2 Petani Tapin Terjerat Sabu 9 Kg, Polda Kalsel: Jaringan Besar Terungkap! Sebelum Moeldoko, Gatot Nurmantyo Juga Mengaku Ditawari Kudeta Demokrat Tugboat Syarasd Satu Tenggelam di Muara Pegah Kaltim, 9 ABK Selamat Ditengarai Membelot, Berikut 8 Pengurus DPC Demokrat di Kalsel yang Ikut KLB Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa 3 Rumah di Mekarpura Kotabaru

Menteri Susi “Belajar” ke Pusat Ilmiah Monaco

- Apahabar.com Kamis, 6 Desember 2018 - 12:55 WIB

Menteri Susi “Belajar” ke Pusat Ilmiah Monaco

Menteri Susi berdiskusi mengenai perkembangan penangkapan ikan ilegal dan kondisi terumbu karang Indonesia. Foto-kkp.go.id

apahabar.com, JAKARTA – Pembangunan Institut Riset Kelautan di Pangandaran dan Morotai yang dijadwalkan selesai dalam waktu dekat, membuat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengunjungi Pusat Ilmiah Monaco guna mempelajarinya sebagai referensi pembangunan.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Susi dan rombongan delegasi RI diterima oleh Presiden Pusat Ilmiah Monaco, Patrick. Mereka berdiskusi mengenai perkembangan penangkapan ikan ilegal dan kondisi terumbu karang Indonesia.

“Terumbu karang Indonesia saat ini tengah menghadapi ancaman. Tak hanya di Indonesia, di dunia pada umumnya jumlah terumbu karang terus menurun drastis akibat global warming, penangkapan ikan ilegal, dan kegiatan merusak manusia lainnya,” ungkap Susi.

Untuk itu, ujar dia, berbagai pihak harus memperhatikan beragam hal tersebut.

Baca Juga : Panglima TNI Lepas Jenazah Sertu Handoko ke Sorong

Selain itu, Susi juga mengajak semua peneliti untuk ikut menyelamatkan terumbu karang dunia.

Selanjutnya, rombongan melakukan studi lanjutan dengan melihat-lihat fasilitas yang tersedia di Pusat Ilmiah Monaco didampingi peneliti Biologi Laut, Didier Zocolla.

Di hari yang sama, rombongan juga bertemu dengan Honorary Consul RI untuk Monaco, Mahmoud Shaker Al-Abood guna membahas peluang dan hubungan kerja sama kedua negara di bidang kelautan dan perikanan dan hal terkait lainnya.

Menteri Susi dalam kunjungannya di Monaco didampingi Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Brahmantya Satyamurti Poerwadi dan Duta Besar (Dubes) Indonesia Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) untuk Perancis merangkap Andora dan Monaco, Letjen (Purn) Hotmangaradja MP Pandjaitan.

Sumber: Antara
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mensesneg Tepis Kabar Presiden Jokowi Reshuffle 18 Menteri
Istri Chrisye Meninggal, Dimakamkan Satu Liang Lahat

Nasional

Istri Chrisye Meninggal, Dimakamkan Satu Liang Lahat
apahabar.com

Nasional

Hancurnya Benteng Terakhir Garis Pantai Cilegon akan Diseminarkan
apahabar.com

Nasional

Berkah Haul Guru Sekumpul, Pertalite pun Digratiskan
apahabar.com

Nasional

KPK: Kalau Anggota DPR Nggak Bisa Rampungkan UU, Tak Usah Digaji
apahabar.com

Nasional

Masyarakat Keluhkan Kenaikan Tarif Listrik Sepihak, Cuncung Tuding PLN Kurang Transparan!
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Pasien Sembuh Jadi 1.107 dari 8.882 Kasus Positif
Rizieq Shihab

Nasional

Kasus RS UMMI Bogor, Bareskrim Minta Keterangan Tambahan dari 3 Ahli
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com