3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Menpar Tak Ingin Ada “Wisata Remang-Remang” di Indonesia

- Apahabar.com Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:00 WIB

Menpar Tak Ingin Ada “Wisata Remang-Remang” di Indonesia

Menpar Arief Yahya.Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyatakan tidak ingin ada “wisata remang-remang” di Indonesia sehingga terus berupaya mempromosikan produk-produk wisata halal yang lebih bervariasi.

“Jadi kalau fenomena remang-remang, dibuat terang saja,” kata Menpar Arief Yahya di Jakarta seperti dikutip apahabar.com dari Antara, Sabtu (15/12).

Ia tidak menampik bahwa fenomena “wisata remang-remang” yang kerap menjadi asoasiasi bagi praktik prostitusi sering kali tidak terelakkan dan terjadi di negara manapun di dunia.

Arief bahkan menyebut fenomena serupa seperti halnya terorisme yang bisa terjadi di mana saja.

“Khusus wisata seperti ini ada kota yang mungkin dijadikan contoh seperti di Surabaya misalnya, hal seperti itu ada tapi tidak mengganggu,” katanya.

Memang menurut dia, secara umum bahwa fenomena tersebut di Indonesia khususnya tidak terkait langsung dengan naik turunnya jumlah kunjungan wisatawan baik wisman maupun wisnus.

Untuk mengatasi fenomena itu, pihaknya semakin gencar mempromosikan produk-produk dan paket wisata halal.

“Kita gencar introduce wisata halal dan wisata halal Indonesia saat ini menempati posisi nomor 2 dari tiga tahun sebelumnya di nomor 6 pada Global Moslem Travel Index,” katanya.

Ia menegaskan dengan promosi yang semakin baik, semakin bagus, dan kian menarik maka besar kecenderungan wisata remang-remang di Tanah Air akan berkurang dan tergerus.

Arief sendiri meyakini sampai saat ini Indonesia tidak pernah tercitrakan sebagai destinasi wisata remang-remang.

“Ada negara lain yang punya destinasi dan diposisikan seperti itu tapi Indonesia tidak pernah dipersepsikan seperti itu,” katanya.

Oleh karena itu, citra pariwisata yang positif kata Menpar harus menjadi modal untuk meningkatkan kinerja pariwisata di Tanah Air.

Baca Juga: BPODT Berharap Bandara Silangit Tambah Penerbangan Internasional

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kakek

Tak Berkategori

Viral Dipukuli karena Rokok: Kakek Basri Dilarikan ke UGD Lagi!
apahabar.com

Tak Berkategori

Jumatan di Al-Karomah: Teratur di Dalam, Rapat di Luar
apahabar.com

Tak Berkategori

Hasil Tes Urine, Pilot Batik Air yang Pingsan Negatif Narkoba
apahabar.com

Tak Berkategori

Kenalkan Potensi Wisata, KNPI Kapuas Susuri Pulau Kupang
apahabar.com

Tak Berkategori

Resmi Ditutup, Hanya 2 Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang Mendaftar di Pilgub Kalsel 2020
apahabar.com

Tak Berkategori

DPRD Banjarmasin Sahkan APBD-P 2020, Pendapatan Berkurang Hingga Ratusan Miliar
apahabar.com

Tak Berkategori

Susur Sungai Masih Bisa Meski Siring Piere Tendean Ditutup
apahabar.com

Tak Berkategori

Kuota Internet Belajar Tahap Pertama Oktober 2020 Dikirim Hari Ini, Begini Cara Komplain Bila Belum Terima!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com