Lampu Hijau Buka Masker, Pakar Covid-19 ULM: Hati-Hati Blunder Tabrakan Maut BPK Terulang Lagi, Apa Kabar Perda Damkar Banjarmasin? Perkuat Keandalan Listrik Kalseltengtim dengan Sistem Looping Jaringan Tersangka! Sopir BPK Penabrak 2 Pemotor di Banjarmasin Selatan Tuntut Pemerataan, Besok Buruh SIS ADMO Tabalong Juga Minta Pembagian Windfall

Pemalsu Dokumen Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara

- Apahabar.com     Selasa, 4 Desember 2018 - 10:45 WITA

Pemalsu Dokumen Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara

Petugas kepolisian menunjukkan dokumen palsu yang digunakan tersangka saat rilis kasus penangkapan calo CPNS Kemenhuham di Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/10). Foto-Antara

apahabar.com, KENDARI – Komplotan pemalsu dokumen yang menjalani penyidikan pada Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara terancam hukuman 8 tahun penjara.

Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) III Direskrimum Polda Sultra Kompol Robi Manusiwa di Kendari, Selasa, mengatakan bahwa lima orang tersangka dijerat Pasal 266 KUHP sub. Pasal 264 KUHP lebih sub. Pasal 263 KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 55 KUHP.

“Aktivitas ilegal berupa pemalsuan dokumen yang sudah menjadi profesi para pelaku membutuhkan waktu cukup lama hingga terungkap,” Robi.

Lima tersangka yang diringkus pada tanggal 22 November 2018 berinisial RC, MN, AA, LA, dan MD. Tersangka utama dalam tindakan pemalsuan dokumen adalah RC.

Penyidik menyita barang bukti berupa satu unit komputer jinjing, satu unit printer, satu unit alat scan, satu unit telepon genggam merek Samsung S7.

Surat dokumen keterangan usaha, surat keterangan pajak bumi dan bangunan (PBB), surat keterangan slip gaji, kartu NPWP (asli), surat keterangan domisili, KTP, dan kartu keluarga.

Tersangka utama RC melakukan pemalsuan dengan cara mengedit dan mencetak, sedangkan empat tersangka lainnya adalah pemesan dokumen palsu tersebut.

“Kami berhasil mengamankan 350 buah NPWP (asli) dari lokasi yang dibuat dengan menggunakan dokumen palsu didukung beberapa berkas persyaratan palsu lainnya,” kata Robi.

Ia mengatakan bahwa jasa pengerjaan dokumen bervariasi antara Rp10 ribu per dokumen dan pengurusan penerbitan NPWP senilai Rp150 ribu.

Sumber : Antara
Editor : Rian

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Daftar Nama 41 Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang

Nasional

Apa Vaksin Covid-19 Terbaik? Ini Kata Ahli
apahabar.com

Nasional

Panduan Cegah Covid-19 di Tempat Kerja dalam Era New Normal
apahabar.com

Nasional

Warga Kontak Erat Pasien Covid-19 Gratis Tes Swab di Puskesmas
apahabar.com

Nasional

2 WNI Positif Tertular Virus Corona Terdeteksi Sejak 1 Maret 2020

Nasional

BNPT Sebut Bomber Gereja Katedral Makassar Berideologi Salafi Wahabi
Sidang Praperadilan HRS

Nasional

Jaga Sidang Praperadilan HRS, Polri Kerahkan 1.610 Personel
apahabar.com

Nasional

Kajian Gempa dan Potensi Tsunami 20 Meter, Begini Penjelasan BMKG
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com