Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam!

Mau Turunkan Asam Urat, Baca Disini

- Apahabar.com Senin, 31 Desember 2018 - 12:05 WIB

Mau Turunkan Asam Urat, Baca Disini

Asam urat bisa menyerang siapa saja. Cirinya, nyeri pada sendi. Foto-Tribun Jabar

“Kami melihat efek langsung, selama sembilan minggu, dan kami berhipotesis bahwa ini akan membaik seiring waktu,” kata peneliti utama Dr Brad Bolling, seorang profesor ilmu makanan, kepada Daily Mail Online.

Peradangan kronis dikaitkan dengan obesitas, sindrom metabolik, penyakit kardiovaskular, dan penyakit lainnya. Peradangan dapat menjadi baik karena merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh bawaan, lini pertahanan pertama kita melawan penyakit dan cedera.

Obat anti-inflamasi seperti aspirin, naproxen, hidrokortison dan prednison dapat membantu mengurangi efek peradangan kronis. Tetapi masing-masing membawa risiko dan efek sampingnya sendiri.

Jadi selama dua dekade terakhir para ilmuwan telah melihat berbagai alternatif, terutama perawatan yang aman, lembut, dan jangka panjang. Yogurt, kata Dr Bolling, tampaknya menjadi produk susu paling menjanjikan untuk melawan peradangan berbahaya.

Yogurt dibuat dengan memasukkan susu dengan bakteri ‘baik’, menyebabkannya memfermentasi. Bakteri hidup ini merangsang bakteri ramah usus, dan menekan bakteri berbahaya.

Dr Bolling mengakui bahwa, penelitiannya tidak mengeksplorasi jumlah yang lebih tinggi dari 12 ons yogurt sehari (sekitar 300 kalori), karena itu sedikit lebih dari setengah porsi harian yang direkomendasikan untuk susu di Amerika Serikat.

Penelitian ini juga tidak mengidentifikasi senyawa mana dalam yogurt, yang bertanggung jawab atas pergeseran biomarker, yang terkait dengan efek kesehatan atau bagaimana mereka bertindak dalam tubuh.

Baca Juga: Mengkonsumsi Kopi dapat Mencegah Penyakit Parkinson

Sumber: Vivanews
Editor: Syarif

 

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Kenapa Tidak Semua Perokok Kena Kanker Paru? Tidak Merokok Malah Kena
apahabar.com

Gaya

Ternyata Bayi dan Anak Bisa Terserang Stroke, Kenali Penyebab dan Solusinya
apahabar.com

Gaya

Janda Bolong Jenis Tanaman Monstera yang Lagi Naik Daun
apahabar.com

Gaya

Mau Ponsel Gaming dengan Harga 2 Jutaan? Ini Daftarnya
apahabar.com

Gaya

Asah Bakat Anak Bersama RDP Agency
apahabar.com

Gaya

Minum Suplemen Peningkat Sistem Imun Sebaiknya Ada Jeda, Simak Kata Pakar
apahabar.com

Gaya

Dukung PJJ, Advan Liris Nasa Plus
apahabar.com

Gaya

Makan Siang Tanpa Karbohidrat Turunkan Berat Badan, Benarkah?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com