Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Mangkrak Sejak Dibangun, RPH Banjarbaru Diduga Jadi Sarang Maksiat

and - Apahabar.com Minggu, 2 Desember 2018 - 21:32 WIB
and - Apahabar.com Minggu, 2 Desember 2018 - 21:32 WIB

Mangkrak Sejak Dibangun, RPH Banjarbaru Diduga Jadi Sarang Maksiat

MANGKRAK: Selesai dibangun sejak 2012, bangunan RPH di Jalan Gunung Kupang Kecamatan Cempaka ini tak terurus. Dari petunjuk penggunaan lem fox, dan alkohol, diduga bangunan ini jadi sarang maksiat. Foto-apahabar.com/Zepy

apahabar.com BANJARBARU – Kondisi bangunan Rumah Potong Hewan (RPH) kini tampak mengenaskan lantaran tak terurus. Bangunan di Jalan Gunung Kupang Kecamatan Cempaka itu tampak terbengkalai karena urung difungsikan sejak dibangun.

Selesai dibangun 2012 lalu, RPH milik Pemkot Banjarbaru itu hingga kini belum juga difungsikan. Selama enam tahun dibiarkan kosong.

Baca Juga : Pegunungan Meratus Berstatus Geopark Nasional

Dari pantauan sore tadi, gedung berlantai satu itu tampak mengalami kerusakan pada beberapa sisi. Kaca jendela banyak pecah. Pintu masuk rusak. Sampah juga terlihat di mana-mana.

Bahkan di sekitar RPH ini terlihat banyak sisa lem fox, dan botol alkohol. Ditengarai RPH kerap dipakai oleh orang tak bertanggung jawab untuk mabuk-mabukan.

RPH sendiri berdiri di atas tanah seluas dua hektar, dengan satu bangunan utama dan empat ruangan di dalamnya. Selain itu ada juga kandang hewan di belakangnya.

Bangunan ini dulunya selesai dibangun pada 2012 oleh Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Banjarbaru yang saat ini menjadi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan.

Nilai pembangunannya sekitar Rp 1,68 Miliar lebih saat itu.

Sejak selesai pembangunan enam tahun lalu, RPH ini tidak pernah digunakan sampai saat ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarbaru Siti Hamdah tak bisa dikonfirmasi mengenai hal ini. Telpon dan pesan singkat oleh media ini, tak kunjung mendapat respon apapun.

Baca Juga : Kebakaran Kapal di Jatim: 128 Selamat, Tiga Orang Masih Hilang

Penulis : Zepi Al Ayubi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

3 Kali Diskor

Kalsel

3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam
apahabar.com

Kalsel

Omnibus Law, Kantor DPRD Kalsel Digeruduk Ribuan Buruh
apahabar.com

Kalsel

Tak Cuma Perwira, PHL Kebersihan Polres Batola Juga Dapat Penghargaan
apahabar.com

Kalsel

Alasan Mencengangkan Paman di Kotabaru Tega Cabuli Adik Sendiri
apahabar.com

Kalsel

Hujan Mengintai Mayoritas Wilayah Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Menteri Puan Resmi Buka Puncak Perayaan Harganas Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Kalsel, Wamen PUPR RI John Wempi Wetipo Akan Tinjau Sejumlah Proyek

Kalsel

Fenomena Anak di Balik Badut Jalanan Banjarmasin, Apa Alasannya?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com