Lampu Hijau Buka Masker, Pakar Covid-19 ULM: Hati-Hati Blunder Tabrakan Maut BPK Terulang Lagi, Apa Kabar Perda Damkar Banjarmasin? Perkuat Keandalan Listrik Kalseltengtim dengan Sistem Looping Jaringan Tersangka! Sopir BPK Penabrak 2 Pemotor di Banjarmasin Selatan Tuntut Pemerataan, Besok Buruh SIS ADMO Tabalong Juga Minta Pembagian Windfall

Mengenal Maria Walanda Maramis: Pendobrak, dan Pejuang Emansipasi Perempuan

- Apahabar.com     Sabtu, 1 Desember 2018 - 13:05 WITA

Mengenal Maria Walanda Maramis:  Pendobrak, dan Pejuang Emansipasi Perempuan

Maria Walanda Maramis - Pahlawan Nasional. Foto : perempuanpelopor.blogspot.com

apahabar.com, BANJARMASIN- Nama Maria Walanda Maramis mengisi daftar terpopuler di mesin pencarian Google, hari ini. Siapakah Maria?

Maria Walanda Maramis memiliki nama lahir Maria Josephine Catherine Maramis. Maria lahir di Kema, Sulawesi Utara, 1 Desember 1872. Hari ini adalah ulang tahunnya.

Tepat di usia 51 tahun, pada 22 April 1924 lalu ia mengembuskan napas terakhir. Namanya selalu dikenang masyarakat Minahasa. Setiap 1 Desember, masyarakat di Kema, sebuah desa kecil di Minasa memperingati hari Ibu Maria Walanda Marami.

Penghargaan Doodle oleh google hari diberikan ke Maria bukan tanpa alasan. Menyandang gelar Pahlawan Nasional Indonesia, ia berjuang tanpa lelah untuk kemajuan wanita di negara asalnya pada awal abad ke-20.

Mengutip keterangan Tribunnews.com, Maria dianggap sebagai sosok pendobrak adat, pejuang kemajuan dan emansipasi perempuan dunia politik.

Menurut Nicholas Graafland, dalam Nederlandsche Zendeling Genootschap tahun 1981, Maria ditahbiskan sebagai salah satu perempuan teladan Minahasa.

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Panggil Duta Besar Prancis, Indonesia Kecam Ulah Macron
apahabar.com

Nasional

Cabut Pembatasan Medsos, Warganet Diminta Sebarkan Hal Positif
Jenderal Andika Perkasa

Nasional

Besok, DPR Gelar Paripurna Tetapkan Jenderal Andika Perkasa Menjadi Panglima TNI
Mahfud MD

Nasional

Vaksin Berbayar Batal, Mahfud MD Ungkap Pemicu Awal Kebijakan
Vaksin

Nasional

Soal Vaksin Covid-19, IDI Tunggu BPOM Keluarkan Izin
perawat

Nasional

Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Dijerat Pasal Berlapis
Kotabaru

Nasional

IDI Panggil Dokter Lois Soal Pernyataan Tak Percaya Covid-19
apahabar.com

Nasional

Mayat Mr X Ditemukan di Sungai Tabuk, Korban Pembunuhan?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com