Jokowi Telepon Paman Birin, TNI Terjunkan Kopaska hingga Puluhan Perahu Karet Kapolres Balangan Siap Salurkan Bantuan Adaro ke Masyarakat Terdampak Banjir Tiba di Kalsel, Panglima TNI Marsekal Hadi Tinjau Banjir di Objek Vital BPBD Kapuas Kembali Ingatkan Warga, Waspada Cuaca Ekstrem Bantu Warga Terdampak Banjir, Sekretariat PDIP Kalsel Disulap Jadi Tempat Pengungsian

Mengenal Khasiat Jengkol, Makanan Khas Banjar Bercampur Lalaan

- Apahabar.com Sabtu, 8 Desember 2018 - 22:40 WIB

Mengenal Khasiat Jengkol, Makanan Khas Banjar Bercampur Lalaan

Stand Kedai Jengkol Hj Fatimah di festival Kuliner Banjar 2018. Foto: apahabar.com/Marlianti

apahabar.com, BANJARMASIN- Pasti sudah banyak yang tahu dengan makanan jengkol merupakan khas Indonesia. Makanan jengkol juga ada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Di Banua, jengkol biasa disebut Jaring.

Oleh masyarakat lokal, jaring biasanya disantap dengan lalaan yang terbuat dari kelapa yang sudah diparut. Diana anak dari Fatimah penjual Jaring setempat membeberkan cara pengolahan jaring.

Ditemui di festival Kuliner Banjar 2018, Diana berbagai resep yang sudah diperolehnya secara turun-temurun. Cara pengolahan Jaring betumbuk, sebut dia, yaitu kulit pertama dikelupas dengan cara ditumbuk menggunakan alat Palu yang dikhususkan. Kemudian direbus agar proses pengolahan kulit kedua lebih gampang.

“Untuk proses kedua minimal membutuhkan waktu selama 2 hari,” ujarnya dalam bincang ringan dengan apahabar.com, sore tadi.

Dikatakan, perebusan jaring membutuhkan waktu semalaman dengan menggunakan air hangat biasa dalam membuat jaring betumbuk.

Baca Juga : Diana Terpaksa Bolak Balik Sediakan Jengkol di Festival Kuliner Banjar

Jengkol, ujar Diana, juga memiliki manfaat atau khasiat untuk kesehatan.

“Kalau untuk kesehatan tidak perlu mencampur dengan lalaan, cukup alami saja dengan jaring,” terang Diana yang sudah turun-menurun dari nenek moyang berjualan jaring.

Jaring tanpa lalaan juga bermanfaat untuk kanker, ginjal, dan susah buang air kecil, katanya lagi.

Sebelumnya, dia mengatakan, Jaring tidak hanya didatangkan dari Amuntai, Barabai, Pelihari, tetapi juga dari Pontianak, Kalimantan Barat, dan, Medan Sumatera Utara berdasarkan banyaknya permintaan.

Sementara itu, berdasarkan pantauan, tidak hanya jaring betumbuk, ada juga semur jengkol, rendang jengkol, dan balado jengkol. Bagi para wisatawan luar yang ingin berkunjung alangkah baiknya mencicipi makanan khas banjar yang satu ini.

Baca Juga : Jamur Tiram Ramaikan Festival Kuliner Banjar

Reporter: Marlianti
Editor: Fariz

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Vivo Y20s, Punya Spesifikasi Mumpuni dengan Harga Terjangkau
apahabar.com

Gaya

Arloji Pintar OPPO Segera Masuk Indonesia
apahabar.com

Gaya

Mencicipi Sedapnya Nasi Kuning Sinar Pagi Batulicin
apahabar.com

Gaya

Cara Jitu Jaga Kesehatan Selama Berpuasa

Gaya

Drumstick Pack dan Nasi Goreng ala Solchic Banjarmasin Siap Jadi yang Terfavorit
apahabar.com

Gaya

Rapat di Cafe Rumah The Panasdalam, SMA 4 Banjarmasin akan Gelar Reuni Akbar
apahabar.com

Gaya

Penerus CB yang Melegenda, Honda CB-F Concept
apahabar.com

Gaya

Jangan Anggap Remeh, Bersepeda Juga Perlu Persiapan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com