Jokowi Telepon Paman Birin, TNI Terjunkan Kopaska hingga Puluhan Perahu Karet Kapolres Balangan Siap Salurkan Bantuan Adaro ke Masyarakat Terdampak Banjir Tiba di Kalsel, Panglima TNI Marsekal Hadi Tinjau Banjir di Objek Vital BPBD Kapuas Kembali Ingatkan Warga, Waspada Cuaca Ekstrem Bantu Warga Terdampak Banjir, Sekretariat PDIP Kalsel Disulap Jadi Tempat Pengungsian

Motor Listrik Modal Rp 8.000 Bisa 100 km, Tertarik?

- Apahabar.com Kamis, 13 Desember 2018 - 12:37 WIB

Motor Listrik Modal Rp 8.000 Bisa 100 km, Tertarik?

Foto Presiden Jokowi naik motor Listrik. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Hemat. Setidaknya itu lah anggapan pertama penggunaan mobil dan motor listrik.

Ya, mobil dan motor listrik diklaim lebih murah jika dibandingkan dengan kendaraan yang masih menggunakan bahan bakar konvensional seperti bensin.

Tarif murah yang dikenakan pada kendaraan listrik saat mengecas ini bisa setengahnya dengan perkiraan jarak tempuh sama.

Dilansir detikOto, saat melakukan simulasi perbandingan tarif listrik untuk motor dan mobil listrik dengan kendaraan yang masih mengisi tenaganya dengan BBM.

Untuk motor listrik, ada dua pilihan yang tersaji di Indonesia. Model pertama adalah Gesits sedangkan model lain yaitu Viar Q1. Gesits menggendong baterai lithium ion berkapasitas 5 kWh. Bila dicas penuh 5 kWh, motor listrik garapan Garansindo dan ITS itu mampu menjelajah jarak maksimal 100 km.

Mengacu pada Peraturan Menteri ESDM no.28 tahun 2016, tarif tenaga listrik untuk Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) yaitu Rp 1.650/kWh. Dengan begitu, jika motor berkapasitas baterai 5 kWh untuk bepergian sejauh 100 km berarti hanya membutuhkan Rp 8.250.

Viar lebih murah lagi karena kapasitas baterai yang lebih kecil. Baterai yang diusung Viar Q1 berkapasitas 2 kWh mampu digunakan untuk 60 km. Viar Q1 hanya butuh Rp 3.300 saja agar motor bisa terisi penuh dan bisa menjelajah sejauh 60 km.

Mobil listrik pun tak jauh berbeda. Mengambil contoh BMW i8 Roadster yang memiliki kapasitas 11,6 kWh. Jika dikalikan dengan tarif listrik di SPLU PLN, BMW i8 Roadster hanya butuh Rp 19.140 untuk menempuh jarak sejauh 50 km.

Itu kalau kendaraan listrik. Bagaimana perhitungan motor dan mobil berbahan bakar konvensional?

Untuk motor, detikOto pilih melansir pengggunaan pada jenis motor Honda Vario 150. Dalam keterangan resminya, Honda menyebut Vario 150 memiliki efisiensi bahan bakar mencapai 46,9 km/l. Jika dikonversikan, angka tersebut maka didapat 2,1 liter cukup untuk mencapai jarak 100 km.

Apabila dikalikan dengan harga BBM Pertamax Rp 10.400 maka untuk menempuh jarak 100 km, naik Honda Vario 150 harus mengeluarkan biaya Rp 21.840. Namun kalau Otolovers masih mengisi bensin dengan menggunakan BBM jenis Pertalite maka tarifnya lebih murah yakni Rp 16.380 (Pertalite: Rp 7.800/liter).

Lain halnya dengan mobil. Mobil dengan efisiensi BBM tertinggi yakni dikelas LCGC yang mencapai 20 km/liter. Jika dikonversikan maka didapat hasil 5 liter untuk menempuh jarak 100 km.

Namun bagi yang menggunakan Pertamax harus mengeluarkan biaya Rp 52.000 untuk bisa menempuh jarak 100 km naik mobil LCGC. Sementara jika mengisi BBM jenis Pertalite biaya yang dikeluarkan sedikit lebih murah yaitu Rp 39.000.

Secara perhitungan simulasi, kendaraan listrik memang lebih murah. Dengan jarak tempuh sama, pemilik kendaraan listrik hanya harus mengeluarkan biaya setengahnya.

 Sumber: DetikOto

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Empat Pertanda Kontraksi Palsu Saat Hamil
apahabar.com

Gaya

Tekan Transmisi Covid-19 Baru, Buang Masker Sekali Pakai dengan Benar

Gaya

Catat, Ini Waktu Terbaik Minum Air Putih Versi Dokter
apahabar.com

Gaya

Radja Pempek, Menyicipi Lezatnya Pempek Asli Palembang di Batulicin
apahabar.com

Gaya

Tidak Harus Melulu di Tanah Air, Produser Film Djonny Chen Kini Miliki Rumah Produksi di Inggris
Performa HP Melambat? Lakukan 6 Cara Ini!

Gaya

Performa HP Melambat? Lakukan 6 Cara Ini!
apahabar.com

Gaya

Janda Bolong Jenis Tanaman Monstera yang Lagi Naik Daun
apahabar.com

Gaya

Daftar Hand Sanitizer Berbahaya Bertambah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com