Ratusan Gram Sabu Gagal Edar di Kukar, Polda Kaltim Ringkus 1 Pelaku Mulai Besok, Wisata Dadakan di Liang Anggang Ditutup! Ingat! Pengendara Mobil Jangan Setop di Zona RHK Traffic Light Banjarmasin Dijadikan Bukti Denny Indrayana, Begini Penampakan Surat Pernyataan Komisioner KPU Banjar Ingat! Warga Banjarmasin Tolak Vaksin Covid-19 Dapat Denda dan Diputus BPJS

Norwegia Bantu Program Lanskap Sumsel

- Apahabar.com Senin, 3 Desember 2018 - 14:23 WIB

Norwegia Bantu Program Lanskap Sumsel

Provinsi Sumatera Selatan merupakan salah satu pelopor dalam implementasi pendekatan lanskap. Foto - Tribunsumsel.com

apahabar.com, PALEMBANG  – Norwegia salah satu negara donor yang membantu program lanskap Sembilang Dangku di Kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel).

Staf Khusus Gubernur Bidang Perubahan Iklim Najib Asmani di Palembang, Senin (3/12/2018) mengatakan, Sumsel melaksanakan program lanskap atau restorasi lingkungan dan itu dibantu negara donor.

Negara donor yang membantu lanskap itu seperti Norwegia dan Inggris karena mereka peduli dengan program perbaikan lingkungan, ujar dia. Ia mengatakan selain itu program tersebut untuk menciptakan ekonomi hijau karena pengelolaannya antara lain mengikutsertakan masyarakat sekitar dengan tidak merusak lingkungan.

Hal ini karena dalam pengelolaan lanskap antara lain pembinaan desa di bidang perkebunan, perikanan dan ekonomi hijau lainnya, kata dia. Lebih lanjut, ia mengatakan oleh karena itu program lanskap penting dilaksanakan karena itu juga untuk mencegah agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Apalagi Sumsel areal hutan dan rawanya cukup luas dan bila itu tidak dikelola secara maksimal bisa saja terjadi kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau, kata dia.

Sebenarnya program lanskap dimulai sejak adanya kebakaran hutan dan lahan pada 2015 yang mengakibatkan timbulnya kabut asap cukup tebal. Bahkan, asap tersebut hingga sampai keluar negeri sehingga menjadi perhatian masyarakat dunia.

Sebelumnya Direktur Program Kelola Sendang Damayanti Buchori mengatakan, program lanskap tidak lain untuk melestarikan lingkungan agar tetap hijau. Selain itu lanskap juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat tanpa merusak lingkungan, tambah dia.

 

Sumber : Antara

Editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Erdogan Hadiri Peringatan Wafatnya Maulana Jalaluddin Rumi
Joe Biden

Global

Hari Pertama Jabat Presiden, Joe Biden Cabut Larangan Masuk Negara Muslim
apahabar.com

Global

Jepang-Malaysia Sampaikan Duka Cita Tsunami Selat Sunda
Himalaya

Global

Gletser Himalaya Pecah, 150 Warga India Diduga Tewas
apahabar.com

Global

Misteri MH370 di Langit Banda Aceh dan Dugaan Pesawat Celaka di Pulau Christmas
apahabar.com

Global

Tambang Emas di Afghanistan Runtuh, 30 Orang Tewas Tertimbun
apahabar.com

Global

Kalbar-Kalteng Desak Moratorium Sawit, Kaltim Tuntut Anak Tewas di Lubang Tambang
apahabar.com

Global

Pembicaraan Perdamaian Suriah Dimulai di Astana
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com