Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Menteri Budi Imbau Keselamatan Berkendara Saat Perayaan Maulid

- Apahabar.com Minggu, 2 Desember 2018 - 22:29 WIB

Menteri Budi Imbau Keselamatan Berkendara Saat Perayaan Maulid

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW foto - mc.tanahbumbukab.go.id

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengingatkan keselamatan berkendaraan saat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Imbauan itu dikatakan Menteri Budi saat bersama para kaum perempuan perkampungan sempit kawasan Meruya Utara, Jakarta Utara.

Budi berkumpul bersama kaum perempuan di Majelis Taklim Al Muthmainah Kampung Sanggrahan Tiga Suku Jakarta Utara, Minggu.

Pada kesempatan itu, Budi menyampaikan amanat tentang keselamatan berkendaraan kepada para undangan acara Maulid Nabi tersebut.

Budi sengaja mengajak wanita pendiri “Queen Riders” Iim Fahima Jachja untuk menyampaikan pesan keselamatan berkendaraan khususnya bagi kaum perempuan.

Salah satu hal yang harus diperhatikan kaum wanita dalam berkendaraan yakni tidak mengenakan pakaian gamis.

“Bahwa berkendara itu jangan pakai gamis harus pakai celana panjang, nah itu salah satu contoh hijrah-hijrah kecil, menyebarkan kebaikan,” ucap mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II itu, tulis ANTARA.

Budi menambahkan sifat Nabi Muhammad SAW lainnya yang harus diteladani yakni kejujuran dalam menjalani kehidupan seperti menghindari tindak pidana korupsi atau pencurian.

“Nabi Muhammad SAW adalah panutan kita, jika mengingat Nabi, kita selalu sejuk dan sabar,” kata Menhub.

Budi mengatakan umat Islam dapat meneladani dan memetik kehidupan Nabi Muhammad SAW melalui sifat yang mulia, ajaran, serta konsesi tentang agama.

Budi mengisahkan Nabi hijrah atau pindah dari Mekkah menuju Madinah untuk menyebarkan kebaikan karena ketika itu Mekkah diduduki kaum jahiliyah yang menyiksa anak, serta mendzalimi perempuan.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pendiri PKS KH Hilmi Aminuddin Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Sertijab Menhan, Prabowo Ditemani Hasyim dan Kakak-Kakaknya
apahabar.com

Nasional

Firdaus, Pendiri Sekolah Jurnalistik di Banten Terpilih Jadi Ketua SMSI
apahabar.com

Nasional

Sudah 174 WNA Dicoret dari DPT
apahabar.com

Nasional

Kondisi di Depan Bawaslu Sudah Kondusif
apahabar.com

Nasional

Ini Daftar Ilmuwan Wanita Tanpa Tanda Jasa
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Nikmati Senja di Kaimana
apahabar.com

Nasional

Mahfud Jelaskan Soal Pencabutan Kewarganegaraan WNI Eks Isis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com