Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Pemalsu Dokumen Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara

- Apahabar.com Selasa, 4 Desember 2018 - 10:45 WIB

Pemalsu Dokumen Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara

Petugas kepolisian menunjukkan dokumen palsu yang digunakan tersangka saat rilis kasus penangkapan calo CPNS Kemenhuham di Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/10). Foto-Antara

apahabar.com, KENDARI – Komplotan pemalsu dokumen yang menjalani penyidikan pada Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara terancam hukuman 8 tahun penjara.

Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) III Direskrimum Polda Sultra Kompol Robi Manusiwa di Kendari, Selasa, mengatakan bahwa lima orang tersangka dijerat Pasal 266 KUHP sub. Pasal 264 KUHP lebih sub. Pasal 263 KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 55 KUHP.

“Aktivitas ilegal berupa pemalsuan dokumen yang sudah menjadi profesi para pelaku membutuhkan waktu cukup lama hingga terungkap,” Robi.

Lima tersangka yang diringkus pada tanggal 22 November 2018 berinisial RC, MN, AA, LA, dan MD. Tersangka utama dalam tindakan pemalsuan dokumen adalah RC.

Penyidik menyita barang bukti berupa satu unit komputer jinjing, satu unit printer, satu unit alat scan, satu unit telepon genggam merek Samsung S7.

Surat dokumen keterangan usaha, surat keterangan pajak bumi dan bangunan (PBB), surat keterangan slip gaji, kartu NPWP (asli), surat keterangan domisili, KTP, dan kartu keluarga.

Tersangka utama RC melakukan pemalsuan dengan cara mengedit dan mencetak, sedangkan empat tersangka lainnya adalah pemesan dokumen palsu tersebut.

“Kami berhasil mengamankan 350 buah NPWP (asli) dari lokasi yang dibuat dengan menggunakan dokumen palsu didukung beberapa berkas persyaratan palsu lainnya,” kata Robi.

Ia mengatakan bahwa jasa pengerjaan dokumen bervariasi antara Rp10 ribu per dokumen dan pengurusan penerbitan NPWP senilai Rp150 ribu.

Sumber : Antara
Editor : Rian

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

KPK Panggil Tiga Saksi Kasus DPRD Kalteng
apahabar.com

Nasional

Banjir Jakarta, 13 Koridor Transjakarta Beroperasi Lagi
apahabar.com

Nasional

Cair 25 Agustus, Karyawan Calon Penerima Bantuan Wajib Penuhi Syarat Ini
Webometrics 2021

Nasional

Universitas Terbaik Indonesia versi Webometrics 2021: Kalah dari Unmul, ULM Ungguli UNJ

Nasional

Nadiem Nyatakan Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K pada 2021
apahabar.com

Nasional

Besok, Jokowi Serahkan 73.670 Hektare SK Perhutanan Sosial di Riau
apahabar.com

Nasional

Malam Pertama Haul Guru Sekumpul, Martapura bak Lautan Manusia
apahabar.com

Nasional

Hasil Analisis Kotak Hitam Ungkap Kecelakaan Ethiopian Air Mirip Lion Air
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com