 2018 - 21:32 WIB
and - Apahabar.com Minggu, 2 Desember 2018 - 21:32 WIB

Mangkrak Sejak Dibangun, RPH Banjarbaru Diduga Jadi Sarang Maksiat

MANGKRAK: Selesai dibangun sejak 2012, bangunan RPH di Jalan Gunung Kupang Kecamatan Cempaka ini tak terurus. Dari petunjuk penggunaan lem fox, dan alkohol, diduga bangunan ini jadi sarang maksiat. Foto-apahabar.com/Zepy

apahabar.com BANJARBARU – Kondisi bangunan Rumah Potong Hewan (RPH) kini tampak mengenaskan lantaran tak terurus. Bangunan di Jalan Gunung Kupang Kecamatan Cempaka itu tampak terbengkalai karena urung difungsikan sejak dibangun.

Selesai dibangun 2012 lalu, RPH milik Pemkot Banjarbaru itu hingga kini belum juga difungsikan. Selama enam tahun dibiarkan kosong.

Baca Juga : Pegunungan Meratus Berstatus Geopark Nasional

Dari pantauan sore tadi, gedung berlantai satu itu tampak mengalami kerusakan pada beberapa sisi. Kaca jendela banyak pecah. Pintu masuk rusak. Sampah juga terlihat di mana-mana.

Bahkan di sekitar RPH ini terlihat banyak sisa lem fox, dan botol alkohol. Ditengarai RPH kerap dipakai oleh orang tak bertanggung jawab untuk mabuk-mabukan.

RPH sendiri berdiri di atas tanah seluas dua hektar, dengan satu bangunan utama dan empat ruangan di dalamnya. Selain itu ada juga kandang hewan di belakangnya.

Bangunan ini dulunya selesai dibangun pada 2012 oleh Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Banjarbaru yang saat ini menjadi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan.

Nilai pembangunannya sekitar Rp 1,68 Miliar lebih saat itu.

Sejak selesai pembangunan enam tahun lalu, RPH ini tidak pernah digunakan sampai saat ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarbaru Siti Hamdah tak bisa dikonfirmasi mengenai hal ini. Telpon dan pesan singkat oleh media ini, tak kunjung mendapat respon apapun.

Baca Juga : Kebakaran Kapal di Jatim: 128 Selamat, Tiga Orang Masih Hilang

Penulis : Zepi Al Ayubi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

7 Jam Tenggelam, Jasad Warga Kelayan A Banjarmasin Akhirnya Ditemukan
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Kuin Cerucuk Diperkirakan Capai Ratusan Juta
apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, 4 Orang Lagi Warga Kotabaru Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Titik Terang Polemik Pemindahan dan Pemberhentian ASN di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Geger, Sesosok Mayat Mengapung di Bawah Jembatan Dewi
apahabar.com

Kalsel

Kotabaru Masih Zona Merah, 22 Orang Lagi Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Rawan, Warga Takisung Dijajal Wawasan Tanggap Bencana
apahabar.com

Kalsel

Bertambah Lagi, Enam Orang di Tapin Positif Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com