Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB

Mengkonsumsi Kopi dapat Mencegah Penyakit Parkinson

- Apahabar.com Senin, 31 Desember 2018 - 09:23 WIB

Mengkonsumsi Kopi dapat Mencegah Penyakit Parkinson

Ilustrasi Kopi. Foto - Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Di Amerika Serikat, ada lebih dari 60 ribu orang yang didiagnosis mengidap penyakit Parkinson setiap harinya. Kondisi ini terjadi karena penurunan daya kerja sel saraf secara bertahap pada otak bagian tengah yang berfungsi untuk mengatur pergerakan tubuh. Biasanya, Parkinson ditandai dengan terjadinya tremor atau gemetaran.

Parkinson adalah kondisi progresif yang tidak ada obatnya. Berbagai perawatan yang ada saat ini hanyalah membantu mengatasi gejalanya saja. Tetapi rupanya, belum lama ini, sebuah penelitian menunjukkan bahwa kopi dapat membantu melindungi seseorang terkena penyakit Parkinson.

Diduga, kafein di dalam kopi memiliki peranan besar dalam hal ini. Tetapi dalam penelitian tersebut, diketahui bahwa kopi tanpa kafein juga mampu memberikan perlindungan terhadap penurunan daya kerja sel saraf dalam penyakit Parkinson.

Baca Juga: Upaya Penanganan Adiksi Online Game

Dikutip dari health.uzone.id, kopi sendiri mengandung ratusan senyawa yang bisa berinteraksi dengan zat-zat kimia di dalam tubuh. Para peneliti menemukan senyawa bernama eicosanoyl-5-hydroxytryptamide (EHT) yang disebut-sebut mampu memperlambat timbulnya penyakit Parkinson.

EHT adalah turunan asam lemak dari serotonin yang ditemukan dalam lapisan lilin biji kopi. EHT tidak ada kaitannya dengan kafein dalam dalam penelitian disebutkan bahwa senyawa ini memiliki sifat melindungi saraf dan anti-inflamasi.

“EHT adalah senyawa yang ditemukan dalam berbagai jenis kopi, tetapi jumlahnya bervariasi. Penting untuk menentukan jumlah dan rasio yang tepat agar orang-orang tidak terlalu banyak mengkonsumsi kafein karena tidak bagus untuk kesehatan,” tulis M. Maral Mouradian selaku penulis utama dalam penelitan ini.

Baca Juga: Jumlah Penderita Obesitas di Indonesia Meroket

Penelitian ini dilakukan oleh tim peneliti dari Rutgers Robert Wood Johnson Medical School Institute for Neurological Therapeutics di New Jersey, Amerika Serikat, yang mempublikasikan penelitiannya ke dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Meski demikian, penelitian ini harus dikaji lebih detail lagi. Karena kopi adalah minuman yang sangat kompleks, tim peneliti percaya bahwa ada pula komponen lain di dalam kopi yang juga memiliki peran penting dalam mengatasi penyakit Parkinson.

Selain itu, lokasi penanaman biji kopi, teknik yang digunakan untuk memanen, memanggang dan menyeduh kopi juga bisa menjadi penentu lainnya. Sehingga, harus ada banyak penelitian lain yang dilakukan.

Baca Juga: 9 Bahaya Minuman Beralkohol bagi Kesehatan

Sumber: health.uzone.id
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Komunitas Driver Mahligai Sehati Taati Aturan Main
apahabar.com

Gaya

Tren Instagram dan Minat Warganet Indonesia Sepanjang 2019
apahabar.com

Gaya

Empat Pertanda Kontraksi Palsu Saat Hamil
apahabar.com

Gaya

Soal Dugaan Konspirasi di Balik Covid-19, Simak Kata Peneliti Indonesia
apahabar.com

Gaya

Kenapa Tidak Semua Perokok Kena Kanker Paru? Tidak Merokok Malah Kena
apahabar.com

Gaya

Klaim Asuransi Kerusakan dan Kehilangan Mobil di Kalsel Minim
apahabar.com

Gaya

Regulasi IMEI Berlaku Mulai Hari ini, Simak Cara Mengeceknya di Ponsel
apahabar.com

Gaya

Cegah Penularan Covid-19, Tak Melulu Soal Cara Pakai Masker
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com