Top! Jamu Gendong Ibu Nining asal Kintap Tembus Pasar Eropa Beres! Batas Daerah Tala dan Kabupaten Banjar Diteken Berkas Sutarti P-21, Proses Tahap 2 di Rutan Barabai Berlangsung Dramatis  Kabar Sutarti dari Rutan Barabai, Terduga Pembunuh 2 Anak Kandung di HST 3 Raperda HST Digodok, 1 di Antaranya Tentang Pemilihan Pembakal

Menteri: Tol Cileunyi-Garut-Tasik-Banjar Memasuki Tahap Penentuan Lokasi

- Apahabar.com Senin, 3 Desember 2018 - 13:45 WIB

Menteri: Tol Cileunyi-Garut-Tasik-Banjar Memasuki Tahap Penentuan Lokasi

Ilustrasi. Foto - galamedianews.com

apahabar.com, BANDUNG – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan rencana pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya-Ciamis-Banjar (Cigatas) saat ini memasuki tahap penentuan lokasi.

“Perkembangan pembangunan Jalan Tol Cigatas itu sedang penentuan lokasi dan akan ditenderkan pada tahun 2019. Penentuan lokasinya nanti kami ajukan kepada Pak Gubernur,” kata Menteri Basuki seusai menghadiri Upacara Hari Bakti PU di halaman Gedung Sate Bandung, Senin.

Menurut dia, pendanaan pembangunan jalan tol di Pulau Jawa, termasuk Bandung-Banjar ini berupa investasi karena kondisi ekonomi di Pulau Jawa sudah berkembang pesat.

“Jadi untuk pembangunan di jalan tol di Jawa ini kebanyakan investasi, karena kan Jawa ini sudah berkembang,” kata Basuki.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan proses uji kelaikan atau feasibility study (FS) Jalan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas) telah selesai dibahas.

“Pemprov Jabar juga telah menyosialisasikan proyek tersebut dengan Menteri PU. Khususnya, dengan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Kami mendapat respons sangat baik dari pusat,” kata Iwa Karniwa.

Iwa mengatakan nilai proyek Tol Cigatas sementara ditaksir mencapai Rp5 triliun hingga Rp8 triliun dan rencananya kemungkinan akan dilanjutkan sampai ke Cilacap, Jawa Tengah.

“Kalau ke Cilacap bisa puluhan triliun. Untuk membiayai proyek tersebut sebagian besar menggunakan dana investasi swasta. Saat ini, proyek tersebut sedang dalam proses pemrakarsa dan lelang investasi,” katanya.

Pihaknya berharap lelang investasi pembangunan Tol Cigatas bisa dilakukan tahun 2018 ini sehingga proses pembebasan lahan, proses DED (detail engineering design dan detail lainnya bisa diselesaikan.

“Kami targetkan 2022 atau 2023 jalan tol ini sudah jadi. Dari hasil FS yang selesai pada tahun 2016, akan ada perubahan jalur. Jadi, kemungkinan ke depan namanya bukan Cigatas,” katanya.

Berdasarkan hasil review FS, lanjut Iwa, sesuai daya dukung lahan dan lingkungan ternyata tak pas kalau jalan Tol Cigatas itu jalurnya dari Cileunyi, Garut dan Tasikmalaya.

“Karena kalau itu dilakukan maka Cileunyi akan macet karena jalur tersebut melewati Ujung Berung, Rancaekek dan Sumedang,” katanya.

Ia mengatakan untuk menghindari kemacetan tersebut maka Pemprov Jabar mencoba berkoordinasi dengan sembilan kepala daerah di wilayah bagian selatan yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Garut, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran.

 

Sumber : Antara

Editor : Rian

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Pertamina

Nasional

Papua Krisis Minyak, Pertamina Ngadu ke Polisi
apahabar.com

Nasional

Demi Siram Toilet, Pelajar di Flores Rela Pikul Air 5 Km
Banu

Nasional

Kisah Banu, Pria Gondrong Korban Begal Payudara
apahabar.com

Nasional

Innalillah, 14 Ekor Sapi Mati Tersambar Petir
apahabar.com

Nasional

Polisi Klaim Situasi di Papua Barat Berangsur Kondusif
apahabar.com

Nasional

Akhir November, Kasus Covid-19 Indonesia Bertambah 4.617, Total Jadi 538.883 Orang
apahabar.com

Nasional

Jokowi Resmikan Tol Pertama di Kalimantan
apahabar.com

Nasional

Jangan ‘Jajan’ Sembarang, Waspada Sifilis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com