Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Suami Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Dikenal Penanambaan Tak Seberuntung THM, Pembukaan Siring Pierre Tendean Ditunda Lagi Benarkah Depresi? Ibu Terduga Pembunuh Anak Kandung di Batu Benawa HST di Mata Warga KPK OTT Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna

Masyarakat Diminta Hindari Pesisir Pantai Selat Sunda Radius 1 Km

- Apahabar.com Rabu, 26 Desember 2018 - 03:33 WIB

Masyarakat Diminta Hindari Pesisir Pantai Selat Sunda Radius 1 Km

Ilustrasi Tsunami Selat Sunda. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Badan Meteorologi, Geofisika, dan Klimatologi (BMKG) meminta masyarakat untuk menghindari lokasi pesisir pantai di sekitar Selat Sunda dalam radius 500 meter sampai 1 kilometer.

“Kami meminta agar warga masyarakat tetap waspada dan menghindari lokasii pesisir atau pantai dalam radius 500 meter sampai 1 kilometer,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat jumpa pers di Gedung BMKG, Selasa (25/12) malam.

Hal tersebut, kata dia, terkait masih adanya potensi interaksi antara kondisi erupsi vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengakibatkan getaran-getaran dan juga potensi cuaca ekstrem.

“Terutama besok pagi masih juga terjadi dan potensi gelombang laut yang tinggi masih juga terjadi,” ucap Dwikorita.

Saat ini, lanjut dia, BMKG bersama Badan Geologi dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman terus melakukan pemantauan kondisi aktivitas tremor Gunung Anak Krakatau serta kondisi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.

“Karena seluruh kondisi tersebut dapat sewaktu-waktu berpotensi mengakibatkan longsor kembali, tebing kawah Gunung Anak Krakatau ke laut, dan dikhawatirkan dapat berpotensi memicu tsunami seperti hipotesa yang kami sampaikan pada 22 Desember 2018,” kata Dwikorita.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Hindari Pesisir Pantai Selat Sunda Radius 1 Km

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Selasa (25/12) pukul 13.00 WIB, korban jiwa akibat tsunami di Selat Sunda mencapai 492 orang.

BNPB juga mencatat hingga hari ketiga pascatsunami Selat Sunda, sebanyak 1.485 orang luka-luka, 154 hilang dan 16.082 orang mengungsi akibat tsunami pada Sabtu (22/12) malam tersebut.

Tsunami tersebut berdampak pada lima kabupaten yaitu Pandeglang dan Serang di Provinsi Banten, serta Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran dan Tanggamus, Provinsi Lampung.

Sumber : Antara
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kembali Jadi Menteri Keuangan, Sri Mulyani: Ini Suatu Kehormatan Bagi Saya

Nasional

Jokowi Minta Soal Vaksin Covid-19 Jangan Tergesa-gesa
apahabar.com

Nasional

Pasukan Oranye Kaget, Mahluk Raksasa Ini Nongol dari Selokan Kebayoran Lama
apahabar.com

Nasional

Positif Corona, Menteri Kesehatan Inggris Isolasi Diri Sendiri
apahabar.com

Nasional

Proses Persidangan 7 Anggota KNPB Dipindahkan ke Kaltim
apahabar.com

Nasional

Banyak Tulisan di Gelang Jamaah Haji, Ternyata Ini Fungsinya
apahabar.com

Nasional

Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI
apahabar.com

Nasional

Penasihat KPK Ancam Mundur Bila Capim Bermasalah Terpilih
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com