‘Olahraga’ Malam, Ratusan Pemuda di Tapin Arak Motor Sampai Polres CEK FAKTA: Covid-19 Jadi Ladang Bisnis RS di Banjarmasin? Duh, Zona Hitam Covid-19 di Banjarmasin Bertambah! Selama Pandemi, Biaya Operasional Bekantan Kalsel Kian Melonjak Belasan Warga Kalsel Terimbas Penyusutan Karyawan Lion Air




Home Tak Berkategori

Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:00 WIB

Menpar Tak Ingin Ada “Wisata Remang-Remang” di Indonesia

Redaksi - Apahabar.com

Menpar Arief Yahya.Foto-Antara

Menpar Arief Yahya.Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyatakan tidak ingin ada “wisata remang-remang” di Indonesia sehingga terus berupaya mempromosikan produk-produk wisata halal yang lebih bervariasi.

“Jadi kalau fenomena remang-remang, dibuat terang saja,” kata Menpar Arief Yahya di Jakarta seperti dikutip apahabar.com dari Antara, Sabtu (15/12).

Ia tidak menampik bahwa fenomena “wisata remang-remang” yang kerap menjadi asoasiasi bagi praktik prostitusi sering kali tidak terelakkan dan terjadi di negara manapun di dunia.

Arief bahkan menyebut fenomena serupa seperti halnya terorisme yang bisa terjadi di mana saja.

“Khusus wisata seperti ini ada kota yang mungkin dijadikan contoh seperti di Surabaya misalnya, hal seperti itu ada tapi tidak mengganggu,” katanya.

Memang menurut dia, secara umum bahwa fenomena tersebut di Indonesia khususnya tidak terkait langsung dengan naik turunnya jumlah kunjungan wisatawan baik wisman maupun wisnus.

Untuk mengatasi fenomena itu, pihaknya semakin gencar mempromosikan produk-produk dan paket wisata halal.

“Kita gencar introduce wisata halal dan wisata halal Indonesia saat ini menempati posisi nomor 2 dari tiga tahun sebelumnya di nomor 6 pada Global Moslem Travel Index,” katanya.

Ia menegaskan dengan promosi yang semakin baik, semakin bagus, dan kian menarik maka besar kecenderungan wisata remang-remang di Tanah Air akan berkurang dan tergerus.

Arief sendiri meyakini sampai saat ini Indonesia tidak pernah tercitrakan sebagai destinasi wisata remang-remang.

“Ada negara lain yang punya destinasi dan diposisikan seperti itu tapi Indonesia tidak pernah dipersepsikan seperti itu,” katanya.

Oleh karena itu, citra pariwisata yang positif kata Menpar harus menjadi modal untuk meningkatkan kinerja pariwisata di Tanah Air.

Baca Juga: BPODT Berharap Bandara Silangit Tambah Penerbangan Internasional

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

PSBB Banjarmasin Berlaku Hari ini, Jamaah Tabligh Ikut Anjuran Pemerintah
apahabar.com

Tak Berkategori

SBMPTN 2019, Berikut Tahapan Pendaftaran di ULM
apahabar.com

Tak Berkategori

Bertemu Dubes Arab Saudi, Menag RI Singgung Penambahan Kuota Jemaah Haji Indonesia
apahabar.com

Tak Berkategori

FIFAPro Pertanyakan Langkah PSSI Soal Pangkas Gaji Pemain
apahabar.com

Tak Berkategori

Seru, Stabilo Band ‘Unjuk Gigi’ di Panggung Cafe The Panas Dalam
apahabar.com

Tak Berkategori

Kekurangan APD, Sejumlah Tim Kesehatan Masih Pakai Jas Hujan
apahabar.com

Tak Berkategori

Songsong Pilkada 2020, PDI Perjuangan Kalsel Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
apahabar.com

Kalbar

Idulfitri, Prajurit Kodim Banjarmasin Siaga PSBB Jilid III
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com