Ketika Pejabat Pemkot Banjarmasin Rame-Rame Balikan Duit Korupsi KONI Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi SMP Swasta di Banjarmasin Belajar Tatap Muka, Berikut Daftar Lengkapnya Menteri Edhy Ditangkap, Cita-Cita Prabowo Presiden Tamat! Sudah Beristri, Oknum Guru Olahraga di Banjarbaru Tega Cabuli Muridnya Sendiri

Panik Mendengar Air Laut Surut, Warga Mengungsi Amankan Diri

- Apahabar.com Selasa, 25 Desember 2018 - 07:50 WIB

Panik Mendengar Air Laut Surut, Warga Mengungsi Amankan Diri

Warga pesisir pantai timur Kabupaten Lampung Timur. Foto-net

apahabar.com, LAMPUNG TIMUR – Ribuan warga pesisir pantai Timur Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung panik dan mengungsi pada Senin (24/12) malam. Menyusul informasi air laut di pantai setempat surut.

“Ribuan orang malam ini (tadi malam, red) ngungsi karena ada kabar akan ada tsunami, karena air lautnya surut,” kata Darmanto, warga Desa Sriminosari Kecamatan Labuhan Maringgai, Selasa (25/12) dinihari.

Saiun, warga Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai juga mengabarkan hal yang sama. “Iya pada ngungsi, warga ketakutan,” ujarnya.

Warga meminta BMKG segera memberikan informasi terkait isu tsunami pasalnya ribuan warga di daerahnya mengungsi.

“BMKG harus segera memberi informasi, agar masyarakat tidak takut dan panik,” katanya.

Umam, warga lainnnya saat dihubungi mengatakan sedang berada di tepi pantai Desa Margasari. Menurut dia, tidak terjadi apa-apa meskipun air laut memang surut.

“Memang surut tapi ini sering terjadi setiap malam,” kata Umam.

Sementara Bripka Koko Bhabinkantibmas Desa Margasari membenarkan mengungsinya ribuan warga.

“Benar tapi kita sedang beri imbauan agar tidak panik dan tetap waspada,” kata dia.

Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro menyatakan telah meminta jajarannya menanangkan warganya. Taufan juga mengatakan sedang menghubungi pihak BMKG Lampung untuk meminta informasi yang diperlukan sebagai rujukan memberi informasi yang benar kepada masyarakat.

“Kami sedang berusaha mencari informasi dari BMKG Bandarlampung, dan kami sudah minta kapolsek mengimbau warga tidak panik namun waspada,” timpalnya.

Sumber: Antara
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

KPU: Quick Count Hanya Referensi Perhitungan Suara
apahabar.com

Nasional

Mardani Diminta Majukan Pengusaha Muda dan Rakyat Maluku
apahabar.com

Nasional

Kronologi Penangkapan 81 Orang Terkait Bentrok di Buton
apahabar.com

Nasional

Sederet Manfaat Omnibus Law versi Kemenkumham: Tak Melulu Soal Investasi
apahabar.com

Nasional

Tanpa Turis, Tengok Nasib Bali
apahabar.com

Nasional

Jelang Ramadan, Bawang Putih Impor Siap Banjiri Pasar
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Siapkan Rp 400 Triliun untuk Perangi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jadi Ibu Kota, Wagub Harap Uang dari Pusat Banyak Masuk ke Kaltim
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com