Lari ke Kaltim, Terduga Buronan Kalsel Jadi Buruan di Hutan Samboja! Hasil PSU di Kabupaten Banjar; BirinMu Menang Besar, Ini Rinciannya Harga Minyak Terdongkrak Ramalan Kenaikan Permintaan DITANGKAP! Terduga Pembunuh Sopir Truk PT BKB di Tapin Kalsel Fakta Baru Kasus Pembunuhan Sopir Truk di Jalan Hauling Tapin

Menpar Tak Ingin Ada “Wisata Remang-Remang” di Indonesia

- Apahabar.com Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:00 WIB

Menpar Tak Ingin Ada “Wisata Remang-Remang” di Indonesia

Menpar Arief Yahya.Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyatakan tidak ingin ada “wisata remang-remang” di Indonesia sehingga terus berupaya mempromosikan produk-produk wisata halal yang lebih bervariasi.

“Jadi kalau fenomena remang-remang, dibuat terang saja,” kata Menpar Arief Yahya di Jakarta seperti dikutip apahabar.com dari Antara, Sabtu (15/12).

Ia tidak menampik bahwa fenomena “wisata remang-remang” yang kerap menjadi asoasiasi bagi praktik prostitusi sering kali tidak terelakkan dan terjadi di negara manapun di dunia.

Arief bahkan menyebut fenomena serupa seperti halnya terorisme yang bisa terjadi di mana saja.

“Khusus wisata seperti ini ada kota yang mungkin dijadikan contoh seperti di Surabaya misalnya, hal seperti itu ada tapi tidak mengganggu,” katanya.

Memang menurut dia, secara umum bahwa fenomena tersebut di Indonesia khususnya tidak terkait langsung dengan naik turunnya jumlah kunjungan wisatawan baik wisman maupun wisnus.

Untuk mengatasi fenomena itu, pihaknya semakin gencar mempromosikan produk-produk dan paket wisata halal.

“Kita gencar introduce wisata halal dan wisata halal Indonesia saat ini menempati posisi nomor 2 dari tiga tahun sebelumnya di nomor 6 pada Global Moslem Travel Index,” katanya.

Ia menegaskan dengan promosi yang semakin baik, semakin bagus, dan kian menarik maka besar kecenderungan wisata remang-remang di Tanah Air akan berkurang dan tergerus.

Arief sendiri meyakini sampai saat ini Indonesia tidak pernah tercitrakan sebagai destinasi wisata remang-remang.

“Ada negara lain yang punya destinasi dan diposisikan seperti itu tapi Indonesia tidak pernah dipersepsikan seperti itu,” katanya.

Oleh karena itu, citra pariwisata yang positif kata Menpar harus menjadi modal untuk meningkatkan kinerja pariwisata di Tanah Air.

Baca Juga: BPODT Berharap Bandara Silangit Tambah Penerbangan Internasional

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Transaksi Perhiasan Meningkat Jelang Lebaran
Pilwali

Tak Berkategori

Debat Pertama Pilwali Banjarbaru 2020 Usai, Haji Martinus-Jaya Mengaku Puas
Pemain Futsal Wanita Banjarmasin

Kalsel

Viral, Gadis Cantik asal Banjarmasin Jago Main Futsal, Netizen Baper!
apahabar.com

Tak Berkategori

Dermaster Klinik Buka Cabang Baru di Balikpapan
apahabar.com

Tak Berkategori

Kembali Erupsi, BPBD: Gunung Sinabung luncurkan Awan Panas 2.000 Meter
Virtual

Tak Berkategori

Momen Lebaran Idulfitri di Rutan Barabai, WBP Andalkan Bertemu Virtual

Gaya

Suami Ultah, Maia Beri kejutan

Tak Berkategori

Sambut Hari Pahlawan 10 November 2020, Mensos Singgung Ketidakpedulian Anak Muda, Ini Sejarahnya!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com