3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Misteri Asal-Usul Senjata Api Milter Standar NATO Milik KKB

- Apahabar.com Selasa, 11 Desember 2018 - 17:17 WIB

Misteri Asal-Usul Senjata Api Milter Standar NATO Milik KKB

apahabar.com/Infografis-Arif

apahabar.com, JAKARTA – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya menembak mati sejumlah pekerja Trans Papua di Kabupaten Nduga, Papua. Asal-usul senjata yang dimiliki kelompok tersebut masih misterius.

“Mereka bersenjata modern, dari mana? Senjata itu dari mana?” ucap mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono saat berbicara soal insiden pembunuhan oleh KKB Papua di Sespim Polri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (11/12) dilansir Detik.

Baca Juga: Kejar KKB di Papua, 2 Anggota TNI Tertembak

Hendropriyono mengaku tak tahu asal-usul senjata modern yang dimiliki oleh Egianus Cs. Namun dia berkeyakinan hal tersebut akan segera terungkap.

Dia mengisyaratkan ada andil dari pihak tertentu terkait senjata modern tersebut. “Kita enggak ngerti. Tapi nanti juga akan terungkap. Mudah-mudahan kita bisa segera mengungkap siapa yang main di sini,” kata Hendropriyono.

Menurut Hendropriyono, Egianus sempalan dari Kelly Kwalik yang merupakan pemimpin separatis senior dan komandan dari sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM). Kelly tewas pada 2009 dalam serangan polisi di Timika, Papua. Setelah Kelly tewas, Egianus kemungkinan membuat kelompok sendiri.

Lantas darimana kelompok sparatis ini mendapatkan senjata? Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian sebelumnya mengatakan, mereka mendapatkan senjata api dari berbagai cara.

“Pertama mereka biasanya merampas dari anggota-anggota di lapangan yang lengah,” kata Tito pada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 5 Desember 2018.

Selain merampas, senjata kelompok ini juga banyak berasal dari sisa-sisa konflik di Ambon. “Dulu gudang (senjata) Brimob saja pernah dijebol,” ujarnya.

Selain itu, Tito menilai jika kelompok ini mendapatkan pasokan senjata selundupan dari wilayah perbatasan Papua Nugini.

“Tapi saya tidak mengatakan dari pemerintah (Papua Nugini) ya. Ini dari jalur ilegal oknum di perbatasan Papua Nugini itu beberapa kali juga kita lakukan penangkapan,” ujarnya.

Sumber: Dari berbagai sumber
Editor: Fariz F

 

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Dua Pengedar Dibekuk, Sebut Sabu dari Lapas Teluk Dalam
apahabar.com

Hukum

Polisi Tentukan Status Sopir yang Menyeret Bripka Eka di Kap Mobil Sore Ini
apahabar.com

Hukum

Lagi, Polda Kaltim Gagalkan Penyelundupan 12 Sabu asal Tawau ke Sulsel
apahabar.com

Hukum

Menanti Vonis Maksimal Penghina Guru Sekumpul

Hukum

VIDEO: Perampokan Alfamart Teluk Tiram, Polisi Dalami Kemungkinan Adanya Tersangka Lain

Hukum

VIDEO: Seks Sedarah di Banjarbaru, Setelah Hamil Anak Pun Dijual
apahabar.com

Hukum

Lakukan Penipuan Lintas Provinsi, Resmob Polda Kalsel Amankan Polisi Gadungan
apahabar.com

Hukum

Turun dari Pesawat, Pelaku Penggelapan Mobil Ini Langsung Ditangkap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com