Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Pedagang Pasar Terapung Berangsur Sirna

- Apahabar.com Rabu, 5 Desember 2018 - 17:20 WIB

Pedagang Pasar Terapung Berangsur Sirna

PASAR TERAPUNG – Sampai kapankah Pasar Terapung di Kuin bisa bertahan?. Foto-sportourims

PASAR terapung atau pasar apung yang kini menjadi objek andalan kepariwisataan Kalimantan Selatan, khususnya Kota Banjarmasin, diduga suatu produk kebudayaan era kesultanan Banjar yang masih lestari.

Beberapa pedagang di pasar terapung mengaku tidak tahu persis kapan kegiatan transaksi di atas air melalui sampan tersebut mulai tumbuh dan berkembang di kawasan yang dikenal sebagai “daratan dengan seribu sungai” itu. Menurut para pedagang, mereka berjualan seperti ini hanya meneruskan kebiasaan orang tua mereka. Sementara orang tua-orang tua mereka mengaku meneruskan hal itu dari kebiasaan pendahulunya juga.

Pasar terapung di wilayah ini terdapat di dua lokasi, yang besar di Desa Kuin atau di atas Sungai Barito Kota Banjarmasin, sedangkan yang kedua di Desa Lok Baintan, Kabupaten Banjar atau perjalanan satu jam naik klotok (perahu bermesin) dari pusat Kota Banjarmasin. Sangat disayangkan keberadaan pasar terapung Desa Kuin, Kota Banjarmasin lambat laun berkurang dan sekarang sudah tak terlihat lagi, sedangkan di Lok Baintan, Kabupaten Banjar masih hidup hingga sekarang.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin sejak kepemimpinan Wali Kota Haji Muhidin menciptakan pasar terapung buatan di Sungai Martapura, tetapnya di lokasi objek wisata Siring Tendean. Ternyata, pasar buatan tersebut berkembang baik dan menjadi objek wisata andalan kota ini. Hanya saja objek wisata pasar terapung ini buka saat Sabtu dan Minggu dan dikunjungi tak kurang dari enam ribu orang per minggu. Banyak kalangan berharap pasar terapung buatan ini bisa beroperasi tiap hari, karena banyak kunjungan wisatawan di luar Sabtu dan Minggu.

Baca Juga : Pengelolaan Parkir Pasar Ulin Raya di Banjarbaru Tanpa Lelang

Berdasarkan berbagai keterangan, musnahnya pasar terapung yang berada di Desa Kuin yang dahulu sempat dipopulerkan melalui tayangan “RCTI Oke” disebabkan beberapa hal.
Namun, perkiraannya akibat kian berkembang pembangunan di mana jalan-jalan darat di kawasan tersebut terus sambung-menyambung.

Melalui jalan darat yang mulus dan sambung-menyambung akibatnya banyak pedagang eceran terutama pedagang sayuran, ikan, dan buah-buahan yang tadinya memanfaatkan sampan sebagai sarana berdagang, mengalihkan menggunakan sepeda atau sepeda motor lewat jalan darat untuk mengunjungi desa-desa di kawasan tersebut.

Dengan beralihnya kebiasaan tersebut, aktivitas transaksi di atas air terus berkurang dan akibatnya pedagang grosir yang datang dengan kapal-kapal pun berkurang, akhirnya pasar terapung itu bubar. Namun, ada juga yang menyebutkan bubarnya pasar terapung di Desa Kuin lantaran lokasi terkena imbas dari kapal-kapal penyebarangan angkutan penumpang karyawan pabrik polywood (kayu lapis), yang melahirkan gelombang, akhirnya banyak pedagang yang menggunakan sampan takut terbaik sampannya terkena gelombang kapal angkutan itu.

Sumber : Antara
Editor : Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bergejala Non Reaktif, Warga Marabahan Dimakamkan Ala Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Volume Sampah Malam Tahun Baru Menurun
apahabar.com

Kalsel

Digarap TMMD Kodim 1005, Akses Desa Sungai Telan Besar Lancar
apahabar.com

Kalsel

Jelang Konferensi PCNU Banjar, Gusti Abdurrahman Tekankan Kemandirian Ekonomi
apahabar.com

Kalsel

Perjuangkan Meratus, Puluhan Mahasiswa Ajak Masyarakat Jaga Paru-paru Dunia
apahabar.com

Kalsel

Terus Upayakan Pencegahan, Polsek Banjarbaru Barat Tempel Stiker “Ayo Pakai Masker” di Sejumlah Tempat
apahabar.com

Kalsel

Pelabuhan Trisakti Kembali Buka Pelayaran
apahabar.com

Kalsel

BMKG Prakirakan Cuaca Kalsel Cerah Berawan Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com