Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Masker Wajah Kim Jong Un Picu Kontroversi di Korea Selatan

- Apahabar.com Sabtu, 15 Desember 2018 - 09:30 WIB

Masker Wajah Kim Jong Un Picu Kontroversi di Korea Selatan

Ilustrasi Masker Wajah Kim Jong Un Foto: BBC Magazine

apahabar.com, SEOUL – Perusahaan mode dan kosmetik Korea Selatan memicu kontroversi dengan masker wajah yang menampilkan Kim Jong-un.

Perusahaan itu mengatakan telah menjual lebih dari 25.000 ‘masker nuklir kelembaban unifikasi’ itu sejak Juni.

Kendati laku, banyak toko Korea Selatan memutuskan berhenti menjualnya karena munculnya reaksi publik dan kekhawatiran atas legalitas masker tersebut.

Di Korea Selatan, berbicara positif mengenai pemerintahan Korea Utara merupakan perbuatan pidana, meskipun tindakan hukum terkait undang-undang itu jarang dilakukan.

Baik Korea Utara dan Korea Selatan secara teknis masih dalam status berperang, tetapi belakangan terjadi peredaan ketegangan, bahkan para pemimpin kedua negara melakukan pembicaraan mengenai denuklirisasi.

Baca Juga : Indonesia-Taiwan Kerjasama Perlindungan Pekerja Migran

‘Agenda politik’ yang disebut ‘masker nuklir’ itu diciptakan oleh 5149, sebuah perusahaan mode dan kosmetik Korea Selatan.

Slogan-slogan ala propaganda mengklaim mereka mengandung air mineral dari Gunung Paektu. Dalam mitologi Korea, gunung berapi aktif yang sakral itu adalah tempat kelahiran Dangun, pendiri kerajaan Korea pertama lebih dari 4.000 tahun yang lalu.

Dalam sebuah wawancara dengan harian New York Times, pemimpin eksekutif 5149 Kwak Hyeon-ju mengatakan dia ingin agar masker itu merayakan KTT Korea yang diadakan “sekali dalam seumur hidup” pada awal tahun ini.

Puluhan warga Korea telah mengunggah foto mereka di media sosial dengan masker itu, yang harganya 4.000 won (Rp50 ribu).

“Secara pribadi, saya tidak suka barang dagangan mempromosikan agenda politik tertentu,” kata Irene Kim, seorang ahli perawatan kulit Korea Selatan, kepada South China Morning Post.

“Beberapa tahun yang lalu, Korea Utara adalah ancaman terbesar bagi negara kita… Kim Jong-un dilihat sebagai diktator dan seorang tiran yang tidak akan berhenti untuk mengganggu perdamaian dunia, sekarang dia menjadi wajah masker muka yang populer,” tambahnya.

Baca Juga : Penumpang Ini Lahirkan Bayinya dalam Penerbangan ke Istanbul

Sumber: Detik.com
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Akhirnya, Warga Kuba Bisa Akses Internet dari Ponsel Mereka
apahabar.com

Global

COP 24 di Polandia: WALHI Sumatera Soroti Pembangunan PLTU
apahabar.com

Global

Sengketa Dua Negara di Balik Penangkapan Petinggi Huawei
apahabar.com

Global

Mantan Presiden AS George H.W Bush Wafat pada Usia 94 Tahun
apahabar.com

Global

Trump Hingga PM India Ucapkan Belasungkawa untuk Tsunami Selat Sunda
apahabar.com

Global

Putin: Pemimpin Ukraina Dalangi Bentrok Angkatan Laut
apahabar.com

Global

Robot Penjelajah China Bersiap Mendarat di Titik Terjauh Bulan
apahabar.com

Global

Kelompok Bersenjata Serang Desa Mali dan Tewaskan 37 Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com