BMKG: Kalsel Berpotensi Hujan Berpetir Teror Perampasan Motor di Banjarmasin, Pelaku Ternyata Oknum Polisi! Sentuh Ratusan Juta, Perputaran Uang di Festival Pasar Terapung 2022 Norman Marciano Apresiasi Priska Medelyn Usai Juara Tunggal dan Ganda W15K Monastir Di Tengah Situasi Krisis Global, FAO dan IRRI Puji Ketangguhan Sektor Pertanian Indonesia
agustus

Misi Perdamaian, Polri Kirim 381 Pasukan

- Apahabar.com     Senin, 17 Desember 2018 - 00:37 WITA

Misi Perdamaian, Polri Kirim 381 Pasukan

Upacara Tradisi Pembaretan Formed Police Unit dan Individual Police Officer. Foto-net

apahabar.com, BOGOR – Polri kembali mengirim pasukannya untuk misi perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Hanya saja, pasukan Garuda Bhayangkara yang di kirim berjumlah 381 tersebut, lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun ini jumlah personel yang dikirim lebih besar dibanding tahun sebelumnya, peningkatan ini atas permintaan dari PBB karena Indonesia termasuk kontingen yang paling siap dalam misi perdamaian ini,” kata Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Pol Maltha usai Upacara Tradisi Pembaretan Formed Police Unit dan Individual Police Officer di Pusat Pelatihan Multifungsi Polri, di Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (16/12).

Baca Juga : Presiden Harap Babinsa Ingatkan Kades Penggunaan Dana Desa

Maltha merincikan, total ada 381 personel yang dikirim, 40 diantaranya merupakan anggota Polisi wanita (Polwan). Dari 381 tersebut terdiri atas, 198 personel Formed Police Unit (FPU) 11 ke UNAMID (Sudan), 151 personel FPU 11 ke MINUSCA (Afrika Tengah).

Sementara itu, Police Advisor berjumlah 29 orang, yang dikirim ke Haiti (MINUSTJUH) dua personel, ke Sudan Selatan (UNMISS) tujuh personel, ke Kongo 14 personel, dan ke Afrika Tengah (MONUSCO) berjumlah enam orang.

Menurutnya, perjalanan kontingen Garuda Bhayangkara Polri dalam misi perdamaian dunia memiliki sejarah panjang, dimulai sejak tahun 1989 di Namibia, dan masih berlangsung hingga sekarang.

“PBB memberikan apresiasi luar biasa terhadap pelayanan internasional dan kinerja maksimal yang selalu dipersembahkan Polri,” kata Maltha.

Para petugas FPU dan Police Advisor Indonesia ini akan bertuga selama satu tahun. Tugas khusus yang harus dijalankan yakni pengamanan terhadap objek-objek vital milik PBB, mengamankan pelaksanaan tugas Police Advisor, melindungi para pengungsi, seta mengamankan proses distribusi bantuan kemanusiaan.

Baca Juga : Banjir Dua Meter, Warga Desa Aceh Selatan Terpaksa Dievakuasi

Sumber : Antara
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kunjungan Jokowi, Manajemen Duta Mall Siapkan 2 Genset Cadangan
apahabar.com

Nasional

Belasan Gempa Susulan Terekam Pascagempa 7,1 SR
apahabar.com

Nasional

Warga Gugat RS Siloam dan PT NKE Rp300 M
apahabar.com

Nasional

Jubir: Ada Orang Positif Corona Tapi Tak Terlihat Gejala Sakit
PeduliLindungi

Nasional

Sertifikat Vaksin Jokowi Bocor, Kemenkes Tutup Data Pejabat di PeduliLindungi
Pattimura

Nasional

Sketsa Wajah Pattimura di Uang Rp1.000 dengan Versi Belanda Ternyata Berbeda
apahabar.com

Nasional

HPN 2020, Wali Kota Banjarmasin Apresiasi JMSI

Nasional

Laporan Ditolak, ICW Minta Bareskrim Baca Lagi UU KPK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com