Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Masyarakat Meulaboh Ziarahi Kubur Korban Tsunami

- Apahabar.com Rabu, 26 Desember 2018 - 12:02 WIB

Masyarakat Meulaboh Ziarahi Kubur Korban Tsunami

apahabar.com, MEULABOH – Sebagian masyarakat Meulaboh berziarah dan berdoa di kuburan massal korban amuk tsunami 14 tahun yang lalu, di Kabupaten Aceh Barat.

“Di sini berdoa, sambil menabur air dan bunga serta membaca yasin, walau pun tidak tahu yang mana pusara orang tua saya,” kata Irna (42) warga di lokasi kuburan massal korban tsunami Pantai Ujung Karang, Meulaboh, Rabu (26/12).

Saat bencana mahadahsyat Minggu pagi 26 Desember 2004 silam, setelah gempa berkekuatan magnitudo 9,3 skala righter (SR) merubuhkan bangunan, tsunami menyusul meratakan daerah pesisir Aceh Barat.

Dia mengaku kehilangan keluarga dan seorang anak tunggalnya saat bencana itu datang, mereka dulunya tinggal di kawasan Desa Suak Indra Puri yang pernah menjadi pusat rekreasi warga Aceh karena panorama alam dan lautnya.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Hindari Pesisir Pantai Selat Sunda Radius 1 Km

“Setiap tahun saya bersama suami datang ke sini, baca yasin, berdoa dan berzikir walau pun tidak ada kegiatan seremonial pemerintah. Tahun lalu di sini ada kegiatan dan tahun ini dipusatkan di Masjid Agung,” sebut guru sekolah di Aceh Barat itu.

Masyarakat di Kabupaten Aceh Barat, serta Aceh secara umum mengadakan berbagai kegiatan mengenang 14 tahun gempa dan tsunami yang pernah meluluh-lantakkan wilayah pesisir setempat 14 tahun silam.

Di Aceh Barat terdapat dua titik lokasi kuburan massal korban tsunami yang direnovasi secara rutin oleh pemerintah daerah yakni di Ujung Karang, Desa Suak Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan dan di Desa Beureungang, Kecamatan Kaway XVI.

Sejak dua hari terakhir, komplek kuburan massal di Aceh Barat selalu ada kegiatan, baik perawatan, pembersihan serta dikunjungi oleh keluarga yang masih tersisa pasca tsunami 2004.

“Kegiatan gotong royong yang kita laksanakan bersama TNI-Polri dan dinas terkait sebagai bentuk penghormatan dan menghargai sejarah. Ini adalah sejarah yang tidak boleh kita lupakan,” kata Komandan Kodim 0105/ Aceh Barat Letkol Kav Nurul Diyanto, S.Pd.

Baca Juga: UAS Bersama 10 Ribu Jemaah Bakal Peringati 14 Tahun Tsunami Aceh

Sumber: Antara
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

PMI Masih Siagakan Ratusan Personel di Lokasi Terdampak Erupsi Gunung Merapi
apahabar.com

Nasional

Dibuka Siang Ini, Begini Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 5
apahabar.com

Nasional

Nadiem Tegaskan Pembukaan Sekolah di Zona Hijau Kedepankan Protokol Kesehatan
apahabar.com

Nasional

BREAKING NEWS: Jokowi Teken UU Ciptaker 1.187 Halaman, Nomor 11 Tahun 2020
apahabar.com

Nasional

Jubir Presiden: Perayaan Kemerdekaan RI Momentum untuk Bangkit
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Ani Yudhoyono Peduli Masyarakat Daerah Bencana
apahabar.com

Nasional

PWI Aceh Gelar Doa Bersama Korban Tsunami
apahabar.com

Nasional

Alasan Pengadilan Larang Sidang Ratna Sarumpaet Disiarkan Live
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com