Sah! Jaksa Tetapkan Kades di Kelumpang Kotabaru Tersangka Pungli Cafe Jual Miras di Banjarmasin Bak Kebal Hukum, Buntut Izin Pusat? Catat! Pengecer di Banjarmasin Bakal Dilarang Jual Gas 3 Kg Dugaan Penggelembungan Suara Pilgub Kalsel, Muthalib: Paraf Saya Dipalsukan Lepas Kepemilikan Klub, Begini Penjelasan Manajemen Martapura FC

Masuk Tahun Politik, JK: Jangan Lupakan Ekonomi

- Apahabar.com Sabtu, 8 Desember 2018 - 16:03 WIB

Masuk Tahun Politik, JK: Jangan Lupakan Ekonomi

Foto - Tribunnews.com

apahabar.com, JAKARTA – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menutup Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) dan milad ke-28 Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) di Universitas Bandar Lampung, Sabtu.

Dalam sambutannya JK meminta agar di tahun politik ini tidak hanya meributkan pilihan capres-cawapres, dia meminta agar kemakmuran ekonomi, teknologi dan kewirausahaan juga terus dibicarakan dalam silaknas tersebut.

“Sehingga akhirnya kita mendapat politik, yang lain mendapat ekonominya. Akhirnya tiap kali mau Pemilu, Pilkada semua menghadap atau meminta dukungan atau restu daripada pengusaha ekonomi,” kata JK, Sabtu.

Dia menjelaskan, setelah pemilu dan pilkada pada akhirnya yang mengendalikan adalah yang menguasai ekonomi. Kemudian menurut JK, pengusaha sangat besar sekali pengaruhnya setiap mengambil keputusan pemerintah.”Karena itulah hanya bisa betul-betul membawa kesejahteraan, kemakmuraan apabila kita dapat menguasai ekonomi, teknologi, dan politik secara bersamaan,” kata JK.

JK juga mengingatkan agar ICMI harus memperkuat kelompok-kelompok keilmuan. Harus ada beberapa bisa kata JK yang harus difokuskan. Mulai dari sektor ekonomi, sosial, hingga kewirausahaan.”Kelompok-kelompok itu yang diperkuat ICMI. Karena kalau tidak pertemuannya agendanya jadi pertemuan politik,” ungkap JK.

Jika hanya membicarakan politik, kata JK Indonesia akan lupa dengan garapan sektor ekonomi. Yang akhirnya nanti politik kata JK akan menghadap pada ekonomi.”Mari kita bersama-sama berbagai bahwa penguasaan ekonomi, teknologi, keilmuaan dan lainnya harus jadi bagian utama dalam pembicaraan,” ungkapnya.

 

Sumber : Liputan6.com

Editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Alasan Kembali Naiknya Iuran BPJS Kesehatan
apahabar.com

Nasional

Gunung Sinabung di Karo Kembali Erupsi, Luncurkan Awan Panas Sejauh 2.000 Meter
apahabar.com

Nasional

Hadiri Pelantikan Presiden, Ini Kata Sandiaga
Kejagung

Nasional

Dijamin Istri, Buruh Tersangka Kebakaran di Kejagung RI Tak Ditahan
apahabar.com

Nasional

Ketua KPU Jelaskan Kendala Rekapitulasi Penghitungan Suara Luar Negeri
apahabar.com

Nasional

Selesaikan Masalah Pesangon PHK, RUU Cipta Kerja Masukkan Skema JKP
TNI Baku Tembak

Nasional

TNI Baku Tembak dengan KKB di Papua, 1 Prajurit Terluka
apahabar.com

Nasional

Gempa M 5,2 Guncang Bali
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com