Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

MUI: Belum Ada Fatwa Ucapan Selamat Natal

- Apahabar.com Selasa, 25 Desember 2018 - 08:03 WIB

MUI: Belum Ada Fatwa Ucapan Selamat Natal

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan, hingga saat ini belum pernah mengeluarkan fatwa tentang boleh tidaknya umat Islam mengucapkan selamat natal kepada yang merayakannya.

“Yang sudah ada fatwanya yaitu tentang perayaan Natal bersama yang dikeluarkan oleh Komisi Fatwa sejak 1981,” kata Anwar di Jakarta, Selasa (25/12).

Dia menjelaskan, fatwa tersebut antara lain memutuskan bahwa perayaan Natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa AS, akan tetapi Natal itu tidak dapat dipisahkan dari soal-soal yang diterangkan dalam penjelasan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis yang menjadi dasar fatwa.

Selain itu pada 2016 MUI juga mengeluarkan fatwa tentang hukum menggunakan atribut keagamaan non-muslim yang ditandatangani oleh Prof Dr H Hasanuddin AF dan Dr Asrorun ni’am Sholeh MA sebagai ketua dan sekretaris Komisi Fatwa MUI.

Dalam fatwa itu,dikatakan bahwa menggunakan atribut keagamaan non-muslim adalah haram. Mengajak dan atau memerintahkan penggunaan atribut keagamaan non muslim adalah haram.

Di dalam fatwa tersebut MUI juga menyampaikan beberapa rekomendasi. Diantaranya adalah umat Islam agar saling menghormati keyakinan dan kepercayaan setiap agama.

Salah satu wujud toleransi adalah menghargai kebebasan non-muslim dalam menjalankan ibadahnya bukan dengan saling mengakui kebenaran teologis.

“Jadi dengan demikian jelaslah bahwa sampai saat ini soal ucapan selamat natal terhadap yang merayakannya belum pernah dibahas secara mendalam oleh MUI. Oleh karena itu sampai saat ini, MUI belum pernah memiliki fatwa tentang masalah tersebut,” tegasnya.

Tetapi meskipun demikian MUI tahu dan menyadari bahwa dalam masalah tersebut ada perbedaan dan pertentangan pendapat antara para ulama.

Namun dalam menghadapi perbedaan dan pertentangan pendapat tersebut MUI belum belum mengambil sikap.

Pernyataan Anwar Abbas tersebut terkait dengan adanya kontroversi di tengah-tengah masyarakat tentang boleh dan atau tidak bolehnya umat Islam menyampaikan ucapan selamat natal.

Kontroversi tersebut tampak semakin mengemuka setelah KH Ma’ruf Amin sebagai cawapres pada pemilu 2019 yang juga adalah Ketua Umum MUI menyampaikan ucapan selamat Natal yang disiarkan oleh berbagai media di Tanah Air.

Sumber: Antara
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Terbanyak, Hari Ini 82 Pasien Covid-19 Meninggal
apahabar.com

Nasional

Catatan Akhir Tahun 2019 PWI: Tegakkan Independensi dan Profesionalisme Pers
apahabar.com

Nasional

Dua Penyerang Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara
apahabar.com

Nasional

Jadi Tersangka, Edhy Prabowo Lepas Jabatan Menteri dan Waketum Gerindra
apahabar.com

Nasional

Cerita Keluarga Salah Klaim Jasad Korban Longsor Sukabumi
apahabar.com

Nasional

Diduga Sopir Mabuk, Mobil BMW Tabrak Apotek
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Generasi Muda Jangkar Kemitraan Indonesia-Australia
apahabar.com

Nasional

Sambut Kunjungan PP JMSI, Gita Wirjawan: Kualitas Informasi Faktor Penentu Perjalanan Sebuah Bangsa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com